Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Awas Virus Nipah! Jenis Makanan Ini Harus Diwaspadai Ibu Hamil COVER
Popmama.com/Kevin Daniel Karalo/AI

Intinya sih...

  • Hindari konsumsi buah yang jatuh atau memiliki bekas gigitan kelelawar karena berisiko tinggi terkontaminasi air liur bervirus.

  • Air nira atau legen mentah berpotensi tercemar urine kelelawar, sehingga wajib direbus hingga mendidih sebelum diminum.

  • Pastikan daging dimasak hingga matang sempurna dan hindari kontak dengan hewan ternak yang sakit untuk mencegah penularan.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Kabar mengenai penyebaran virus Nipah tentu membuat banyak ibu hamil merasa khawatir. Penyakit yang ditularkan dari hewan ke manusia (zoonosis) ini memiliki tingkat fatalitas yang cukup tinggi.

Bagi ibu hamil, risiko infeksi virus tidak hanya membahayakan nyawa sendiri, tetapi juga janin yang sedang dikandung.

Virus Nipah umumnya menular melalui kontak dengan cairan tubuh hewan terinfeksi, seperti kelelawar buah atau babi. Namun, jalur penularan yang sering tidak disadari adalah melalui makanan yang terkontaminasi.

Nah, berikut Popmama.com telah merangkum deretan jenis makanan yang harus diwaspadai ibu hamil demi mencegah penularan virus ini.

Yuk Ma, lebih selektif dalam memilih makanan!

Deretan Jenis Makanan Ini Harus Diwaspadai Ibu Hamil

1. Buah-buahan yang tidak dicuci

Popmama.com/Kevin Daniel Karalo/AI

Buah dan sayur adalah sumber vitamin penting bagi ibu hamil, namun kebersihannya adalah harga mati. Virus Nipah bisa menempel pada kulit buah melalui air liur atau urine kelelawar yang hinggap di pohon, meskipun buah tersebut terlihat utuh.

Oleh karena itu, pastikan Mama selalu mencuci bersih semua sayur dan buah di bawah air mengalir sebelum dikonsumsi. Mengupas kulit buah juga merupakan langkah pencegahan ekstra yang sangat disarankan untuk membuang lapisan terluar yang mungkin terpapar virus.

2. Buah atau makanan terkontaminasi

Popmama.com/Kevin Daniel Karalo/AI

Hindari memungut buah yang jatuh di bawah pohon atau buah yang memiliki tanda bekas gigitan hewan, sekecil apa pun itu. Buah sisa gigitan kelelawar (sering disebut buah codot) atau buah yang jatuh karena dimakan hewan berpotensi tinggi mengandung air liur yang membawa virus Nipah.

Hal ini juga berlaku khusus untuk buah kurma segar atau buah pohon lainnya yang sering dihinggapi kelelawar. Meskipun terlihat sayang untuk dibuang, risiko kesehatan yang ditimbulkannya jauh lebih besar.

Ingat Ma, air liur kelelawar bisa meresap ke dalam daging buah, jadi memotong bagian yang digigit saja tidak menjamin buah tersebut aman.

3. Nira atau legen mentah

Popmama.com/Kevin Daniel Karalo/AI

Minuman segar seperti air nira atau legen yang disadap langsung dari pohon aren atau kurma ternyata menyimpan risiko besar.

Kelelawar buah sangat menyukai cairan manis ini dan sering kali menjilati atau bahkan buang air kecil di dalam wadah penampungan nira yang terpasang di pohon pada malam hari.

Oleh karena itu, Mama wajib menghindari meminum nira atau legen segar yang mentah. Jika Mama ingin meminumnya, pastikan air nira tersebut sudah direbus hingga benar-benar mendidih untuk mematikan virus dan bakteri yang mungkin mencemarinya.

4. Daging mentah atau kurang matang

Popmama.com/Kevin Daniel Karalo/AI

Ibu hamil dilarang keras mengonsumsi daging mentah atau setengah matang (rare/medium rare), terutama daging babi. Babi merupakan inang perantara yang bisa menularkan virus Nipah ke manusia. Virus ini dapat bertahan hidup pada jaringan daging yang tidak dipanaskan dengan sempurna.

Pastikan semua olahan daging yang dikonsumsi dimasak hingga matang sempurna (well done) sampai ke bagian dalamnya. Proses pemanasan suhu tinggi sangat efektif membunuh virus Nipah, sehingga Mama bisa menikmati hidangan daging dengan aman serta tenang.

5. Produk hewan risiko tinggi

Popmama.com/Kevin Daniel Karalo/AI

Selain dagingnya, Mama juga perlu mewaspadai kontak dengan hewan ternak itu sendiri. Hindari kontak langsung dengan babi atau hewan ternak lain yang terlihat sakit, serta hindari mengunjungi area peternakan babi yang berisiko menjadi tempat penyebaran virus.

Jika Mama tinggal di dekat area peternakan, pastikan untuk selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Produk olahan hewan yang tidak higienis atau berasal dari hewan sakit harus dihindari sama sekali demi keselamatan mama dan si Kecil.

Itulah beberapa jenis makanan dan hal yang harus diwaspadai ibu hamil terkait virus Nipah. Pencegahan selalu lebih baik daripada pengobatan. Tetap waspada dan jaga kebersihan makanan.

FAQ Virus Nipah Ibu Hamil

Apakah virus Nipah bisa menular ke janin?

Ada risiko penularan vertikal (dari mama ke janin) yang bisa menyebabkan keguguran atau kematian janin jika ibu hamil terinfeksi parah. Oleh karena itu, pencegahan adalah kunci utamanya.

Apakah ibu hamil boleh makan buah saat wabah Nipah?

Sangat boleh dan tetap disarankan untuk nutrisi. Kuncinya adalah pilih buah yang utuh (tanpa cacat/gigitan), cuci bersih, dan kupas kulitnya sendiri di rumah.

Gejala apa yang harus diwaspadai?

Waspadai gejala seperti demam tinggi mendadak, sakit kepala parah, nyeri otot, dan kebingungan atau disorientasi. Jika mengalami ini setelah kontak dengan hewan atau makan buah mencurigakan, segera ke dokter.

Editorial Team