Rentan Komplikasi, Cegah Hipertensi saat Hamil dengan Pola Makan Ini!

Hipertensi saat hamil bisa sebabkan banyak komplikasi pada kehamilan

27 November 2020

Rentan Komplikasi, Cegah Hipertensi saat Hamil Pola Makan Ini
Pixabay/stevepb

Salah satu masalah kesehatan yang banyak terjadi pada ibu hamil yaitu hipertensi. Padahal hipertensi bisa menyebabkan preeklampsia. Di negara berkembang seperti Indonesia, persentase preeklampsia bisa mencapai sekitar 7-10 persen.

Preeklampsia sendiri dapat menyebabkan berbagai komplikasi pada kehamilan, seperti:

  • Bayi lahir prematur
  • Kematian janin dalam kandungan
  • Berat badan lahir rendah
  • Gangguan pertumbuhan janin di dalam kandungan

Melihat berbagai risiko tersebut, maka Mama sebaiknya mencegah hipertensi saat hamil.

Agar tidak membahayakan kehamilan, berikut Popmama.com rangkum beberapa cara mencegah hipertensi saat hamil:

1. Menerapkan pola makan sehat

1. Menerapkan pola makan sehat
Freepik

Pola makan menjadi salah satu kunci penting untuk mencegah hipertensi saat hamil. 

Menurut Dr. Toto Sudargo, SKM, M.Kes, Kepala Program Studi Gizi Kesehatan, Fakultas Kedokteran, UGM, dalam webinar "Peran Gizi sebagai Langkah Pengendalian Hipertensi dan Menjaga Kekebalan Tubuh dalam Kehamilan", yang diadakan oleh PT. Ajinomoto Indonesia, mengontrol asupan kalori dan nutrisi lainnya sangat penting untuk mencegah risiko hipertensi pada kehamilan. 

"Ada beberapa cara untuk mencegah hipertensi dalam kehamilan, serta meningkatkan imunitas ibu dan janin yang dikandungnya. Salah satu caranya adalah dengan menerapkan pola makan yang memperbanyak sayuran dan ikan, serta strategi diet rendah garam," ujarnya.

Editors' Picks

2. Pentingnya diet rendah garam saat hamil

2. Penting diet rendah garam saat hamil
Pixabay/StockSnap

Selain mengonsumsi makanan bergizi seperti ikan dan sayur, Mama juga sebaiknya melakukan diet rendah garam saat hamil untuk mencegah hipertensi.

“Diet rendah garam tentunya juga dapat menurunkan risiko hipertensi pada kehamilan. Jika kita ingin makanan yang kita konsumsi memiliki cita rasa yang tinggi, namun juga ingin diet rendah garam, menggunakan bumbu umami seperti MSG bisa jadilah solusinya," tambah dr. Toto.

3. Tepatkah mengganti garam dengan MSG?

3. Tepatkah mengganti garam MSG
Freepik/Tontoey2531

Mama mungkin bertanya-tanya, apa benar penggunaan MSG dalam makanan dapat mengganti garam untuk mencegah hipertensi. Apalagi selama ini banyak yang mengatakan bahwa konsumsi MSG dapat membahayakan kehamilan.

"Banyak penelitian di luar negeri menunjukkan bahwa penggunaan MSG bisa menjadi strategi diet rendah garam. Sebab, kandungan natrium dalam MSG hanya satu per tiga dari kandungan natrium pada garam meja biasa,” ungkap dr. Toto.

4. Amankah konsumsi MSG pada ibu hamil?

4. Amankah konsumsi MSG ibu hamil
Unsplash/Artem Labunsky

MSG adalah zat aditif makanan yang digunakan untuk meningkatkan rasa makanan. MSG secara alami terdapat dalam banyak makanan, di antaranya ekstrak kedelai, tomat, dan keju.

Food and Drug Administration (FDA) tidak menemukan adanya sensitivitas MSG pada manusia dan menyatakan bahwa MSG aman untuk dikonsumsi. Namun pastikan MSG tidak dikonsumsi secara berlebihan. Kecuali bagi Mama yang sebelumnya sudah memiliki alergi terhadap MSG, sebaiknya menghindari MSG saat hamil.

Penggunaan MSG yang menambah cita rasa makanan juga bisa saja membuat Mama makan berlebihan. Padahal makan berlebihan bisa menimbulkan masalah lainnya, seperti kegemukan atau obesitas yang bisa membahayakan Mama dan janin. Jadi pastikan Mama hanya mengonsumsi makanan sesuai porsi yang dibutuhkan, ya.

Nah, itulah informasi mengenai pola makan sehat sebagai cara mencegah hipertensi saat hamil. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Ma. 

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.