Mengenal 4 Jenis Plasenta Previa dan Faktor Penyebab Selama Kehamilan

Jalan kelahiran si Kecil yang terhalangi pasti menyulitkan proses persalinan

7 September 2018

Mengenal 4 Jenis Plasenta Previa Faktor Penyebab Selama Kehamilan
www.whatsupfagans.com

Plasenta previa adalah kondisi plasenta yang normalnya berada di sisi atas rahim justru menutupi seluruh atau sebagian mulut rahim. Padahal mulut rahim sendiri bertugas sebagai jalan lahir si Kecil saat proses persalinan.

Bentuk komplikasi yang terjadi saat kehamilan ini akan membuat ibu hamil lebih sering mengalami pendarahan.

Ibu hamil yang mengalami plasenta previa sebenarnya masih tetap bisa melakukan aktivitas sehari-hari asalkan tidak mengeluarkan tenaga secara berlebihan. Setidaknya ibu hamil harus bisa menjaga kondisi tubuh agar tidak mengalami kontraksi. Karena jika terjadi kontraksi berarti ada plasenta yang ikut keluar saat mengalami pendarahan.

Perlu diketahui kalau plasenta previa ada jenis-jenisnya, berikut informasi dari Popmama.com mengenai plasenta previa pada ibu hamil.  

1. Plasenta previa totalis

1. Plasenta previa totalis
Unsplash/jkakaroto

Jalan lahir bayi akan seluruhnya ditutupi oleh plasenta. Tertutupnya jalan lahir secara total menyebabkan bayi tidak mungkin lahir lewat vagina karena selama proses kemungkinan akan mengalami pendarahan yang sangat hebat.

2. Plasenta previa partialis

2. Plasenta previa partialis
Freepik/Yanalya

Plasenta previa partialis hampir menutupi sebagian atau separuh jalan lahir, sehingga ada kemungkinan membuat bayi sulit untuk dilahirkan. Mengatasi kondisi ini berarti bayi tidak bisa dilahirkan secara normal karena risiko pendarahannya masih besar.

Editors' Picks

3. Plasenta previa marginalis

3. Plasenta previa marginalis
Unplash/freestocks.org

Plasenta previa marginalis memang tidak menutupi jalan lahir saat sedang terjadi proses persalinan. Ini dikarenakan yang tertutup hanya bagian tepi bagian dalam jalan lahir saja.

Si Kecil saat dilahirkan pun masih bisa terjadi secara normal. Hanya saja tetap ada kemungkinan besar terjadinya risiko pendarahan.

4. Low-lying plasenta

4. Low-lying plasenta
Unsplash/John Looy

Selain pendarahan, plasenta previa ditandai dengan perut yang nyeri.

Plasenta jenis ini biasanya terletak rendah karena hanya berjarak beberapa centimenter atau milimeter dari jalan lahir.

Meskipun keadaannya terlihat kurang bersahabat, bayi tetap bisa dilahirkan melalui vagina dengan aman. Hanya saja, dokter harus tetap berjaga-jaga untuk melakukan transfusi jika memang terjadi pendarahan.

Faktor Pemicu Kondisi Ibu Hamil Mengalami Plasenta Previa

Faktor Pemicu Kondisi Ibu Hamil Mengalami Plasenta Previa
Unplash/Omar Lopez

Jika jalan kelahiran si Kecil terhalangi pasti bayi akan terhambat dalam proses kelahirannya apalagi kalau benar-benar tertutup secara total.

Faktor pemicu ibu hamil yang bisa berisiko mengalami plasenta previa terjadi karena berbagai hal, seperti:

  • Pernah mengalami plasenta previa, itu berarti ada kemungkinan 12 kali lebih besar mengalami kembali di kehamilan berikutnya
  • Pernah melakukan operasi pada rahim, seperti pengangkatan miom atau kuretasi
  • Berusia lebih dari 35 tahun, terutama jika sudah pernah 3 kali melahirkan
  • Memiliki kelainan bawaan terhadap bentuk rahim atau terdapat tumor pada rahim
  • Di kehamilan sebelumnya pernah menjalani operasi caesar. Semakin sering menjalani caesar, maka risiko mengalami plasenta previa juga akan semakin besar
  • Menjalani masa kehamilan dengan pola hidup yang tidak sehat, misalnya kebiasaan merokok atau mengonsumsi alkohol
  • Adanya trauma selama masa kehamilan

Jika mengalami gejala plasenta previa di atas segera konsultasikan ke dokter. Biasaya pemeriksaan dengan USG bisa membuat keadaan kesehatan ibu hamil jadai semakin jelas. 

Topic:

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!