Tips Berhubungan Seks yang Aman saat Hamil Tua

Mama harus tahu, ada beragam tips berhubungan seks yang aman saat hamil tua.

14 April 2019

Tips Berhubungan Seks Aman saat Hamil Tua
Freepik

Mama yang memiliki kondisi kesehatan yang fit dan tidak menderita komplikasi kehamilan seperti perdarahan, rahim lemah, plasenta previa, mungkin aman untuk melakukan hubungan seksual saat hamil, tak terkecuali saat hamil tua.

Ya, melakukan hubungan seks saat hamil tua dianggap aman selama Mama mengikuti aturan dan saran dari dokter.

Namun perlu diingat, Mama perlu lebih hati-hati dalam melakukannya karena pada saat hamil tua, perut sudah begitu membesar sehingga Mama harus tetap memastikan bahwa seks benar-benar nyaman untuk dilakukan.

Mama ingin tahu apa saja tips berhubungan seks yang aman saat hamil?

Dilansir dari dan The Health Site dan Parents berikut diantaranya:

1. Mengetahui posisi yang aman untuk dicoba

1. Mengetahui posisi aman dicoba
Freepik

Ini merupakan hal yang harus Mama dan pasangan ketahui agar hubungan seks saat hamil tidak membahayakan. DiIansir dari laman Parents, berikut posisi bercinta yang disarankan:

  • Woman on top
    Posisi ini merupakan posisi bercinta yang cukup disarankan saat Mama sedang hamil besar. Mama dapat mengendalikan aktivitas berhubungan seksual yang diinginkan sekaligus dapat merasa lebih nyaman.
    Nah, saat melakukan posisi ini dan Mama merasa lelah untuk memimpin permainan, Mama dapat meminta pasangan untuk “bekerja” demi menggapai kepuasan. Mama dapat meminta pasangan untuk menggerakkan pinggulnya. Pastikan Mama dan pasangan benar-benar nyaman melakukannya.
  • Side by side
    Posisi berikutnya yang juga dianggap aman adalah posisi side by side. Posisi ini dapat dilakukan dengan cara berbaring berdampingan dan saling berhadapan. Mama dapat menggantungkan kaki kiri di atas tubuh suami untuk melakukan hubungan seksual. Posisi side by side selain aman untuk dilakukan juga dapat meningkatkan keintiman Mama dan pasangan.
  • Edge of the bed
    Posisi bercinta satu ini dilakukan di tepi tempat tidur. Sebenarnya posisi ini hampir mirip dengan misionaris klasik namun bedanya Papa dapat berlutut di pinggir tempat tidur untuk melakukannya. Posisi edge of the bed dianggap paling aman untuk dilakukan saat kondisi perut Mama sedang besar-besarna karena mampu menghindari tekanan pada perut sekaligus memberikan kenyamanan yang penuh. Adapun agar pasangan Mama tetap merasa nyaman saat melakukannya, Mama bisa memberikan bantalan pada tempat kakinya bertumpu.
  • On the cair
    Posisi ini dapat dilakukan di kursi atau sofa Ma. Ya, kursi atau sofa bisa dijadikan sebagai “media” yang nyaman untuk berhubungan seksual. Mama dapat membiarkan pasangan duduk di kursi lalu, duduklah dipangkuan pasangan. Pada posisi ini, Mama dapat merangkul pasangan dengan erat dan pastikan bahwa kursi berada di dekat tembok atau benda lain yang dapat berguna sebagai alat bantu untuk bangun dan beranjak dari pangkuan pasangan..

Editors' Picks

2. Posisi Seks yang Harus Dihindari

2. Posisi Seks Harus Dihindari
Freepik

Meskipun tidak ada posisi yang dinyatakan tidak aman secara teknis, namun beberapa perempuan merasa kurang nyaman saat mendapati penetrasi yang sangat dalam.

Namun yang pasti, Mama tidak disarankan untuk melakukan seks anal karena risiko infeksi dan penyebaran bakteri ke vagina bisa saja terjadi.

Adapun apabila Mama dan pasangan ingin melakukan seksoral, pastikan pasangan Mama tidak meniup atau memaksa udara masuk ke vagina.

Hal ini dapat menyebabkan embolisme yang berbahaya karena dapat menyebabkan penyumbatan aliran darah.

Itulah tips berhubungan seks yang aman saat hamil tua. Pilihlah posisi yang baik dan membuat ibu hamil merasa nyaman.

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!