Pexels.com/Nataliya Vaitkevich
Masa subur pada perempuan merupakan periode penting dalam siklus menstruasi ketika peluang kehamilan berada pada titik tertinggi. Periode ini memiliki hubungan langsung dengan ovulasi, yang menandai sebagai puncak kesuburan.
Kamu bisa mengecek secara manual kapan masa subur. Pertama, menggunakan metode kalender. Dengan mencatat tanggal haid selama 3 bulan berturut-turut untuk mengetahui pola siklus haid. Jika teratur, maka ovulasi cenderung terjadi pada hari ke 12 hingga 14 setelah hari pertama haid.
Bisa juga dengan cara mengecek lendir serviks yang biasa keluar pada masa subur. Lendir ini berwarna bening, licin, dan elastis seperti putih telur mentah dan menjadi tanda tingkat kesuburan yang tinggi.
Lalu, bisa juga mengukur suhu basal tubuh, yaitu suhu saat istirahat atau saat tidur. Selama masa ovulasi, suhu ini naik sekitar 0.3 derajat celcius, dan menjadi tanda sebagai puncak kesuburan.
Terakhir, bisa menggunakan alat prediksi ovulasi yang cara menggunakannya seperti menggunakan test pack.
Mana yang jadi pilihan kamu?