Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kenapa Ibu Hamil Muda Sering Mengantuk? Ini Penjelasannya
Pexels/Ron Lach
  • Rasa mengantuk pada ibu hamil muda berkaitan dengan perubahan hormon, terutama peningkatan progesteron.

  • Tubuh membutuhkan energi dan waktu istirahat lebih banyak untuk mendukung perkembangan janin pada awal kehamilan.

  • Kantuk umumnya normal, tetapi perlu diperiksakan jika sangat berat atau disertai pusing, sesak, dan jantung berdebar.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
trimester pertama

Peningkatan hormon progesteron, metabolisme, dan kebutuhan energi membuat ibu hamil lebih mudah lelah dan mengantuk. Total waktu tidur dan durasi tidur malam juga meningkat.

12 minggu pertama

Rasa lelah sangat umum terjadi pada masa ini. Ibu hamil dapat membutuhkan lebih banyak waktu untuk beristirahat.

trimester ketiga

Dalam Life-ON Study, rasa kantuk berlebihan di siang hari tercatat menurun menjadi 22 persen peserta.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Ibu hamil muda sering merasa mengantuk dan lebih cepat lelah, terutama pada trimester pertama.
  • Who?
    Ibu hamil pada masa awal kehamilan, termasuk peserta penelitian yang mengalami kantuk berlebihan di siang hari.
  • Where?
    Rasa mengantuk dapat dirasakan pada siang hari maupun setelah tidur malam di rumah atau dalam aktivitas sehari-hari.
  • When?
    Keluhan paling sering disebut terjadi pada trimester pertama atau 12 minggu pertama kehamilan.
  • Why?
    Perubahan hormon, peningkatan metabolisme, kebutuhan energi yang lebih besar, serta kualitas tidur yang terganggu.
  • How?
    Tubuh beradaptasi dengan kehamilan dan membutuhkan lebih banyak istirahat. Pemeriksaan dokter disarankan jika rasa lelah sangat berat atau disertai keluhan lain.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Ibu hamil muda sering mengantuk karena tubuhnya sedang berubah dan bekerja lebih keras untuk membantu bayi tumbuh. Hormon progesteron juga meningkat. Ia bisa tidur lebih lama, tetapi tetap lelah karena mual atau sering terbangun malam. Biasanya ini normal, tetapi perlu ke dokter jika sangat berat atau ada keluhan lain.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Rasa mengantuk pada hamil muda dapat menjadi bagian dari proses fisiologis tubuh yang sedang beradaptasi. Perubahan hormon, peningkatan kebutuhan energi, dan waktu istirahat yang bertambah menunjukkan tubuh menjalani penyesuaian untuk mendukung perkembangan janin, selama tidak disertai tanda bahaya lain.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kehamilan membuat tubuh perempuan mengalami banyak perubahan. Apalagi di awal-awal hamil alias hamil muda, biasanya banyak penyesuaian yang membuat tubuh merasa tidak nyaman.

Selain mual dan muntah, hal lain yang cukup sering dirasakan adalah rasa mengantuk yang datang lebih cepat, bahkan ketika merasa sudah tidur cukup pada malam hari.

Apakah ini normal? Faktanya pada trimester pertama kehamilan, perubahan hormon hingga peningkatan metabolisme dan kebutuhan energi tubuh yang lebih besar bisa membuat ibu hamil merasa lebih mudah lelah dan ingin tidur lebih lama.

Berikut Popmama.com rangkum alasan kenapa ibu hamil muda sering mengantuk.

1. Peningkatan hormon progesteron membuat tubuh lebih mudah mengantuk

Pexels/George Milton

Salah satu penyebab utama rasa kantuk di awal kehamilan adalah meningkatnya hormon progesteron. Dikutip dari Mayo Clinic, kenaikan progesteron pada trimester pertama dapat berkontribusi terhadap rasa lelah dan kantuk yang lebih sering dirasakan ibu hamil.

Perubahan hormon ini menjadi salah satu faktor yang membuat tubuh lebih cepat lelah selama hamil muda.

