Menjalani program hamil atau promil bukan sekadar usaha Mama dalam memperhatikan konsumsi nutrisi dan menghitung masa subur, lho. Sesungguhnya, kualitas sperma Papa sangat berkontribusi hingga 50% terhadap suksesnya proses pembuahan. Banyak pasangan yang terlalu terfokus pada kesehatan rahim, tetapi sering lupa bahwa kondisi fisik Papa juga harus optimal agar sel sperma bisa "berlari" dengan baik menuju sel telur.
Sayangnya, banyak Papa yang belum menyadari bahwa gaya hidup sehari-hari berpengaruh besar pada kemungkinan mendapatkan garis biru. Kebiasaan yang tampak sepele, seperti sering begadang karena pekerjaan atau hobi bermain game, serta kebiasaan merokok, sebenarnya berdampak sistemik terhadap kesehatan reproduksi. Hal ini sering kali menjadi hambatan yang tidak terlihat meskipun Mama telah menjalani gaya hidup sehat dengan disiplin.
Memang, mengubah kebiasaan yang sudah ada bukanlah proses yang instan, tetapi pemahaman ini harus dimulai sejak perencanaan promil disusun, ya, Ma, Pa. Persiapan yang baik dari sisi Papa akan sangat membantu meringankan beban mental Mama. Lagi pula, tujuan utama adalah menciptakan anak yang sehat dan kuat, bukan? Jadi, nggak ada salahnya untuk mulai mengatur ulang rutinitas sehari-hari demi cita-cita besar keluarga kecil Papa dan Mama.
Ahli kesehatan reproduksi terkemuka, dr. Boyke Dian Nugraha, juga memberikan penjelasan yang jelas melalui saluran YouTube kacamata dr. Boyke. Ia mengingatkan para suami untuk sungguh-sungguh menjaga pola hidup, terutama dengan menjauhi rokok dan memastikan istirahat yang memadai. Jika salah satu pihak mengabaikan hal ini, perjalanan menuju kehadiran buah hati bisa berlangsung lebih lama dari yang diharapkan.
Nah penasaran nggak sih hal apa saja sih yang penting buat Mama dan Papa ketahui mengenai bahaya begadang dan merokok bisa memengaruhi program hamil ini? Berikut Popmama.com rangkum penjelasan lengkapnya di bawah ini!
