Untuk memberikan perlindungan optimal, vaksin HPV umumnya diberikan dalam beberapa tahap. Pada usia di atas 20 tahun, vaksin biasanya diberikan sebanyak tiga dosis dengan jarak waktu tertentu.
Jadwal pemberiannya dimulai dari dosis pertama, kemudian dosis kedua dua bulan setelahnya, dan dosis ketiga beberapa bulan kemudian. Dengan mengikuti jadwal ini secara lengkap, efektivitas perlindungan terhadap virus HPV dapat lebih maksimal.
“Biasanya, akan diberikan 3 dosis untuk usianya di atas 20. Vaksin kedua akan dilakukan dua bulan setelah vaksin pertama, vaksin ketiga diberikan empat bulan setelah vaksin kedua dan enam bulan setelah vaksin pertama,” ungkapnya.
Menariknya, kanker serviks termasuk salah satu jenis kanker yang dapat dicegah karena penyebab utamanya diketahui, yaitu virus HPV. Dengan vaksinasi serta pemeriksaan rutin, risiko terjadinya kanker serviks bisa ditekan secara signifikan.
“Karena secara penyebab kanker, virus HPV ini sangat bisa dicegah, beda dengan kanker yang lain. Khusus untuk serviks, karena penyebab paling banyak itu HPV, jadi bisa kita cegah dengan memberikan vaksin HPV,” tutupnya.
Demikian informasi mengenai kanker serviks. Dengan mengenali gejala yang mungkin muncul serta rutin melakukan pemeriksaan seperti pap smear, risiko kanker serviks dapat ditekan sejak awal.
POPMAMA TALK Maret 2026 - dr. Elisia Atnil, Sp. O.G, FICS
Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi dari RS Pondok Indah - Puri Indah
Senior Editor - Novy Agrina
Editor - Onic Metheany & Denisa Permataningtias
Content Writer - Putri Syifa Nurfadilah & Sania Chandra Nurfitriana
Script - Sania Chandra Nurfitriana
Social Media - Irma Erdiyanti
Photographer - Hari Firmanto
Videographer - Hari Firmanto
Video Editor - Hari Firmanto
Design - Aristika Medinasari