Bolehkah Menghilangkan Bulu dengan Laser saat Hamil?

Simak selengkapnya di sini mengenai boleh atau tidaknya menghilangkan bulu dengan laser saat hamil

12 November 2021

Bolehkah Menghilangkan Bulu Laser saat Hamil
Pexels/Önder Örtel

Saat perut bertambah besar, Mama mungkin akan mengalami kesulitan untuk menunduk atau membungkuk. Beberapa aktivitas mudah, seperti mengikat sepatu, akan menjadi lebih menantang bagi ibu hamil.  

Mencukur bulu di kaki termasuk salah satu kegiatan yang sulit dilakukan ketika perut makin membuncit. Karena itu, banyak orang mempertimbangkan perawatan dengan laser.

Namun dengan semua pantangan saat hamil, Mama mungkin bertanya-tanya apakah metode menghilangkan bulu tubuh dengan laser aman untuk ibu hamil?

Jika Mama berencana untuk menghilangkan bulu dengan metode laser, yuk simak dulu penjelasannya di Popmama.com berikut ini.

Apa Itu Metode Menghilangkan Bulu dengan Laser?

Apa Itu Metode Menghilangkan Bulu Laser
Pexels/Nico Becker

Ini adalah perawatan non-invasif di wajah, ketiak, kaki, area kemaluan, dan tubuh. Perawatan ini cukup populer.

Ketika menyerap energi laser, laser menghasilkan panas yang secara permanen mengurangi folikel. Ini menghambat pertumbuhan rambut, mengurangi atau menghilangkannya di area yang dirawat.

Metode ini juga memperlambat pertumbuhan rambut, tetapi bukan merupakan solusi permanen. Beberapa orang memerlukan perawatan perawatan secara berkala untuk menghilangkan bulu dalam jangka waktu lama.

Editors' Picks

Apakah Ibu Hamil Boleh Melakukan Metode Ini?

Apakah Ibu Hamil Boleh Melakukan Metode Ini
Pexels/freestocks.org

Jika Mama sedang hamil atau berencana untuk hamil, pertanyaan soal aman atau tidak mungkin sering muncul di benak. Belum ada cukup penelitian soal faktor keamanan metode menghilangkan bulu di tubuh dengan laser. Namun jika Mama mau melakukannya, pastikan keamanannya dulu ya, Ma.

Namun setiap kehamilan berbeda. Jika Mama berencana untuk melakukannya, diskusikan dulu dengan dokter. Jika dokter memberi lampu hijau, pastikan Mama melakukannya di tempat yang aman.

Apa Risikonya bagi Ibu Hamil?

Apa Risiko bagi Ibu Hamil
Pexels/freestocks

Meskipun tidak ada penelitian soal faktor keamanannya untuk ibu hamil, ada potensi risiko tertentu bagi ibu hamil.

Salah satunya adalah risiko komplikasi, khususnya luka bakar pada kulit dan mengingat perubahan status hormonal pada kehamilan, risiko ini secara teoritis dapat meningkat. Ada juga potensi perawatan laser menjadi kurang efektif selama kehamilan.

Alasan lain untuk menghindari perawatan dengan laser saat hamil juga melibatkan hormon kehamilan yang disebutkan di atas.

Jika terjadi luka bakar, Mama akan sembuh lebih lambat saat hamil dan lebih mungkin mengalami hiperpigmentas. Yang terakhir masuk akal mengingat bagaimana kondisi seperti melasma (alias topeng kehamilan) cenderung muncul pada orang hamil, serta mereka yang mendapatkan terapi penggantian hormon atau minum pil KB.

Apa pun yang mengiritasi kulit, seperti laser atau bahkan produk perawatan kulit yang keras, juga dapat meninggalkan bekas gelap.

Alternatif Aman Menghilangkan Bulu atau Rambut saat Hamil

Alternatif Aman Menghilangkan Bulu atau Rambut saat Hamil
Pexels/cottonbro

Alternatif untuk menghilangkan bulu di tubuh saat hamil cukup sederhana yaitu kembali ke teknik dasar yang biasa dilakukan. Mama dapat mencukur, waxing, atau mencabut rambut sebagai pilihan untuk menyingkirkan rambut yang tidak diinginkan.

Meski tidak nyaman karena perut membuncit, beberapa cara tersebut aman. Mama juga dapat menunggu selama beberapa bulan sampai si Kecil lahir dan melakukan perawatan dengan metode laser ini.

Meski belum ada penelitian yang menyebutkan pengaruhnya bagi janin, jika Mama tidak yakin, Mama dapat menundanya. Semua ini demi kebaikan Mama dan janin.

Apakah Mama pernah mencoba metode menghilangkan bulu dengan laser? Yuk, ceritakan pengalaman Mama!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.