Popmama.com/Kevin Daniel Karalo/AI
Jika batuk berdahak mama disertai demam, sesak napas, dan lendir berwarna kuning kehijauan atau kental, bisa jadi infeksi virus sudah menyebar ke saluran napas bawah alias bronkitis. Mama cukup rentan mengalami komplikasi ini jika flu biasa tidak ditangani dengan baik.
Bronkitis menyebabkan peradangan pada saluran bronkial yang membawa udara ke paru-paru. Kondisi ini memerlukan penanganan medis segera agar tidak berkembang menjadi pneumonia (radang paru-paru) yang bisa membahayakan kesehatan mama dan janin.
Itulah rangkuman dari beberapa penyebab ibu hamil batuk berdahak.
Mengetahui penyebabnya akan membantu Mama memilih cara pengobatan yang tepat. Jaga kesehatan dan istirahat yang cukup ya, Ma.
Apakah batuk berdahak bisa menyebabkan keguguran? | Tidak secara langsung. Guncangan akibat batuk tidak cukup kuat untuk mencederai janin yang terlindungi air ketuban. Namun, batuk hebat yang berkepanjangan bisa memicu kontraksi otot perut yang tidak nyaman. |
Kenapa batuk berdahak sering memburuk di malam hari? | Ini karena posisi berbaring. Gaya gravitasi membuat lendir dari hidung (sinus) mengalir dan menumpuk di tenggorokan (post-nasal drip), memicu refleks batuk. Tidur dengan bantal tinggi bisa membantu menguranginya. |
Kapan harus ke dokter karena batuk? | Ibu hamil perlu segera ke dokter jika batuk tak sembuh lebih dari 2 minggu, disertai demam tinggi, dahak berdarah, nyeri dada hebat, atau sesak napas yang mengganggu suplai oksigen. |