2. Tubuh sedang bekerja lebih keras untuk mendukung perkembangan janin

Pexels/Matilda Wormwood

Pada trimester pertama, tubuh ibu hamil sedang menjalani banyak perubahan penting untuk mendukung pertumbuhan janin. Proses pembentukan organ janin, perubahan pada rahim, dan penyesuaian sistem tubuh membutuhkan energi lebih besar dari biasanya.

Peningkatan kebutuhan energi selama masa awal kehamilan dapat membuat tubuh membutuhkan lebih banyak waktu untuk beristirahat. Karena itu, rasa mengantuk bisa menjadi bagian dari cara tubuh beradaptasi dengan kehamilan.

3. Waktu tidur cenderung bertambah pada trimester pertama

Pexels/Polina

Rasa mengantuk saat hamil muda bukan hanya sekadar perasaan. Sebuah penelitian oleh Hedman dan rekan terhadap 325 ibu hamil menemukan bahwa total waktu tidur dan durasi tidur malam meningkat secara signifikan pada trimester pertama dibandingkan sebelum kehamilan.

Temuan ini menunjukkan bahwa tubuh memang cenderung membutuhkan waktu istirahat lebih banyak pada awal kehamilan.

4. Kantuk di siang hari cukup umum pada awal kehamilan

Freepik/karlyukav

Beberapa penelitian juga menemukan bahwa rasa kantuk berlebihan pada siang hari lebih sering terjadi pada trimester pertama.

Sebuah penelitian Life-ON Study yang melibatkan 439 ibu hamil menemukan bahwa rasa kantuk berlebihan di siang hari paling sering terjadi pada trimester pertama yakni sekitar 30 persen peserta mengalaminya. Lalu angkanya menurun menjadi 22 persen pada trimester ketiga.

5. Tidur malam yang terganggu bisa membuat Mama makin mengantuk

Pexels

Meski ibu hamil bisa tidur lebih lama, kualitas tidurnya belum tentu selalu baik. Mual, sering buang air kecil, payudara terasa nyeri, atau rasa tidak nyaman lainnya dapat membuat tidur malam lebih sering terbangun.

Akibatnya, tubuh tetap merasa kurang segar pada siang hari. Ini menujukkan bahwa kualitas tidur dapat mulai menurun sejak trimester pertama.

6. Metabolisme tubuh meningkat selama hamil muda

Freepik

Kehamilan juga membuat metabolisme tubuh bekerja lebih aktif. Artikel dari Mayo Clinic menjelaskan bahwa peningkatan metabolisme, bersamaan dengan perubahan hormon, dapat membuat ibu hamil merasa lebih cepat lelah dan mengantuk.

Jadi, rasa kantuk yang muncul bukan berarti Mama kurang aktif atau terlalu banyak tidur. Kondisi ini bisa menjadi bagian dari proses fisiologis tubuh yang sedang menyesuaikan diri dengan kehamilan.

7. Kapan rasa mengantuk perlu diperiksakan?

Freepik/kroshka nastya

Rasa kantuk dan lelah pada trimester pertama umumnya masih termasuk normal. Menurut National Health Service (NHS), layanan kesehatan nasional Inggris, rasa lelah sangat umum terjadi pada 12 minggu pertama kehamilan. Perubahan hormon pada masa ini dapat membuat ibu hamil merasa lebih mudah lelah dan membutuhkan lebih banyak waktu untuk beristirahat.

Namun, ibu hamil sebaiknya berkonsultasi ke dokter jika rasa lelah terasa sangat berat, tidak membaik meski sudah cukup tidur, atau disertai keluhan lain seperti pusing, sesak, jantung berdebar, pucat, atau sulit menjalani aktivitas sehari-hari. Kondisi seperti anemia atau gangguan tiroid juga dapat membuat rasa lelah terasa semakin berat.

Itulah penjelasan mengenai kenapa ibu hamil muda sering mengantuk. Pada banyak kasus, kondisi ini berkaitan dengan perubahan hormon, kebutuhan energi tubuh yang meningkat, dan kualitas tidur yang berubah selama trimester pertama. Selama tidak disertai tanda bahaya lain, rasa kantuk biasanya merupakan bagian normal dari proses adaptasi tubuh terhadap kehamilan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article