Manfaat dan Aturan Aman Makan Telur Puyuh untuk Ibu Hamil

Sebaiknya hindari makan telur puyuh berlebihan ya, Ma

8 Maret 2020

Manfaat Aturan Aman Makan Telur Puyuh Ibu Hamil
Unsplash/Annie Spratt

Saat hamil, berbagai makanan sehari-hari penting dipilih dengan cermat supaya kebutuhan nutrisi Mama dan janin bisa terpenuhi. Sebaliknya, beberapa makanan juga sebaiknya tidak dikonsumsi berlebihan.

Salah satu makanan yang sebaiknya tidak dikonsumsi berlebihan yakni telur puyuh. Punya bentuk yang kecil dan memiliki rasa gurih khas, telur puyuh sebaiknya tidak dimakan terlalu banyak.

Ini karena telur puyuh mengandung kalium yang cukup tinggi. Jika dikonsumsi berlebihan, kalium dapat meningkatkan risiko hipotensi atau tekanan darah rendah. Gejalanya bisa berupa pusing dan rasa mual.

Seperti dirangkum Popmama.com dari berbagai sumber, berikut informasi lengkap tentang aturan makan telur puyuh bagi ibu hamil:

Editors' Picks

1. Kandungan gizi dan manfaat telur puyuh bagi ibu hamil

1. Kandungan gizi manfaat telur puyuh bagi ibu hamil
Freepik

Telur puyuh mengandung berbagai nutrisi penting bagi ibu hamil, termasuk di antaranya seperti vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, serta protein. Telur puyuh juga mengandung zat besi, potasium dan kalium

Manfaat sehat dari konsumsi telur puyuh salah satunya adalah memberi tambahan energi dari protein yang dimilikinya. Zat besi dalam telur puyuh juga membantu memberikan suplai energi ke otot, sehingga berkontribusi pada peningkatan energi.

Telur puyuh juga menjadi salah satu sumber vitamin D dan jenis protein yang berperan dalam sistem kekebalan tubuh.

Pun demikian membantu menjaga kesehatan tulang karena mengandung fosfor. Seperti diketahui, fosfor merupakan elemen penting dalam struktur tulang dan bertanggung jawab untuk mineralisasi tulang. Memiliki asupan fosfor dan kalsium yang cukup juga sangat penting untuk tulang dan gigi kuat.

Selain itu, telur puyuh juga kaya akan vitamin B12 yang membantu mencegah cacat tabung saraf otak, tulang belakang, dan sumsum tulang belakang bayi di dalam rahim.

Zat besi bersama dengan vitamin B12 mendukung produksi sel darah merah dan proses kesehatan kehamilan yang baik. Ibu hamil yang mengidap anemia dan kekurangan zat besi selama trimester pertama kehamilan memiliki risiko lebih tinggi untuk kelahiran prematur dan berat badan lahir rendah lho, Ma.

Kandungan protein dan asam amino esensial dalam telur puyuh juga membantu perkembangan otak bayi di dalam rahim.

2. Bolehkah makan telur puyuh saat hamil?

2. Bolehkah makan telur puyuh saat hamil
Freepik

Dikutip dari Livestrong, telur puyuh sebenarnya termasuk aman untuk dikonsumsi ibu hamil. Hanya saja, kondisi telur puyuh harus benar-benar segar dan dimasak dengan matang sepenuhnya.

Hindari konsumsi telur puyuh yang berbau tidak sedap, memiliki warna cokelat di bagian kuning telurnya, serta sudah melewati tanggal kedaluwarsa.

Telur puyuh yang kondisinya sudah tidak segar dan diolah dengan cara yang setengah matang berisiko menimbulkan keracunan makanan, yang tentunya sangat berbahaya bagi ibu hamil.

3. Tips mengolah telur puyuh untuk dimakan saat hamil

3. Tips mengolah telur puyuh dimakan saat hamil
Freepik

Seperti disebutkan sebelumnya, telur puyuh aman dikonsumsi ibu hamil jika dalam kondisi segar dan dimasak dengan matang sepenuhnya. Jika dikonsumsi berlebihan, telur puyuh justru berpotensi memicu kenaikan kolesterol darah, Ma.

Jika Mama memiliki kolesterol tinggi tapi ingin makan telur puyuh, sebaiknya makan hanya bagian putih telurnya saja, ya. Sebab, kolesterol tinggi terdapat pada bagian kuning telurnya.

Untuk teknik mengolah, lebih baik telur puyuh direbus sampai benar-benar matang. Supaya manfaatnya lebih maksimal, hindari penggunaan minyak saat mengolah telur puyuh, misalnya dengan cara menggoreng. Teknik pengolahan ini justru bisa meningkatkan kandungan kolesterol dari konsumsi telur puyuh.

Yang tak kalah penting, perhatikan apakah Mama memiliki riwayat alergi telur sebelumnya. Kadang-kadang seseorang dengan alergi telur puyuh tidak memiliki riwayat alergi telur ayam, sehingga sulit ditemukan. Reaksi alergi yang mungkin muncul misalnya ruam atau gatal-gatal.

Demikian informasi tentang serba-serbi makan telur puyuh bagi ibu hamil. Jangan ragu untuk berdiskusi dulu dengan dokter sebelum mengonsumsinya, ya.

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.