Bolehkah Ibu Hamil Makan Udang? Ketahui Proses Pengolahannya!

Sebelum dikonsumsi, ibu hamil juga perlu memahami tips mengolah udang yang tepat

25 Januari 2021

Bolehkah Ibu Hamil Makan Udang Ketahui Proses Pengolahannya
Pexels/Dana Tentis

Ketika hamil, banyak perempuan yang masuk fase mengidam ingin mengonsumsi berbagai makanan kesukaannya. Jika Mama termasuk orang yang sering mengonsumsi olahan udang sebelum hamil, tentu keinginan untuk menyantapnya bisa saja muncul sewaktu-waktu. 

Udang memang menjadi salah satu bahan masakan yang familiar, mulai dari saus tiram, goreng tepung, bumbu bakar merah atau dibuat balado. Tak jarang karena sedang ingin makan udang, ibu hamil bisa saja mengonsumsinya dalam jumlah cukup banyak.

Namun, ada beberapa orang menganggap ibu hamil tidak boleh mengonsumsi udang karena dapat menganggu pertumbuhan serta perkembangan janin.

Untuk menjawab pertanyaan tentang "bolehkah ibu hamil makan udang?", kali ini Popmama.com telah merangkum beberapa penjelasannya secara detail 

Penasaran? Langsung disimak yuk, Ma!

1. Amankah mengonsumsi udang saat hamil?

1. Amankah mengonsumsi udang saat hamil
Freepik

Setiap asupan ibu hamil memang harus bernutrisi ya, Ma. Ini bertujuan agar kesehatan diri sendiri tetap terjaga, begitu juga dengan janin di dalam kandungan. 

Berdasarkan penelitian dari American Pregnancy Association (APA), udang menjadi salah satu jenis makanan laut yang aman dikonsumsi oleh ibu hamil. Walau aman dan dipercaya dapat menjaga kesehatan jantung, namun beberapa ibu hamil masih takut mengonsumsi udang. 

Perlu dipahami bahwa ibu hamil memang tidak disarankan untuk mengonsumsi udang dalam jumlah banyak. Batasannya hanya sebanyak 200–300 gram per minggu. 

Asupan udang yang cukup selama masa kehamilan tentu akan memberikan nutrisi untuk janin karena udang kaya protein. 

Demi menjaga kesehatan ibu hamil, pemilihan udang yang ingin diolah menjadi sajian makanan juga harus diperhatikan dengan baik. Hindari udang yang terlihat tidak segar, berlendir, atau warnanya mencurigakan. 

Editors' Picks

2. Bagaimana cara mengolah udang yang tepat? 

2. Bagaimana cara mengolah udang tepat 
Pexels/Valeria Boltneva

Ma, selama masa kehamilan berbagai makanan yang dikonsumsi perlu diperhatikan dengan baik. Terkait udang, Mama harus memerhatikan proses pengolahan udang secara benar. 

Berikut beberapa cara mengolah udang yang tepat untuk menjaga kesehatan selama hamil, antara lain: 

  • Sebelum membeli, pastikan untuk memilih udang yang masih segar dan bersih. Tidak disarankan untuk membeli udang yang sudah beraroma tidak sedap, berlendir, lalu udang dengan warna oranye tua atau kehitaman. Pastikan juga untuk membeli udang yang kondisinya masih utuh dari bagian kepala hingga ekornya. 
  • Pastikan untuk mencuci tangan terlebih dahulu sebelum mengolah udang. 
  • Cuci udang yang ingin diolah menggunakan air mengalir sampai bersih. 
  • Kupas dan pisahkan antara bagian kepala serta badannya. Bersihkan dan buang bagian cangkang udang. 
  • Sebelum diolah, kupas sedikit bagian punggung udang dan hilangkan kotoran berbentuk tali hitam. Ini dilakukan untuk menghilangkan bau amis. 
  • Cuci bersih kembali setelah semua bagian udang dibersihkan dengan air mengalir. 
  • Masak udang dengan baik dan benar sampai matang sempurna.  

Jika masih ada sisa udang dan ingin diolah kembali nantinya, Mama bisa menyimpan udang dengan cara yang benar. Gunakan satu wadah tertutup, lalu bisa disimpan dengan baik di kulkas.  

3. Udang memiliki banyak nutrisi untuk ibu hamil 

3. Udang memiliki banyak nutrisi ibu hamil 
Pexels/Marianna

Udang memang menjadi salah satu lauk yang sering sekali diolah menjadi berbagai jenis masakan. 

Perlu Mama ketahui bahwa udang sendiri memiliki banyak nutrisi untuk ibu hamil, sehingga bisa membuat tubuh menjadi lebih sehat. Udang memiliki kandungan 75 persen air dan 25 persen sisanya protein yang baik untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ibu hamil. 

Sama seperti ikan dan makanan laut lainnya, udang kaya akan kandungan omega 3. Ini membantu perkembangan saraf dan mata bayi agar lebih sempurna sejak dalam kandungan.

Ada juga kandungan vitamin A, vitamin B2, vitamin B12, vitamin D, zat besi, magnesium serta kalsium yang memang dibutuhkan oleh ibu hamil. 

Selama hamil, udang bisa menjadi pilihan yang sehat untuk menambah nutrisi tanpa khawatir peningkatan lemak dalam tubuh. Mama juga bisa menjadikan udang sebagai topping saat ingin mengonsumsi salad. 

4. Apa yang harus dilakukan apabila terjadi alergi udang? 

4. Apa harus dilakukan apabila terjadi alergi udang 
Pixabay/Hans

Ibu hamil bisa mengalami alergi terhadap suatu makanan secara tiba-tiba. 

Dilansir dari Mayo Clinic, ahli alergi dewasa dan anak dari Allergy & Immunology Associates of Michigan menjelaskan bahwa ada dua kemungkinan seseorang baru mengalami alergi saat usianya dewasa. 

Pertama, saat usianya masih kecil tidak terpapar bahan alergen dalam level yang cukup sehingga dapat menimbulkan suatu alergi. Kedua, sistem imunnya sedang sensitif dan memicu reaksi alergi. Ibu hamil pun memiliki hormon dan sistem imunnya tidak menentu. Ini tentu akan memperparah apabila gejala alergi ringan mulai dirasakan. 

Konsultasikan ke dokter ketika ada reaksi alergi setelah mengonsumsi udang, seperti ruam, biduran, gatal-gatal pada kulit atau bahkan mengalami sesak napas. 

Jika ibu hamil sebelumnya sudah mengalami alergi setelah mengonsumsi udang, maka perlu diperhatikan kembali asupannya. Ini tidak boleh disepelekan karena bisa mengganggu kesehatan diri sendiri dan janin di dalam kandungan. 

Demikianlah rangkuman yang perlu ibu hamil pahami ketika ingin mengonsumsi udang saat hamil. Apabila masih merasa ragu saat mau mengonsumsi udang, cobalah untuk berkonsultasi dengan dokter kandungan. 

Ingat Ma, kesehatan janin selama hamil tetap harus menjadi nomor satu!

Baca juga: 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.