Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
For
You

7 Cara Mencegah Virus Nipah saat Hamil, Jauhi Hewan yang Berisiko

7 Cara Mencegah Virus Nipah saat Hamil COVER
Popmama.com/Kevin Daniel Karalo/AI
Intinya sih...
  • Hindari konsumsi air nira mentah dan buah yang memiliki bekas gigitan hewan karena berisiko tinggi terkontaminasi air liur kelelawar.
  • Pastikan daging dimasak hingga matang sempurna dan buah dikupas kulitnya untuk mematikan virus Nipah.
  • Jaga jarak dari hewan berisiko seperti kelelawar buah dan babi, serta rutin mencuci tangan dengan sabun.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Virus Nipah belakangan ini menjadi sorotan dunia kesehatan karena tingkat kematiannya yang cukup tinggi. Penyakit zoonosis ini menular dari hewan ke manusia, terutama melalui kelelawar buah dan babi. Bagi mama saat hamil, risiko infeksi tentu menjadi kekhawatiran ganda karena tidak hanya membahayakan diri sendiri, tetapi juga janin dalam kandungan.

Meskipun belum ada vaksin khusus untuk virus ini, pencegahan adalah langkah terbaik yang bisa mama lakukan. Dengan menjaga kebersihan dan lebih selektif dalam memilih makanan, risiko tertular bisa diminimalkan secara signifikan. 

Nah, berikut Popmama.com telah merangkum beberapa cara mencegah virus nipah saat hamil.

Yuk Ma, simak cara pencegahannya!

Deretan Cara Mencegah Virus Nipah saat Hamil

1. Hindari kontak dengan hewan berisiko

7 Cara Mencegah Virus Nipah saat Hamil 1
Popmama.com/Kevin Daniel Karalo/AI

Inang alami virus Nipah adalah kelelawar buah (kalong), namun virus ini juga bisa menular melalui babi ternak.

Sebisa mungkin, Mama harus menghindari area yang banyak dihuni kelelawar buah atau peternakan babi. Jangan menyentuh hewan sakit atau mati yang mencurigakan tanpa perlindungan diri.

Kelelawar sering meninggalkan jejak berupa air liur atau kotoran di pepohonan buah. Jika Mama tinggal di lingkungan yang asri dengan banyak pohon buah, pastikan untuk tidak duduk atau beristirahat tepat di bawah pohon yang menjadi sarang kelelawar untuk menghindari paparan kotorannya.

2. Jangan minum air nira mentah

7 Cara Mencegah Virus Nipah saat Hamil 2
Popmama.com/Kevin Daniel Karalo/AI

Salah satu jalur penularan paling umum dari virus Nipah bisa melalui konsumsi air nira (air sadapan pohon aren atau kurma) yang mentah. Kelelawar buah sangat menyukai air nira yang manis dan sering menjilati atau buang air kecil di wadah penampungan nira yang terpasang di pohon pada malam hari.

Jika Mama ngidam minum air nira atau legen, pastikan minuman tersebut sudah direbus hingga mendidih terlebih dahulu.

Pemanasan suhu tinggi efektif mematikan virus Nipah, sehingga aman untuk dikonsumsi mama saat hamil. Hindari meminumnya langsung dari pohon tanpa proses pemasakan.

3. Cuci dan kupas buah dengan teliti

7 Cara Mencegah Virus Nipah saat Hamil 3
Popmama.com/Kevin Daniel Karalo/AI

Buah-buahan segar memang sehat, tapi Mama perlu ekstra waspada. Kelelawar buah sering memakan buah-buahan di pohon dan meninggalkan air liur yang mengandung virus.

Jangan pernah memakan buah yang jatuh dari pohon atau buah yang memiliki tanda bekas gigitan hewan, sekecil apa pun itu.

Sebelum dimakan, pastikan mencuci buah di bawah air mengalir hingga benar-benar bersih. Langkah paling aman bisa dengan mengupas kulit buahnya secara tebal untuk membuang bagian luar yang mungkin terkontaminasi oleh air liur atau urine kelelawar.

