Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Kenapa Ibu Hamil Muda Sering Mengantuk? Ini Penjelasannya

4 min read
Kenapa Ibu Hamil Muda Sering Mengantuk? Ini Penjelasannya
Pexels/Ron Lach
  • Rasa mengantuk pada ibu hamil muda berkaitan dengan perubahan hormon, terutama peningkatan progesteron.

  • Tubuh membutuhkan energi dan waktu istirahat lebih banyak untuk mendukung perkembangan janin pada awal kehamilan.

  • Kantuk umumnya normal, tetapi perlu diperiksakan jika sangat berat atau disertai pusing, sesak, dan jantung berdebar.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kehamilan membuat tubuh perempuan mengalami banyak perubahan. Apalagi di awal-awal hamil alias hamil muda, biasanya banyak penyesuaian yang membuat tubuh merasa tidak nyaman.

Selain mual dan muntah, hal lain yang cukup sering dirasakan adalah rasa mengantuk yang datang lebih cepat, bahkan ketika merasa sudah tidur cukup pada malam hari.

Apakah ini normal? Faktanya pada trimester pertama kehamilan, perubahan hormon hingga peningkatan metabolisme dan kebutuhan energi tubuh yang lebih besar bisa membuat ibu hamil merasa lebih mudah lelah dan ingin tidur lebih lama.

Berikut Popmama.com rangkum alasan kenapa ibu hamil muda sering mengantuk.

  1. 1. Peningkatan hormon progesteron membuat tubuh lebih mudah mengantuk

    Peningkatan hormon progesteron membuat tubuh lebih mudah mengantuk
    Pexels/George Milton

    Salah satu penyebab utama rasa kantuk di awal kehamilan adalah meningkatnya hormon progesteron. Dikutip dari Mayo Clinic, kenaikan progesteron pada trimester pertama dapat berkontribusi terhadap rasa lelah dan kantuk yang lebih sering dirasakan ibu hamil.

    Perubahan hormon ini menjadi salah satu faktor yang membuat tubuh lebih cepat lelah selama hamil muda.

  2. 2. Tubuh sedang bekerja lebih keras untuk mendukung perkembangan janin

    Tubuh sedang bekerja lebih keras untuk mendukung perkembangan janin
    Pexels/Matilda Wormwood

    Pada trimester pertama, tubuh ibu hamil sedang menjalani banyak perubahan penting untuk mendukung pertumbuhan janin. Proses pembentukan organ janin, perubahan pada rahim, dan penyesuaian sistem tubuh membutuhkan energi lebih besar dari biasanya.

    Peningkatan kebutuhan energi selama masa awal kehamilan dapat membuat tubuh membutuhkan lebih banyak waktu untuk beristirahat. Karena itu, rasa mengantuk bisa menjadi bagian dari cara tubuh beradaptasi dengan kehamilan.

  3. 3. Waktu tidur cenderung bertambah pada trimester pertama

    Waktu tidur cenderung bertambah pada trimester pertama
    Pexels/Polina

    Rasa mengantuk saat hamil muda bukan hanya sekadar perasaan. Sebuah penelitian oleh Hedman dan rekan terhadap 325 ibu hamil menemukan bahwa total waktu tidur dan durasi tidur malam meningkat secara signifikan pada trimester pertama dibandingkan sebelum kehamilan.

    Temuan ini menunjukkan bahwa tubuh memang cenderung membutuhkan waktu istirahat lebih banyak pada awal kehamilan.

  4. 4. Kantuk di siang hari cukup umum pada awal kehamilan

    Kantuk di siang hari cukup umum pada awal kehamilan
    Freepik/karlyukav

    Beberapa penelitian juga menemukan bahwa rasa kantuk berlebihan pada siang hari lebih sering terjadi pada trimester pertama.

    Sebuah penelitian Life-ON Study yang melibatkan 439 ibu hamil menemukan bahwa rasa kantuk berlebihan di siang hari paling sering terjadi pada trimester pertama yakni sekitar 30 persen peserta mengalaminya. Lalu angkanya menurun menjadi 22 persen pada trimester ketiga.

  5. 5. Tidur malam yang terganggu bisa membuat Mama makin mengantuk

    Tidur malam yang terganggu bisa membuat Mama makin mengantuk
    Pexels

    Meski ibu hamil bisa tidur lebih lama, kualitas tidurnya belum tentu selalu baik. Mual, sering buang air kecil, payudara terasa nyeri, atau rasa tidak nyaman lainnya dapat membuat tidur malam lebih sering terbangun.

    Akibatnya, tubuh tetap merasa kurang segar pada siang hari. Ini menujukkan bahwa kualitas tidur dapat mulai menurun sejak trimester pertama.

  6. 6. Metabolisme tubuh meningkat selama hamil muda

    Metabolisme tubuh meningkat selama hamil muda
    Freepik

    Kehamilan juga membuat metabolisme tubuh bekerja lebih aktif. Artikel dari Mayo Clinic menjelaskan bahwa peningkatan metabolisme, bersamaan dengan perubahan hormon, dapat membuat ibu hamil merasa lebih cepat lelah dan mengantuk.

    Jadi, rasa kantuk yang muncul bukan berarti Mama kurang aktif atau terlalu banyak tidur. Kondisi ini bisa menjadi bagian dari proses fisiologis tubuh yang sedang menyesuaikan diri dengan kehamilan.

  7. 7. Kapan rasa mengantuk perlu diperiksakan?

    Kapan rasa mengantuk perlu diperiksakan?
    Freepik/kroshka nastya

    Rasa kantuk dan lelah pada trimester pertama umumnya masih termasuk normal. Menurut National Health Service (NHS), layanan kesehatan nasional Inggris, rasa lelah sangat umum terjadi pada 12 minggu pertama kehamilan. Perubahan hormon pada masa ini dapat membuat ibu hamil merasa lebih mudah lelah dan membutuhkan lebih banyak waktu untuk beristirahat.

    Namun, ibu hamil sebaiknya berkonsultasi ke dokter jika rasa lelah terasa sangat berat, tidak membaik meski sudah cukup tidur, atau disertai keluhan lain seperti pusing, sesak, jantung berdebar, pucat, atau sulit menjalani aktivitas sehari-hari. Kondisi seperti anemia atau gangguan tiroid juga dapat membuat rasa lelah terasa semakin berat.

    Itulah penjelasan mengenai kenapa ibu hamil muda sering mengantuk. Pada banyak kasus, kondisi ini berkaitan dengan perubahan hormon, kebutuhan energi tubuh yang meningkat, dan kualitas tidur yang berubah selama trimester pertama. Selama tidak disertai tanda bahaya lain, rasa kantuk biasanya merupakan bagian normal dari proses adaptasi tubuh terhadap kehamilan.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More