Popmama.com/Kevin Daniel Karalo/AI
Bagi Mama yang memiliki risiko diabetes gestasional, labu adalah pilihan karbohidrat yang cerdas. Meskipun rasanya manis, labu mengandung karbohidrat kompleks dengan indeks glikemik yang lebih rendah daripada nasi putih atau roti tawar.
Artinya, gula dari labu dilepaskan ke darah secara perlahan. Ini memberikan ibu hamil energi yang tahan lama dan stabil tanpa memicu lonjakan gula darah drastis. Mama jadi tidak mudah lapar dan berat badan kehamilan pun lebih terkontrol.
Itulah beberapa kandungan labu untuk kesehatan ibu hamil. Cara terbaik menikmati labu bisa dengan dikukus, dipanggang, atau dijadikan sup. Hindari memasaknya dengan santan kental yang terlalu banyak dan gula berlebih agar manfaat sehatnya tetap terjaga.
Apakah biji labu boleh dimakan ibu hamil? | Sangat boleh. Biji labu (pumpkin seeds) justru kaya akan mineral seng (zinc) dan Omega-3 yang sangat bagus untuk perkembangan otak janin. Ibu hamil bisa memanggangnya sebagai camilan sehat pengganti keripik. |
Apakah labu menyebabkan perut kembung? | Secara umum tidak, karena serat labu cukup lembut. Namun, bagi sebagian orang yang sangat sensitif terhadap serat, konsumsi berlebihan bisa memicu gas. Mulailah dengan porsi kecil dan lihat respons tubuh. |
Mana yang lebih baik, labu kukus atau kolak labu? | Untuk kesehatan, labu kukus atau sup labu jauh lebih baik. Kolak biasanya mengandung santan kental dan gula pasir atau merah yang sangat tinggi, yang bisa memicu kenaikan berat badan berlebih dan heartburn (asam lambung). |