Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Begadang Buat Doomscrolling? Hati-Hati Kualitas Sel Telur Menurun
Pinterest.com
  • Kebiasaan doomscrolling sebelum tidur dapat membuat waktu bermain ponsel yang awalnya singkat berubah hingga berjam-jam.
  • Berkurangnya jam tidur akibat doomscrolling disebut dapat menyebabkan mata lelah dan memengaruhi kesehatan organ reproduksi.
  • Artikel menyoroti potensi penurunan kualitas sel telur serta kesuburan terkait kebiasaan begadang untuk bermain ponsel.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Setelah sibuk seharian, makin ponsel sebelum tidur terasa seperti rewards. Padahal, kebiasaan ini bisa menurunkan kesuburan, lho. 

Tak banyak yang bisa dilakukan sesaat sebelum tidur. Apalagi saat lampu kamar sudah dimatikan, maka satu-satunya hal yang bisa dilakukan adalah bermain ponsel dan berujung zombie scrolling atau doomscrolling

Yang niatnya hanya 10 menit malah bisa sampai 2 jam. Jam tidur berkurang, mata lelah, bahkan efeknya bisa juga ke kesehatan organ reproduksi. 

Sebenarnya. apa hubungan doom scrolling dan kesehatan organ reproduksi? Popmama.com akan merangkumkannya untuk kamu. 

1. Perbedaan doomscrolling dan zombie scrolling

pinterest.com

Doomscrolling adalah kebiasaan melihat atau membaca berita buruk dan negatif di ponsel atau sosial media. Sedangkan kebiasaan scrolling berjam-jam tanpa sadar sering disebut sebagai mindless scrolling atau zombie scrolling. 

Keduanya memiliki efek buruk seperti, menghabiskan waktu secara percuma, membuat otak lelah dan sulit fokus, memicu rasa cemas atau sedih, serta mengganggu waktu tidur. 

2. Efek negatif pada kesehatan mental

Pexels.com/khánh vũ

Seringnya melihat berita buruk, membaca cerita negatif dan sejenisnya bisa memberikan efek buruk secara langsung pada kesehatan mental. 

Otak akan merespon berita buruk seperti ancaman nyata, itulah yang membuat stres naik. Lalu, timbul perasaan takut dan khawatir yang berlebihan atas masa depan, akhirnya mengalami cemas berlebih. 

Efek negatif lainnya adalah suasana hati yang buruk melihat berita negatif terus-menerus. Terakhir, mengalami kelelahan digital yaitu, pikiran terasa sangat lelah padahal yang duduk atau rebahan sambil menatap layar. 

3. Efeknya pada kesehatan fisik

Pexels.com/cottonbro studio

Selain pada pikiran dan mental, doomscrolling dan zombie scrolling juga memiliki efek langsung pada kesehatan fisik kamu. Pertama, akan merasa susah tidur karena cahaya layar dan pikiran yang tegang merusak waktu istirahat malam. 

Lalu, leher, pundak, dan kepala lebih sering terasa nyeri serta sakit karena posisi scrolling berjam-jam. Kemudian, kamu akan lebih mudah merasa kehilangan fokus, karena rentang perhatian jadi lebih pendek, sesuai dengan yang sering ditonton di gadget. 

4. Doomscrolling dan keseimbangan hormon

Pexels.com/Anna Tarazevich

Sayangnya, doomscrolling bisa mengganggu keseimbangan hormon reproduksi, memicu siklus haid jadi tidak teratur, menurunkan libudo, dan secara umum bisa mengganggu kesuburan baik perempuan atau laki-laki. 

Stres yang dialami saat doomscrolling bisa memicu lonjakan kortisol. Lalu, kurang tidur karena scrolling ponsel membuat tubuh kurang tidur dan menekan produksi hormon melatonin, estrogen, dan progesteron yang mengatur siklus haid dan ovulasi. 

5. Efeknya pada kesehatan organ reproduksi

Pexels.com/mikoto.raw Photographer

Bukan hanya masalah mental, tapi scrolling berjam-jam juga bisa memengaruhi kesehatan organ reproduksi. Saat tubuh mengalami stres oksidatif karena kurang tidur, maka kesehatan dan pematangan sel telur pun bisa terganggu. Efeknya, jadwal haid berantakan, waktu ovulasi tidak tentu, dan keberhasilan pembuahan pun memiliki kesempatan yang lebih kecil. 

Siklus haid yang tidak teratur bukan saja memperkecil kemungkinan terjadinya pembuahan yang berhasil, tapi juga membuat nyeri haid jadi lebih parah. 

6. Efeknya pada kesehatan laki-laki

Pexels.com/SHVETS production

Doomscrolling memiliki efek yang sama buruknya pada laki-laki. Stress kronis akibat scrolling ini bisa meningkatkan hormon kortisol dan secara langsung menghambat produksi hormon testosteron, demikian dilansir dari situs Universitas IPB. 

Kekurangan waktu tidur karena scrolling terus berefek pada menurunnya kualitas sperma, baik pada jumlah, bentuk,dan motilitas sperma. 

Jika terus-menerus melihat berita negatif, merasa cemas berlebih, dan mudah murung mampu mengganggu sinyal dari otak ke organ seksual, yang berujung pada kesulitan ereksi. 

7. Durasi aman untuk scrolling

Pexels.com/SHVETS production

Warganet Indonesia termasuk yang banyak menghabiskan waktu di sosial media. Rata-rata, mereka menghabiskan waktu sebanyak 3-12 jam di depan layar gadget. Padahal, menurut Kominfo, durasi aman scrolling hanya 2-4 jam per hari. 

Sedangkan seorang dokter asal California Selatan, AS, Joe Whittington, MD menyarankan untuk membatasi waktu layar selama maksimal 2 jam per hari. 

American Psychological Association (APA) mengungkapkan kalau fitur yang ada di sosial media memang dibuat untuk terlibat secara terus-menerus. Agar tidak jadi doomscrolling atau zombie scrolling, maka batasi penggunaannya, ya. 

Curated For You

Editorial Team

Related Article