5 Makanan yang Bisa Meningkatkan Energi saat Program Kehamilan

Apakah Mama sering merasa letih dan lesu selama menjalankan program hamil?

17 Juli 2021

5 Makanan Bisa Meningkatkan Energi saat Program Kehamilan
Pexels/Mikhail Nilov

Kelelahan selama program kehamilan memang sangat umum terjadi. 

Beberapa perempuan merasa lelah selama program kehamilan mereka. Sementara beberapa mungkin hampir tidak sama sekali. 

Meskipun pengalaman dengan kelelahan cenderung bervariasi, perubahan hormonal dan emosional menjadi penyebab menurunnya tingkat energi.

Namun agar tidak membuat Mama semakin lemas, 5 makanan ini dapat meningkatkan energi saat program kehamilan. Berikut Popmama.com berikan ulasannya:

1. Alpukat meningkatkan perbaikan dan pemulihan otot

1. Alpukat meningkatkan perbaikan pemulihan otot
Pexels/Daria Shevtsova

Alpukat adalah buah yang terdiri dari karbohidrat dan kaya akan lemak sehat. Artinya, alpukat sangat cocok dikonsumsi saat program hamil.

Dikutip dari ELLE, alpukat juga merupakan camilan yang membantu kamu tetap kenyang. Ini karena alpukat mengandung sembilan asam amino esensial yang diperlukan untuk sintesis protein, yaitu meningkatkan perbaikan dan pemulihan otot.

Tak heran jika alpukat akan memberikan peningkatan penyerapan nutrisi, sehingga bisa sebagai sumber energi.

Bahkan lemak baik pada alpukat dapat mengoptimalkan lemak darah tetap optimal.

Editors' Picks

2. Beras merah bisa sebagai penopang energi

2. Beras merah bisa sebagai penopang energi
Pexels/Polina Tankilevitch

Jika Mama mengalami kesulitan melewati program hamil dan merasa lelah, mengonsumsi beras merah adalah pilihan terbaik.

Makanan kaya nutrisi ini bisa sebagai penopang energi dan memberikan manfaat kesehatan yang lebih besar. 

Dilansir dari Healthcentral, makanan yang mengandung karbohidrat kompleks tingkat tinggi dapat membantu kamu tertidur lebih cepat. Ini karena beras merah mengandung magnesium yang meningkatkan tidur dan vitamin B3 maupun B6.

Artinya beras merah merupakan makanan yang sangat bergizi yang memberikan serat, vitamin dan mineral.

3. Edamame berkontribusi terhadap kesehatan jantung

3. Edamame berkontribusi terhadap kesehatan jantung
Pexels/R Khalil

Edamame memainkan peran penting bagi Mama yang sering merasa lelah atau lesu.

Perlu diketahui, edamame adalah makanan kaya serat dan rendah kalori. Artinya, edamame dapat meningkatkan energi sepanjang hari.

Ahli diet terdaftar Mascha Davis, RD mengatakan kepada Wellandgood bahwa edamame membuat energi dilepaskan secara bertahap dan tubuh memetabolisme nutrisi dengan lebih baik. 

Bahkan serat di dalam edamame juga berkontribusi terhadap kesehatan jantung dan membantu menurunkan kolesterol.

4. Pisang dikaitkan dengan berbagai macam kesehatan

4. Pisang dikaitkan berbagai macam kesehatan
Pexels/SHVETS production

Ternyata, memakan pisang saat program hamil dapat memberi tubuh energi yang bebas lemak dan kolesterol.

Laura Flores, ahli gizi yang berbasis di San Diego menjelaskan kepada Livescience bahwa pisang dikaitakan berbagai macam manfaat kesehatan. Pisang juga bisa menjadi cara yang baik untuk mendapatkan magnesium dan vitamin B6 maupun C.

Lebih dari itu, pisang dapat mengurangi pembengkakan dan membantu produksi sel darah putih.

Semua karena pisang mengandung nutrisi penting seperti karbohidrat kompleks, potasium dan vitamin B6 yang menjadi sumber energi.

5. Telur dapat menjaga sistem kekebalan tubuh tetap sehat

5. Telur dapat menjaga sistem kekebalan tubuh tetap sehat
Pexels/Estudio Gourmet

Selain pisang, telur juga dapat sebagai produksi energi selama program kehamilan.

Ini karena telur kaya nutrisi yang dibutuhkan tubuh dalam menjaga sistem kekebalan tubuh tetap sehat.

Diwartakan dari News24, telur memiliki indeks rasa kenyang yang lebih lama. Satu telur besar memasok 6 gram protein berkualitas tinggi dan berbagai macam nutrisi penting.

Bahkan telur juga dikemas dengan protein dan sembilan asam amino esensial, yaitu berperan sebagai sumber energi tetap stabil dan berkelanjutan.

Demikianlah kelima makanan penambag energi untuk program hamil. Apakah Mama akan mengonsumsinya secara rutin?

Baca  juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.