4. Masak daging hingga matang sempurna

7 Cara Mencegah Virus Nipah saat Hamil 4
Popmama.com/Kevin Daniel Karalo/AI

Selain buah, konsumsi daging juga perlu diperhatikan. Virus Nipah bisa bertahan hidup pada daging mentah atau setengah matang dari hewan yang terinfeksi.

Oleh karena itu, Mama dilarang mengonsumsi steak tingkat kematangan rare atau daging babi yang belum matang benar.

Pastikan semua olahan daging yang Mama makan dimasak dengan suhu tinggi hingga matang sempurna ke seluruh bagian. Proses memasak yang benar akan membunuh virus dan bakteri berbahaya lainnya, menjaga diri tetap aman dari risiko infeksi.

5. Rutin mencuci tangan dengan sabun

7 Cara Mencegah Virus Nipah saat Hamil 5
Popmama.com/Kevin Daniel Karalo/AI

Kebiasaan sederhana ini menjadi tameng utama melawan berbagai virus, termasuk Nipah. Biasakan untuk selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, terutama setelah beraktivitas di luar rumah, setelah dari pasar, atau sebelum makan.

Mama saat hamil memiliki sistem kekebalan tubuh yang unik, sehingga menjaga kebersihan tangan sangatlah krusial.

Jika tidak ada air dan sabun, Mama bisa menggunakan hand sanitizer berbasis alkohol sebagai alternatif sementara saat bepergian.

6. Hindari kontak dengan orang yang sakit

7 Cara Mencegah Virus Nipah saat Hamil 6
Popmama.com/Kevin Daniel Karalo/AI

Virus Nipah juga bisa menular antarmanusia melalui cairan tubuh (droplet) saat batuk atau bersin. Jika ada kerabat atau orang di sekitar Mama yang menunjukkan gejala demam tinggi, batuk, atau sesak napas, sebaiknya jaga jarak aman dan hindari kontak fisik langsung.

Penularan antarmanusia biasanya terjadi pada kontak yang sangat erat, seperti merawat pasien. Saat sedang hamil, sebaiknya tidak bertugas merawat orang sakit yang bergejala infeksi virus berat demi mengurangi risiko tertular.

7. Gunakan masker di area berisiko

7 Cara Mencegah Virus Nipah saat Hamil 7
Popmama.com/Kevin Daniel Karalo/AI

Meskipun penularan utamanya bukan lewat udara bebas seperti flu biasa, penggunaan masker tetap disarankan jika Mama harus berkunjung ke area yang berisiko tinggi. Area tersebut meliputi pasar hewan, rumah sakit, atau daerah yang sedang mengalami wabah.

Masker medis membantu melindungi saluran pernapasan mama dari droplet yang mungkin mengandung virus. Selain itu, masker juga mencegah mama menyentuh hidung dan mulut secara tidak sadar dengan tangan yang mungkin kotor.

Itulah beberapa cara mencegah virus Nipah saat hamil. Tetap tenang dan waspada, ya. Dengan menjaga kebersihan makanan dan diri, Mama dan si Kecil akan terlindungi dari ancaman virus ini.

FAQ Virus Nipah Ibu Hamil

Apakah virus Nipah bisa menular ke janin?

Ada risiko penularan vertikal (dari mama ke janin) yang bisa menyebabkan keguguran atau kematian janin jika Mama terinfeksi parah. Karena itu, pencegahan adalah kunci utamanya.

Apakah ibu hamil boleh makan buah saat wabah Nipah?

Sangat boleh dan tetap disarankan untuk nutrisi. Kuncinya adalah pilih buah yang utuh (tanpa cacat atau gigitan), cuci bersih, dan kupas kulitnya sendiri di rumah.

Gejala apa yang harus diwaspadai?

Waspadai gejala seperti demam tinggi mendadak, sakit kepala parah, nyeri otot, dan kebingungan atau disorientasi. Jika mengalami ini setelah kontak dengan hewan atau makan buah mencurigakan, segera ke dokter.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Dimas Prasetyo
EditorDimas Prasetyo
Follow Us

Latest in Pregnancy

See More

7 Cara Mencegah Virus Nipah saat Hamil, Jauhi Hewan yang Berisiko

05 Feb 2026, 06:08 WIBPregnancy