TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Ingin Berat Badan Turun setelah Melahirkan? Lakukan Olahraga Ini Ma!

Coba gerakan-gerakan ini di rumah yuk Ma, mudah lho!

Freepik/nakaridore

Keinginan untuk memiliki berat badan yang normal kembali seperti sebelum hamil adalah keinginan setiap perempuan. Maka dari itu, tak sedikit yang langsung menjalani program diet setelah melahirkan untuk mengembalikan bentuk tubuhnya.

Nah, apa Mama salah satunya?

Berikut kami rangkum, olahraga yang dapat Mama lakukan setelah melahirkan dan dapat menurunkan berat badan. Konsultasikan terlebih dahulu pada dokter kandungan Mama kapan Mama sudah siap untuk menjalani olahraga kembali.

Kemudian, setiap orang memiliki masa pemulihan yang berbeda-beda. Jika Mama melahirkan secara normal mungkin dalam beberapa hari Mama sudah dapat melakukan olahraga ini, tapi ada juga yang baru dapat melakukan olahraga setelah beberapa minggu.

Namun, jika Mama melahirkan secara caesar, olahraga hanya dapat dilakukan setelah dokter menyatakan Mama boleh melakukan olahraga dan luka bekas jahitan sudah benar-benar kering.

Cek yuk, rekomendasi dari Popmama.com olahraga yang cocok dilakukan setelah melahirkan. 

1. Jalan kaki cukup membakar kalori Ma

Freepik/cookie_studio

Olahraga yang paling aman setelah melahirkan dan dapat membakar cukup banyak kalori adalah berjalan kaki.

Olahraga ini dapat dilakukan bahkan bagi Mama yang menjalani operasi caesar. Olahraga jalan kaki ini dapat dilakukan bertahap, mulai dari hanya berjalan sejauh 1-2 km dan dapat membakar 150 kalori, hingga jarak yang lebih jauh lagi.

Jalan kaki paling baik dapat dilakukan di pagi hari, selain untuk berolahraga juga dapat sekalian menjemur si Kecil.

Mama dapat memulai dari mendorong si Kecil di stroller, kemudian bertahap dengan cara menggendong si Kecil. Dengan adanya beban, dapat menjadi exercise tambahan juga bagi Mama.

2. Senam kegel

static.wixstatic.com

Senam kegel sangat baik dilakukan bagi yang baru saja melahirkan, terutama untuk yang melahirkan secara normal. Selain dapat mengembalikan bentuk panggul yang membesar setelah hamil, juga dapat mengencangkan kembali otot-otot vagina.

Akan lebih baik dan dapat lebih terasa perubahannya jika senam ini dilakukan secara rutin setiap hari. Tidaklah sulit melakukan senam ini, cukup beberapa menit dan dapat dilakukan di rumah saat si Kecil sedang tidur siang.

3. Head Lifts, Shoulder Lifts, and Curl-Ups

i.ytimg.com

Tiga macam gerakan ini dapat menguatkan otot punggung, mengembalikan bentuk tulang punggung yang pada saat hamil cenderung terdorong ke belakang karena perut membesar. Selain itu dapat juga mengencangkan otot perut dan membakar kalori.

Cara melakukan gerakan :


- Head lift  : Berbaringlah di lantai dengan posisi terlentang. Tekuk kaki, dengan posisi telapak rata dengan lantai, tangan di sebelah badan, dengan telapak tangan menghadap bawah. Kemudian angkat kepala dan leher, namun punggung tetap harus menempel pada lantai, tahan kepala Mama selama 8 hitungan. Ulangi gerakan ini sampai 6x.


- Shoulder lift : Setelah melakukan gerakan head lift, lakukan gerakan ini. Posisi tubuh sama seperti posisi head lift. Posisi masih dalam keadaan terlentang, dan kaki ditekuk. Namun, kali ini bagian bahu ikut diangkat dan tangan menyentuh lutut. Gerakan ini hampir mirip dengan sit up, tapi badan hanya diangkat sedikit hingga tangan Mama dapat menyentuh lutut. Lakukan gerakan ini berulang sampai 6x.


- Curls up : Mulai dengan posisi yang sama seperti head lift, yaitu tubuh terlentang di lantai dengan lutut ditekuk salah satu, dengan satu lutut lagi diluruskan. Tangan sembunyikan di bagian belakang punggung, kemudian angkat kepala serta leher, dan tahan hingga 8 hitungan. Lakukan terus dengan menekuk lutut bergantian antara kanan dan kiri.

4. Kneeling Pelvic Tilt

i.ytimg.com

Gerakan olahraga satu ini juga dapat melatih otot perut serta mengencangkannya,  dan dapat juga untuk mengatasi sakit punggung.

Cara melakukan gerakan :


- Posisikan tubuh Mama seperti sedang bermain kuda-kudaan. Tangan di lantai sejajar dengan bahu, dan kaki ditekuk. Kencangkan bagian bokong dan gerakan bokong ke depan, sehingga punggung Mama seperti menekuk. Tahan gerakan ini selama 8 detik, baru luruskan kembali punggung, dan rilekskan bagian bokong. Ulangi terus selama 6 kali.

5. Olahraga sambil menggendong si Kecil

diaryofafitmommy.com

Kadang kala ada beberapa anak yang tidak bisa ditinggal oleh Mamanya. Nah, jika Mama mengalami kondisi tersebut, tenang saja Mama tetap dapat melakukan olahraga.

Gerakan ini dapat dilakukan sambil menggendong si Kecil, tapi pastikan si Kecil paling tidak sudah berumur kira-kira 10-12 minggu supaya tubuhnya sudah lebih kuat.

Mama dapat melakukan gerakan squat atau lunge sambil menggendong si Kecil. Dua gerakan ini membutuhkan keseimbangan, jadi pastikan Mama dalam keadaan fit, dan memiliki keseimbangan yang baik supaya tidak jatuh saat melakukan gerakan ini.

Squat dan lunge dapat mengencangkan otot paha dan kaki, serta jika ditambah beban si Kecil, dapat juga menambah beban untuk mengecilkan bagian lengan.

Berikut 5 olahraga yang bisa Mama lakukan untuk menurunkan berat badan setelah melahirkan. Apabila setelah melakukan olahraga, Mama merasakan gejala pusing, muntah-muntah, pembengkakan, atau pendarahan, langsung hubungi dokter untuk mendapat pemeriksaan lebih lanjut.

Baca juga:

The Latest