7 Kandungan Kacang Almond untuk Kesehatan Ibu Hamil, Cegah Kram Otot

- Kacang almond kaya akan asam folat dan protein yang krusial untuk pembentukan saraf dan jaringan tubuh janin.
- Kandungan serat dan magnesiumnya membantu mengatasi keluhan umum kehamilan seperti sembelit dan kram kaki.
- Lemak sehat dan vitamin E dalam almond menjaga kesehatan jantung, otak janin, serta kecantikan kulit ibu hamil.
Mencari camilan sehat saat hamil memang tidak mudah. Salah satu superfood yang sangat direkomendasikan oleh ahli gizi untuk ibu hamil, yakni kacang almond. Kacang yang renyah dan gurih ini bukan sekadar camilan biasa, melainkan gudang nutrisi yang sangat padat.
Mengonsumsi segenggam almond setiap hari dipercaya dapat memberikan manfaat luar biasa bagi tumbuh kembang janin dan kesehatan mama sendiri. Mulai dari mencegah cacat lahir hingga menjaga kecantikan kulit mama.
Penasaran apa saja nutrisi hebat di dalamnya? Popmama.com telah merangkum beberapa kandungan kacang almond untuk kesehatan ibu hamil.
Yuk Ma, simak daftarnya!
Deretan Kandungan Kacang Almond untuk Kesehatan Ibu Hamil
1. Asam folat untuk perkembangan saraf

Kandungan primadona dalam almond yang paling dicari mama yang sedang hamil, yakni asam folat (folat). Nutrisi ini sangat krusial, terutama di trimester pertama, untuk pembentukan tabung saraf janin yang akan berkembang menjadi otak dan sumsum tulang belakang.
Kecukupan asam folat dapat melindungi bayi dari risiko cacat lahir serius seperti spina bifida dan anensefali.
Dengan makan almond secara rutin, Mama turut membantu memastikan fondasi sistem saraf si Kecil terbentuk dengan sempurna sejak awal kehamilan.
2. Kalsium untuk tulang dan gigi

Siapa bilang kalsium hanya ada di susu? Kacang almond merupakan salah satu sumber kalsium nabati terbaik.
Kalsium sangat dibutuhkan untuk pembentukan tulang dan gigi janin. Jika asupan kalsium selama hamil sangat kurang, maka janin akan mengambil cadangan kalsium dari tulang mama, yang berisiko membuat ibu hamil terkena osteoporosis di kemudian hari.
Selain untuk tulang, asupan kalsium yang cukup dari almond juga terbukti efektif menurunkan risiko hipertensi atau preeklamsia pada ibu hamil.
Jadi, almond bisa menjadi solusi bagi Mama yang mungkin memiliki intoleransi laktosa atau tidak suka minum susu hamil.
3. Serat untuk melancarkan pencernaan

Sembelit atau susah buang air besar adalah "teman akrab" mama yang sedang hamil akibat peningkatan hormon progesteron yang memperlambat gerak usus. Kacang almond kaya akan serat pangan yang sangat membantu melancarkan sistem pencernaan mama.
Mengonsumsi almond beserta kulit arinya dapat membantu melunakkan feses dan membuat pergerakan usus lebih teratur. Ini akan menghindarkan ibu hamil dari rasa begah, kembung, dan risiko wasir yang sering menjadi keluhan menyakitkan saat hamil tua.
4. Protein sebagai zat pembangun

Protein adalah nutrisi esensial untuk mendukung pertumbuhan massa otot dan jaringan tubuh janin yang pesat.
Almond menyediakan protein nabati berkualitas tinggi yang memberikan energi tahan lama bagi mama yang sering merasa cepat lelah.
Kandungan protein ini juga membantu menjaga berat badan bayi lahir sehat (tidak BBLR). Bagi ibu hamil, protein membantu menjaga stamina agar tetap bugar menjalani aktivitas sehari-hari meski sedang membawa beban kandungan yang semakin berat.
5. Magnesium untuk mencegah kram otot

Pernahkah Mama terbangun di malam hari karena kaki tiba-tiba kram menyakitkan? Hal ini bisa jadi tanda tubuh kekurangan magnesium.
Almond adalah salah satu sumber magnesium alami terbaik yang berperan penting dalam fungsi otot dan saraf.
Rutin mengonsumsi almond dapat membantu merelaksasi otot-otot yang tegang serta mencegah kram kaki. Selain itu, magnesium juga berperan dalam mengontrol kadar gula darah, sehingga sangat baik untuk mencegah risiko diabetes gestasional pada ibu hamil.
6. Vitamin E untuk kesehatan kulit

Ingin tetap tampil glowing saat hamil? Almond jawabannya. Kacang ini sangat kaya akan Vitamin E, sebuah antioksidan kuat yang melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan radikal bebas dan menjaga elastisitas kulit.
Asupan Vitamin E yang cukup dapat membantu mencegah munculnya stretch mark yang parah dengan menjaga kelembapan kulit dari dalam.
Selain itu, vitamin ini juga bagus untuk menjaga kesehatan rambut ibu hamil agar tidak mudah rontok pasca melahirkan nanti.
7. Lemak sehat untuk menjaga kesehatan jantung dan otak

Jangan takut dengan kandungan lemak pada almond. Lemak yang terkandung di dalamnya adalah lemak tak jenuh tunggal (monounsaturated fats) yang sangat sehat. Lemak ini penting untuk perkembangan otak dan mata janin.
Bagi ibu hamil, lemak sehat ini membantu menjaga kesehatan jantung dan mengontrol kadar kolesterol jahat. Lemak juga memberikan rasa kenyang lebih lama, sehingga Mama tidak tergoda untuk makan makanan manis atau junk food yang kurang sehat.
Itulah tadi beberapa kandungan kacang almond untuk kesehatan ibu hamil. Cukup konsumsi segenggam kacang almond (sekitar 20-23 butir) sehari sebagai camilan atau taburan oatmeal.
FAQ Kacang Almond untuk Ibu Hamil
| Lebih baik almond mentah atau panggang? | Keduanya baik, namun almond panggang (roasted) biasanya lebih renyah dan enak. Jika memilih almond panggang kemasan, pastikan pilih yang unsalted (tanpa garam) atau rendah natrium agar tidak memicu hipertensi dan bengkak pada kaki. |
| Berapa banyak almond yang boleh dimakan ibu hamil sehari? | Porsi idealnya adalah sekitar 1 ons atau segenggam tangan (kira-kira 20-23 butir almond) per hari. Jumlah ini sudah cukup memberikan nutrisi tanpa menyumbang kalori berlebihan. |
| Apakah kulit ari almond harus dikupas? | Sebaiknya tidak perlu. Kulit ari almond yang berwarna cokelat justru mengandung banyak serat dan antioksidan (polifenol). Cukup cuci bersih atau rendam sebentar jika ingin tekstur yang lebih lunak, lalu makan bersama kulitnya. |


















