Klaster Ibu Hamil Terinfeksi Covid-19 di Balikpapan Meningkat

Jumlah ibu hamil yang terinfeksi Covid-19 adalah 55 orang.

19 Oktober 2020

Klaster Ibu Hamil Terinfeksi Covid-19 Balikpapan Meningkat
Pexels

Jumlah pasien Covid-19 dari klaster ibu hamil di Balikpapan, Kalimantan Timur terus meningkat. Bahkan, sudah tercatat kasus kematian bayi baru lahir akibat Covid-19. Padahal Pemerintah telah mengimbau agar ibu hamil lebih waspada terhadap penularan virus corona ini. 

Berikut Popmama.com merangkum berita lengkap mengenai peningkatan klaster ibu hamil di Balikpapan.. 

Editors' Picks

Jumlah Ibu Hamil Terinfeksi Covid-19 

Jumlah Ibu Hamil Terinfeksi Covid-19 
healthline.com

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Seksi Kesehatan Keluarga Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Nanik Sriwahyuni mengatakan, jumlah ibu hamil yang terinfeksi Covid-19 adalah 55 orang. 

Sedangkan satu orang bayi yang baru lahir dilaporkan meninggal dunia karena Covid-19. Sejauh ini virus corona memang belum terbukti dapat menularkan dari ibu hamil ke janin yang di kandung. Namun setelah dilahirkan, bayi bisa terpapar virus corona dari sang Mama bila tidak dilakukan isolasi.

Itulah mengapa saat ini, setiap mama yang akan melahirkan harus melakukan pemeriksaan potensi Covid-19.

Upaya Pencegahan 

Upaya Pencegahan 
Freepik

Menindaklanjuti kenaikan jumlah klaster ibu hamil tersebut, Dinkes Kota Balikpapan tidak tinggal diam. Jajaran Dinkes bersama Gugus Tugas membuat satu kebijakan yang mewajibkan semua ibu hamil melakukan rapid test setidaknya dua minggu sebelum tanggal persalinan. 

Apabila hasil rapid test menujukkan reaktif Covid-19, maka ibu hamil tersebut wajib melakukan tes swab. 

“Ibu hamil akan discreening dengan rapid test pada minggu ke-38 usia kehamilan. Apabila hasil nya reaktif maka akan langsung dijadwalkan untuk test swab," ujar Nanik. 

Apabila hasil tes swab menunjukkan positif Covid-19, maka ibu hamil tersebut akan dipantau dan diperiksa secara intensif oleh jajaran Dinkes. Apabila ibu hamil itu terinfeksi Covid-19 dengan gejala ringan, maka akan dilakukan isolasi mandiri. 

Nanik menambahkan bahwa apabila hasil swab ibu hamil dinyatakan positif, maka pihaknya akan melakukan pemantauan dan pemeriksaan gejala yang dialami. Jika tidak terdapat gejala berat maka diinstruksikan untuk melakukan isolasi mandiri saja. 

Update Kasus Covid-19 di Balikpapan

Update Kasus Covid-19 Balikpapan
Pexels/Miguel A. Padrinan

Hingga 18 Oktober 2020, tercatat penambahan 30 kasus positif Covid-19 di Kota Balikpapan. Rinciannya adalah sebanyak dua kasus dengan riwayat suspek, sebanyak 15 kasus dari kelompok pasien Orang Tanpa Gejala. 

Kemudian sebanyak 12 kasus dengan riwayat tracing dan hanya satu kasus dari klaster tempat kerja. Sementara itu, tercatat penambahan 37 pasien yang selesai melakukan isolasi baik di rumah sakit atau secara mandiri serta terdapat satu pasien Covid-19 dilaporkan meninggal dunia. 

Dengan demikian, total kasus Covid-19 di Balikpanan per tanggal 18 Oktober adalah 3.573 orang. Rinciannya adalah 139 orang tengah dirawat di rumah sakit, 449 orang melakukan isolasi mandiri, 2.773 orang dinyatakan sembuh, dan 212 orang dilaporkan meninggal dunia.

Itulah berita mengenai peningkatan klaster ibu hamil di Balikpapan. Semoga Mama yang sedang hamil semakin waspada terhadap Covid-19 dan melakukan tindak pencegahan yang disarankan, ya.

Baca juga :

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.