Kehamilan bukan hanya membawa perubahan pada tubuh mama, tetapi juga dapat memengaruhi hubungan dengan pasangan. Perubahan emosi, rutinitas sehari-hari, hingga cara berkomunikasi selama masa kehamilan terkadang membuat hubungan dengan suami terasa berbeda dari sebelumnya.
Tidak sedikit Mama yang mulai merasa suami menjadi lebih cuek, kurang perhatian, atau seolah menjaga jarak. Kondisi ini bisa memunculkan perasaan sedih, kesepian, bahkan membuat Mama bertanya-tanya apakah hubungan yang dijalani sedang baik-baik saja.
Namun, perasaan tersebut tidak selalu berarti suami benar-benar menolak atau hubungan sedang memburuk. Selama kehamilan, berbagai perubahan fisik, emosional, dan gaya hidup yang dialami pasangan dapat menciptakan jarak yang sebenarnya tidak disengaja.
Sebuah penelitian yang diterbitkan pada 2009 juga menyebutkan bahwa ketika pasangan memiliki anak pertama, kualitas hubungan, baik dari sisi positif maupun negatif, sering kali mengalami penurunan setelah kelahiran bayi dan dapat bertahan selama beberapa tahun.
Di sisi lain, tanggung jawab baru serta berbagai kekhawatiran menjelang menjadi orangtua juga dapat menambah tekanan dalam hubungan. Tidak jarang, salah satu pasangan merasa diabaikan karena perhatian mulai tertuju pada persiapan menyambut kehadiran si Kecil.
Supaya Mama lebih memahami apa saja yang dapat memicu perasaan tersebut, berikut Popmama.com telah merangkum alasan Mama merasa ditolak suami saat hamil.
