Nutrisi dan Manfaat Kacang Hijau untuk Kehamilan Trimester Ketiga

Kandungan kacang hijau tidak perlu diragukan lagi lho, Ma!

4 Juli 2020

Nutrisi Manfaat Kacang Hijau Kehamilan Trimester Ketiga
Pixabay/PDPics

Kacang hijau merupakan satu jenis kacang-kacangan yang mudah ditemukan di Indonesia. Kacang hijau juga bisa dikreasikan menjadi berbagai macam makanan. Mama bisa mengolahnya menjadi penganan yang Mama sukai. Tapi tahukah Mama? Selain rasanya yang enak, kacang hijau juga mengandung nutrisi baik dan manfaat yang penting untuk ibu hamil di kehamilan trimester ketiga.

Kacang hijau mengandung Vitamin A yang tinggi, Vitamin B kompleks yang membantu metabolisme dan meningkatkan daya tahan tubuh, serta merupakan sumber serat.

Kacang hijau juga mengandung folat, thiamin, dan zat besi. Semua nutrisi ini adalah zat yang dibutuhkan perempuan selama kehamilan. Mengonsumsi makanan sehat setiap hari sudah menjadi sebuah kebutuhan ya, Ma. Apalagi di saat-saat kehamilan, kebiasaan makan makanan sehat ini harus lebih ditingkatkan, karena nutrisi yang dikonsumsi oleh Mama berperan dalam membantu pertumbuhan dan perkembangan janin mama.

Untuk lebih memahaminya, berikut Popmama.comsajikan informasi mengenai nutrisi dan manfaat kacang hijau untuk ibu hamil.

Editors' Picks

1. Thiamin

1. Thiamin
sites.duke.edu

Thiamin atau zat yang juga dikenal sebagai vitamin B1. Perlu Mama ketahui bahwa ada 14 persen kandungan thiamin dalam 100 gram kacang hijau yang telah direbus, atau setara dengan 0,164 miligram. Thiamin ini berfungsi dalam mengubah karbohidrat menjadi energi. Ini bisa memberikan Mama energi untuk menjalani aktivitas di masa kehamilan.

Thiamin juga berperan untuk membuat fungsi otot, sistem saraf, dan jantung agar mampu bekerja secara normal. Pada saat Mama hamil, manfaatnya akan meningkat lagi. Thiamin sebagai nutrisi penting yang berperan dalam perkembangan otak janin mama. Karena itu, saat sedang hamil dan menyusui, Mama harus memenuhi kebutuhan thiamin minimal 1,4 miligram per hari ya, Ma.

2. Folat

2. Folat
Flickr.com/Florea Marian

Dalam 100 gram kacang hijau yang telah direbus, ternyata mengandung 40 persen folat lho, Ma. Folat termasuk golongan vitamin B. Namun, ada juga bentuk sintetis folat sebagai hasil buatan manusia yang disebut asam folat, yang bisa Mama dapatkan dalam bentuk suplemen. 

Sebelumnya, pernahkah Mama mendengar betapa pentingnya folat dan asam folat selama kehamilan? Bahkan, folat dan asam folat sering disebut-sebut sebagai zat pahlawan bagi ibu hamil. Kok bisa, ya? Ternyata kedua zat ini berperan dalam produksi sel darah merah dan membantu otak serta sumsum tulang belakang janin untuk tumbuh berkembang dari struktur neural tube. 

Dengan mengonsumsi sebanyak 400 mikrogram asam folat per hari sebelum dan selama kehamilan akan membantu Mama dalam mencegah bayi lahir dengan kelainan di otak dan sumsum tulang belakang.

3. Zat besi

3. Zat besi
Pixabay/Sbtlneet

Dalam setiap 100 gram kacang hijau rebus mengandung 1,4 miligram atau 11 persen zat besi. Nah, zat besi ini berperan dalam membuat hemoglobin dalam proses pembentukan sel darah merah, Ma.

Yang perlu diketahui adalah Mama membutuhkan sekitar 27 miligram zat besi per hari selama kehamilan. Karena Mama perlu mengingat bahwa sepanjang masa kehamilan, Mama membutuhkan 50 persen lebih banyak darah daripada saat tidak hamil. Dan kondisi ini dapat dipenuhi dengan asupan zat besi yang cukup. Mama juga membutuhkan zat besi tambahan untuk pertumbuhan plasenta dan perkembangan janin, terutama pada usia kehamilan trimester kedua dan ketiga.

Jadi, jangan biarkan diri mama kekurangan zat besi selama kehamilan ya! Karena kekurangan zat besi akan meningkatkan risiko bayi lahir dengan berat badan rendah, kelahiran prematur, bahkan kematian pada bayi. Bahaya banget kan, Ma?

Maka dari itu, penting sekali untuk mengetahui nutrisi apa saja yang harus Mama penuhi selama kehamilan. Dari informasi di atas, kita telah mengetahui nutrisi dan manfaat kacang hijau untuk ibu hamil, terutama di trimester ketiga.

Yuk Ma, jangan ragu untuk konsumsi kacang hijau!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.