Manfaat Telur Puyuh untuk Ibu Hamil dan Aturan Amannya

Sebaiknya hindari makan telur puyuh berlebihan ya, Ma

1 Februari 2024

Manfaat Telur Puyuh Ibu Hamil Aturan Amannya
Unsplash/Annie Spratt

Saat hamil, berbagai makanan sehari-hari penting dipilih dengan cermat supaya kebutuhan nutrisi Mama dan janin bisa terpenuhi. Sebaliknya, beberapa makanan juga sebaiknya tidak dikonsumsi berlebihan.

Salah satu makanan yang sebaiknya tidak dikonsumsi berlebihan yakni telur puyuh. Punya bentuk yang kecil dan memiliki rasa gurih khas, telur puyuh sebaiknya tidak dimakan terlalu banyak.

Ini karena telur puyuh mengandung kalium yang cukup tinggi. Jika dikonsumsi berlebihan, kalium dapat meningkatkan risiko hipotensi atau tekanan darah rendah. Gejalanya bisa berupa pusing dan rasa mual.

Seperti dirangkum Popmama.com dari berbagai sumber, berikut informasi lengkap tentang manfaat telur puyuh untuk ibu hamil dan aturan makan telur puyuh bagi ibu hamil:

Manfaat Mengonsumsi Telur Puyuh untuk Ibu Hamil

1. Mendukung Perkembangan Janin

Protein penting untuk pertumbuhan dan perkembangan janin, membantu membangun jaringan tubuh dan organ. Telur puyuh kaya akan protein, dengan 1 butir telur puyuh mengandung sekitar 1,5 gram protein.

Selain itu, kandungan kolin penting untuk perkembangan otak dan mata janin. Telur puyuh merupakan sumber kolin yang baik, dengan sekitar 140 mcg per telur.

2. Dapat Mencegah Anemia

Anemia sering terjadi karena peningkatan volume darah selama kehamilan. Satu telur puyuh mengandung sekitar 1 mg zat besi.

3. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Vitamin A pada telur puyuh membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh ibu hamil dan janin, sehingga dapat melawan infeksi dan penyakit.

4. Menjaga Kesehatan Tulang dan Gigi

Tahukah Mama, satu telur puyuh mengandung sekitar 30 mg kalsium. Kalsium penting untuk kesehatan tulang dan gigi janin.

Selain itu kandungan fosfor membantu tubuh menyerap kalsium dengan lebih baik, sehingga penting untuk kesehatan tulang dan gigi.

Kandungan Gizi Telur Puyuh

  • Protein
  • Kolin
  • Vitamin A
  • Vitamin B12
  • Zat besi
  • Fosfor
  • Kalsium

Efek Samping Mengonsumsi Telur Puyuh 

  1. Telur puyuh mengandung kolesterol yang cukup tinggi, sekitar 150 mg per telur. Konsumsi berlebihan kolesterol dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan stroke.
  2. Telur puyuh, terutama yang mentah atau tidak dimasak dengan benar, berisiko terkontaminasi bakteri Salmonella. Infeksi Salmonella dapat menyebabkan salmonellosis, penyakit yang ditandai dengan diare, demam, dan kram perut.
  3. Konsumsi telur puyuh bersama obat pengencer darah dapat meningkatkan risiko pendarahan.

Bolehkah Ibu Hamil Makan Telur Puyuh?

Dikutip dari Livestrong, telur puyuh sebenarnya termasuk aman untuk dikonsumsi ibu hamil. Hanya saja, kondisi telur puyuh harus benar-benar segar dan dimasak dengan matang sepenuhnya. 

Berikut beberapa alasan mengapa telur puyuh aman dikonsumsi oleh ibu hamil:

  1. Telur puyuh kaya akan protein, kolin, vitamin A, vitamin B12, zat besi, fosfor, dan kalsium. Nutrisi ini penting untuk pertumbuhan dan perkembangan janin, serta menjaga kesehatan ibu hamil.
  2. Zat besi dalam telur puyuh membantu mencegah anemia pada ibu hamil, yang sering terjadi karena peningkatan volume darah selama kehamilan.
  3. Kolin dan vitamin A dalam telur puyuh penting untuk perkembangan otak dan mata janin.
  4. Vitamin A dan vitamin B12 dalam telur puyuh membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh ibu hamil dan janin.
  5. Kalsium dan fosfor dalam telur puyuh penting untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi ibu hamil dan janin.
  6. Protein dan berbagai nutrisi dalam telur puyuh membantu mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin secara optimal.

Hindari konsumsi telur puyuh yang berbau tidak sedap, memiliki warna cokelat di bagian kuning telurnya, serta sudah melewati tanggal kedaluwarsa ya, Ma!

Tips Mengolah Telur Puyuh untuk Dimakan saat Hamil

  1. Meskipun kaya nutrisi, telur puyuh mengandung kolesterol. Batasi konsumsinya 2-3 butir per hari untuk menghindari kolesterol tinggi.
  2. Pastikan telur puyuh tidak retak, berbau, atau memiliki cangkang yang kusam. Pilih telur puyuh yang bersih dan segar untuk meminimalisir risiko bakteri.
  3. Masak telur puyuh hingga matang sempurna untuk membunuh bakteri Salmonella dan Listeria yang berpotensi berbahaya bagi ibu hamil dan janin. Hindari konsumsi telur puyuh mentah atau setengah matang.
  4. Bagi Mama dengan kolesterol tinggi, konsumsi hanya bagian putih telur puyuh karena kuning telur mengandung kolesterol lebih tinggi.
  5. Selain direbus, cobalah mengukus, menumis, atau mengolah telur puyuh menjadi masakan lain yang lezat dan bergizi. Hindari menggoreng karena meningkatkan kolesterol.
  6. Jika memiliki riwayat alergi telur, konsultasikan dengan dokter sebelum konsumsi telur puyuh. Gejala alergi bisa berupa ruam, gatal, mual, muntah, atau diare.

Demikian informasi tentang manfaat telur puyuh untuk ibu hamil dan aturan makan telur puyuh bagi ibu hamil. Jangan ragu untuk berdiskusi dulu dengan dokter sebelum mengonsumsinya, ya.

Baca Juga:

The Latest