Ketika hamil, kita pasti selalu memastikan semua yang dilakukan membawa pengaruh baik bagi kesehatan bayi, tidak terkecuali saat melakukan pekerjaan rumah tangga. Kita tahu bahwa kebanyakan produk pembersih rumah tangga mengandung zat kimia beracun yang kurang aman.
Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Departemen Kesehatan Negara Bagian New York menemukan bahwa perempuan yang bekerja sebagai petugas kebersihan, rata-rata lebih cenderung memiliki anak dengan cacat lahir.
Studi ini juga menemukan bahwa para ilmuwan dan operator peralatan elektronik memiliki risiko yang lebih tinggi. Paparan racun dan bahan kimia adalah faktor umum di antara pekerjaan ini.
Namun di sisi lain, Mama harus menyelesaikan semua pekerjaan rumah tangga yang terbengkalai. Kita juga tidak mungkin sepenuhnya menghilangkan paparan racun yang ada di lingkungan kita. Bagaimana solusinya?
Perhatikan langkah-langkah berikut untuk mengurangi eksposur, serta menghindari paparan kimia demi melindungi diri dan Si Kecil di dalam kandungan.
Bahan Produk Pembersih yang Tidak Aman Digunakan
