5 Mitos Mengenai Cukur Bulu Tubuh yang Perlu Kamu Ketahui Faktanya

Rajin mencukur tidak akan membuat bulu makin lebat, Ma

29 Agustus 2021

5 Mitos Mengenai Cukur Bulu Tubuh Perlu Kamu Ketahui Faktanya
Freepik

Pandemi membuat banyak orang mengurungkan niat pergi ke salon untuk melakukan waxing. Sebelum mencukur, ketahui mitos tentang memotong bulu rambut. 

Beberapa area tubuh kita ditutupi bulu untuk menjaga agar tidak mudah iritasi. Namun beberapa orang lebih senang untuk mencukurnya sampai kulitnya terlihat mulus. 

Saat tidak bisa ke salon untuk waxing, mau tak mau kamu harus mencukurnya sendiri. Sayangnya, ada mitos yang sangat dipercaya sehingga membuat orang enggan mencukur bulu tubuh sendiri. 

Dirangkum Popmama.com, inilah daftar mitos mengenai mencukur bulu yang perlu kamu tahu. 

1. Bercukur membuat bulu lebih tebal

1. Bercukur membuat bulu lebih tebal
Freepik/Valuavitaly

Salah satu mitos yang banyak dipercaya orang adalah bahwa jika bercukur sendiri, maka bulu yang tumbuh bisa lebih banyak dan tebal. 

Nyatanya, hal ini hanya mitos belaka. 

Menurut Mayo Clinic, mencukur bulu tidak akan membuatnya tumbuh lebih tebal. Jika kamu merasa bulu lebih tebal setelah tumbuh, itu dikarenakan sisa cukuran rambutnya meninggalkan ujung yang tumpul. Sehingga, efeknya terasa seperti rambut yang lebih tebal. 

Editors' Picks

2. Sering mencukur akan membuatnya lebih cepat tumbuh

2. Sering mencukur akan membuat lebih cepat tumbuh
Freepik/Maksymiv_yura

Sering mendengar, bahwa terlalu sering mencukur bulu akan membuatnya lebih cepat tumbuh. Tenang, Ma, itu hanyalah mitos yang tidak benar. 

Dilansir dari Healthline, mitos ini ditangkal oleh penelitian yang dilakukan pada tahun 1928. Sampai saat ini, penelitian tersebut pun masih relevan. 

Mencukur bulu, sesering apapun, tidak akan membuatnya lebih cepat tumbuh. Siklus pertumbuhan bulu di tubuh biasanya berlangsung selama 1 bulan untuk bisa kembali ke ukuran semula. 

3. Mencukur membuat bulu terlihat lebih gelap

3. Mencukur membuat bulu terlihat lebih gelap
Freepik/Dragonimages

Salah satu hal yang ditakutkan lainnya saat akan mencukur bulu sendiri adalah perubahan dari warna bulu. Mitos lain mengatakan bahwa sering mencukur akan membuat bulu makin gelap. 

Nyatanya, tidak ada perubahan yang akan terjadi pada warna bulu. Warna bulu yang baru tumbuh mungkin terlihat lebih gelap karena ujung bulu yang tumpul, bukannya lancip. 

Namun semakin panjang bulu tumbuh, warnanya pun akan terlihat sama seperti sebelumnya. 

4. Sering bercukur bisa membuat bulu tumbuh ke dalam 

4. Sering bercukur bisa membuat bulu tumbuh ke dalam 
Freepik/molotoka

Entah bagaimana awalnya mitos ini bisa dipercaya banyak orang. Tidak benar bahwa jika bercukur bisa membuat bulu kamu tertahan di bawah kulit dan membuatnya menjadi ingrown hair atau bulu yang tumbuh di dalam kulit. 

Kenapa ada bulu yang tidak bisa tumbuh keluar kulit adalah karena penumpukan sel kulit mati. Oleh karena itu, penting sekali untuk menjaga kebersihan dan kesehatan kulit agar tidak ada bulu yang tertahan di bawah kulit. 

5. Sebaiknya mencukur dalam keadaan kering

5. Sebaik mencukur dalam keadaan kering
Freepik

Banyak yang tak mau repot dan langsung mencukur bulu dalam keadaan kering. Padahal, hal ini bisa meningkatkan iritasi dan melukai kulit lapisan atas. 

Dilansir dari Healthline, disarankan untuk membasahi area kulit yang bulunya akan dicukur, atau memberikan gel atau shaving cream untuk melindungi kulit dari goresan dan iritasi. 

Kemudian, cukurlah mengikuti arah pertumbuhan rambut, jangan melawan arah. Gunakan juga pisau cukur yang masih tajam karena pisau tumpul bisa memicu iritasi dan luka. 

Setelah selesai, bersihkan dan bilas dengan air dingin untuk menghindari iritasi dan inflamasi. Untuk hasil yang maksimal, gunakan pelembab atau lotion after shave pada area kulit. 

Itu dia beberapa mitos yang kini tak perlu lagi kamu percayai karena sudah ada fakta yang tak diragukan lagi kebenarannya. Namun, tetap hati-hati saat menggunakan pisau cukur, ya!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.