Program Hamil Anak Kedua, Apa yang Perlu Dilakukan?

Kehadiran anak menjadi kebahagiaan tersendiri bagi keluarga

17 November 2021

Program Hamil Anak Kedua, Apa Perlu Dilakukan
Freepik/freepic.diller

Memiliki anak adalah kebahagiaan bagi sebuah keluarga. Jumlah anak yang diharapkan bisa bervariasi antara setiap keluarga. Ada yang sudah cukup puas dengan satu anak atau bahkan ada yang ingin memiliki keluarga besar.

Nah, Mama dan pasangan mungkin salah satu yang mengharapkan kehadiran anak kedua. Mama dapat mempersiapkannya dari sekarang, nih!

Meski Mama sudah pernah hamil dan melahirkan sebelumnya, setiap kehamilan itu unik dan tidak sama. Jika Mama tidak memiliki banyak keluhan di kehamilan pertama, mungkin akan berbeda di kehamilan selanjutnya.

Namun jangan khawatir, Ma. Yang terpenting adalah Mama mempersiapkan diri untuk kehamilan kedua nanti.

Nah, untuk membantu Mama, Popmama.com merangkum informasi soal program hamil anak kedua. Apa saja, ya?

Apa yang Perlu Diperhatikan saat Melakukan Program Hamil Anak Kedua?

Apa Perlu Diperhatikan saat Melakukan Program Hamil Anak Kedua
Freepik/wayhomestudio

Kehamilan anak kedua tentu berbeda dengan kehamilan pertama Mama. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat Mama dan pasangan membuat rencana, seperti:

  • Jarak kehamilan

Mama perlu menentukan jarak kehamilan untuk menentukan jarak usia si Kecil dengan kakaknya nanti. Jarak kehamilan yang terlalu dekat dapat meningkatkan beberapa risiko kehamilan dan persalinan. Selain itu, tubuh juga belum pulih dari kehamilan dan persalinan sebelumnya. Jarak ideal antar kehamilan adalah 18 bulan, Ma.

Sedangkan WHO menyarankan jarak ideal antara anak adalah antara 24 bulan hingga 5 tahun. Jarak yang terlalu lama juga dapat meningkatkan risiko kehamilan, Ma.

  • Keuangan keluarga

Jika Mama pernah melahirkan sebelumnya, Mama sudah memiliki bayangan mengenai biaya yang harus disiapkan untuk kehamilan, persalinan, dan mengasuh anak.

Nah, jadi sebaiknya Mama sudah membuat rencana dan melihat kondisi keuangan keluarga sebelum melakukan program hamil anak kedua.

  • Faktor kesehatan

Mempercepat atau menunda program hamil anak ke-2 memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, Ma.

Dalam rentang waktu yang berdekatan, stamina akan terkuras banyak mengurus dua anak sekaligus. Demikian juga dengan waktu istirahat, pada akhirnya mungkin dapat memengaruhi kesehatan.

Di sisi lain, mempercepat kehamilan saat usia masih tergolong muda juga bisa lebih mudah karena level kesuburannya pun masih cukup tinggi.

Pertimbangkan ini dengan baik ya, Ma. Selain itu, diskusikan juga dengan suami, dokter, dan keluarga.

Editors' Picks

Apa yang Menyebabkan Pasangan Sulit Menambah Anak?

Apa Menyebabkan Pasangan Sulit Menambah Anak
Freepik/gpointstudio

Menurut Anthony Luciano, ahli kandungan dari Center for Fertility and Reproductive Endocrinology, New Britain General Hospital, Mama yang sudah pernah melahirkan berisiko mengalami infertilitas sekunder.

Ini bahkan dapat terjadi pada pasangan sehat yang tidak memiliki masalah reproduksi. Sulit hamil anak kedua atau ketiga dan selanjutnya dapat terjadi pada pasangan usia reproduktif (20-34 tahun).

Juga yang sudah melewati usia reproduktif yaitu di atas 35 tahun. Berikut beberapa penyebabnya:

  • Faktor usia dan tingkat kesuburan
  • Kualitas sperma
  • Kesempatan untuk berhubungan intim.

Cara Alami untuk Hamil Anak Kedua

Cara Alami Hamil Anak Kedua
Freepik/User6694312

Nah, jika Mama berencana untuk melakukan program kehamilan anak kedua, ada beberapa tips yang dapat dilakukan.

Namun perlu diingat bahwa tips ini juga harus dilakukan dengan suami ya, Ma. Karena tingkat kemungkinan hamil tidak hanya ditentukan oleh Mama saja, lho.

Berikut beberapa cara alami untuk hamil anak kedua:

  • Konsumsi makanan bernutrisi. Saat sibuk, Mama mungkin tidak memperhatikan asupan nutrisi dari makanan yang dikonsumsi. Seperti yang Mama ketahui, tubuh bekerja keras saat hamil. Nah, Mama dapat mempersiapkannya dengan mengonsumsi makanan sehat. Perbanyak makan sayur serta kurangi konsumsi makanan dan minuman manis. Konsumsi gula berlebihan berisiko tinggi terjadinya PCOS.
  • Berhubungan intim saat masa subur. Mengetahui masa subur atau ovulasi merupakan cara cepat hamil anak kedua. Peluang kehamilan jauh lebih besar saat Mama dan papa berhubungan intim saat masa subur.
  • Rutin berolahraga. Jika Mama tidak rutin berolahraga, maka sekaranglah waktu yang tepat untuk memulainya. Lakukan olahraga ringan bersama dengan suami selama 30 menit setiap hari.
  • Menjaga berat badan ideal. Berat badan berlebih dapat memengaruhi kesuburan, Ma. Nah, jika Mama berencana untuk hamil lagi, yuk, mulai kelola berat badan ideal dari sekarang.
  • Hindari stres berlebih. Stres juga dapat memengaruhi kesuburan, Ma. Alih-alih stres, Mama dapat mencari cara untuk mengatasi penyebab stres tersebut.
  • Hentikan konsumsi alkohol dan rokok. Selain mengonsumsi makanan bernutrisi dan berolahraga, Mama juga harus menghentikan beberapa kebiasaan tidak sehat. Misalnya alkohol dan rokok. Bukan cuma Mama, papa pun harus menghentikan konsumsi rokok dan alkohol. Rokok meningkatkan risiko penurunan jumlah dan pergerakan sperma.
  • Memeriksakan diri ke dokter. Jika Mama dan suami sudah siap untuk melakukan program hamil anak kedua, Mama dapat berkonsultasi dengan dokter. Selain memeriksa kondisi Mama dan suami, dokter juga dapat memberikan beberapa saran yang dibutuhkan agar program hamil berjalan dengan lancar.

Penting Diketahui jika Mama dan Pasangan Melakukan Program KB

Penting Diketahui jika Mama Pasangan Melakukan Program KB
Unsplash

Sebagian pasangan mungkin melakukan program KB setelah kelahiran anak pertama, termasuk Mama. Nah, apa yang harus dilakukan jika Mama berencana untuk memiliki anak lagi setelah KB?

Penggunaan kontrasepsi, program Keluarga Berencana (KB) biasanya tidak mengganggu kesuburan. Kecuali jika kontrasepsi yang digunakan adalah vasektomi atau tubektomi.

Mama bahkan bisa langsung hamil setelah 1-2 bulan menghentikan penggunaan kontrasepsi, misalnya pil KB.

Nah, itu rangkuman informasi soal program hamil anak kedua, Ma. Semoga informasi ini bermanfaat!

Baca juga:

Topic:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.