Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

PCOS/PMOS Tingkatkan Risiko Diabetes hingga Sleep Apnea

3 min read
PCOS/PMOS Tingkatkan Risiko Diabetes hingga Sleep Apnea
Magnific.com
  • PCOS/PMOS berkaitan dengan resistensi insulin, gangguan gula darah, pradiabetes, hingga peningkatan risiko diabetes tipe 2.

  • Ovulasi yang tidak teratur pada PCOS/PMOS dapat meningkatkan risiko kanker endometrium serta berkaitan dengan kesulitan hamil dan komplikasi kehamilan.

  • Kondisi ini juga dikaitkan dengan risiko penyakit jantung, gangguan pembuluh darah, dan obstructive sleep apnea; pemantauan kesehatan rutin dianjurkan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

PCOS/PMOS tidak hanya bisa memengaruhi menstruasi dan ovulasi pada perempuan, lho. Kondisi ini juga perlu diperhatikan karena bisa berkaitan dengan beberapa masalah kesehatan dalam jangka panjang.

Karena itu, penting bagi perempuan dengan PCOS/PMOS untuk tetap menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan secara rutin. Hal itu dilakukan juga agar bisa mencegah berbagai risiko kesehatan yang berkaitan dengan PCOS/PMOS ini.

Nah, apa saja, sih, kondisi yang perlu diperhatikan tentang efek jangka panjang PCOS/PMOS ini? Berikut sudah Popmama.com rangkum informasinya. Yuk, disimak!

  1. 1. Meningkatkan risiko type 2 diabetes

    Meningkatkan risiko type 2 diabetes
    Magnific.com

    PCOS/PMOS bisa berkaitan dengan peningkatan risiko diabetes tipe 2. Dilansir dari Verity PCOS, diabetes tipe 2 adalah kondisi saat tubuh tidak menggunakan insulin secara efektif, sehingga kadar gula darah menjadi terlalu tinggi.

    Nah, resistensi insulin ini cukup umum terjadi pada perempuan dengan PCOS/PMOS. Kondisi ini bisa meningkatkan risiko gangguan pengaturan gula darah, pradiabetes, hingga diabetes tipe 2.

  2. 2. Meningkatkan risiko kanker endometrium

    Meningkatkan risiko kanker endometrium
    Magnific.com

    Kanker endometrium merupakan kanker yang terjadi di lapisan dalam rahim. Verity PCOS juga menyebutkan kalau perempuan dengan PCOS/PMOS punya risiko lebih tinggi mengalami kanker endometrium. 

    Salah satu penyebabnya berkaitan dengan ovulasi yang tidak teratur atau tidak terjadi. Maka dari itu, menjaga kesehatan lapisan rahim dan memeriksakan perdarahan yang tidak normal atau berlangsung terus-menerus sangat penting dalam perawatan PCOS/PMOS.

  3. 3. Berkaitan dengan komplikasi kehamilan

    Berkaitan dengan komplikasi kehamilan
    Magnific.com/yanalya

    PCOS/PMOS bisa membuat lebih sulit untuk hamil. Dilansir dari Pregnancy Birth and Baby, kondisi ini juga bisa meningkatkan kemungkinan terjadinya komplikasi selama kehamilan.

    Perempuan dengan PCOS/PMOS perlu mendapatkan pemantauan selama menjalani kehamilan. Pemeriksaan secara rutin bisa membantu dokter memantau kondisi kehamilan agar komplikasi yang mungkin terjadi bisa diketahui lebih awal.

  4. 4. Meningkatkan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah

    Meningkatkan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah
    Magnific.com/jcomp

    Dilansir dari Verity PCOS, PCOS/PMOS juga bisa meningkatkan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah. Hal itu meliputi tekanan darah tinggi, kolesterol tidak normal, resistensi insulin, dan gangguan gula darah.

    Karena itu, penting untuk perempuan dengan kondisi ini rutin memantau tekanan darah, kolesterol, dan gula darah serta tetap menjaga pola hidup sehat, ya.

  5. 5. Meningkatkan risiko obstructive sleep apnea (OSA)

    Meningkatkan risiko obstructive sleep apnea (OSA)
    Magnific.com/jcomp

    Dilansir dari Healthline, PCOS/PMOS  juga bisa berkaitan dengan peningkatan risiko obstructive sleep apnea (OSA), yaitu gangguan tidur yang membuat saluran napas tersumbat berulang kali saat tidur.

    Beberapa faktor yang diduga berkaitan antara OSA dan PCOS/PMOS adalah obesitas, usia, perubahan hormon, serta resistensi insulin dan gangguan toleransi glukosa. 

    Nah, itu dia beberapa efek jangka panjang yang bisa disebabkan oleh kondisi PCOS/PMOS pada perempuan. Meski tidak semua akan mengalami kondisi tersebut, tetap penting untuk menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan secara rutin, ya.

    Pola hidup sehat dan pemeriksaan rutin juga sebagai salah satu cara untuk membantu menjaga kesehatan dalam jangka panjang.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More