TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Amankah Mengonsumsi Obat Tidur saat Hamil?

Konsultasikan dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsinya, sebab kondisi setiap bumil berbeda

Freepik/jcomp

Memasuki kehamilan trimester kedua, Mama akan mengalami keluhan lain selain morning sickness, yaitu susah tidur.

Susah tidur ini disebabkan oleh produksi hormon progesteron yang berlebih saat hamil dan dipengaruhi faktor lainnya, seperti stres dan berat badan yang bertambah.

Padahal, seperti yang kita ketahui, memiliki tidur yang cukup dan berkualitas akan berpengaruh pada tumbuh kembang bayi dalam kandungan. Maka dari itu, banyak dari Mama yang mencoba mengatasi masalah ini dengan mengonsumsi obat tidur saat hamil. 

Namun, amankah mengonsumsi obat tidur saat hamil? Berikut Popmama.com rangkum informasinya untuk Mama.

Amankah Mengonsumsi Obat Tidur saat Hamil?

Freepik/gpointstudio

Beberapa obat tidur aman untuk dikonsumsi saat hamil, Ma. Namun, sebelum mengonsumsi obat tidur, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu hal itu dengan dokter kandungan mama.

Meski obat tidur aman dikonsumsi saat hamil, sebagian dokter lebih menyarankan Mama untuk menggunakan solusi lain untuk mengatasi gangguan tidur yang Mama alami, salah satunya dengan mandi air hangat sebelum tidur.

Obat Tidur Apa Saja yang Boleh Dikonsumsi Ibu Hamil?

Freepik/gpointstudio

Adapun jenis obat tidur yang aman untuk ibu hamil adalah sebagai berikut:

  • Antihistamin

Golongan obat tidur antihistamin, seperti diphenhydramine dan doxylamine, diketahui aman untuk ibu hamil. Obat golongan antihistamin ini berguna mengatasi masalah tidur yang dialami Mama saat hamil. Namun, mengonsumsi obat diphenhydramine dalam dosis yang tinggi dapat menyebabkan kontraksi rahim.

Kemudian hindari mengonsumsi obat diphenhydramine bersamaan dengan temazepan, karena dapat menyebabkan risiko bayi lahir mati. Oleh karena itu, saat mengonsumsi obat antihistamin, sebaiknya tetap dalam pengawasan dokter kandungan.

  • Benzodiazepin dan non benzodiazepin

Obat tidur golongan benzodiazepin dan nonbenzodiazepin merupakan obat tidur yang telah banyak direkomendasikan oleh dokter dalam mengatasi insomnia.

Meski begitu, mengonsumsi obat benzodiazepin dapat meningkatkan risiko berat badan lahir rendah dan kelahiran prematur hingga menyebabkan masalah pernapasan pada bayi baru lahir.

Melihat dari risiko yang mungkin terjadi, hanya Mama yang mengalami kondisi tertentu yang dapat direkomendasikan obat ini oleh dokter. Jadi, Mama harus selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum memutuskan mengonsumsi obat tidur saat hamil.

  • Barbiturat

Obat selanjutnya yang boleh dikonsumsi Mama saat hamil adalah golongan obat tidur barbiturat, seperti amobarbital, secobarbital, dan pentobarbital. 

Meski boleh, mengonsumsi obat golongan barbiturat di awal kehamilan dan mendekati waktu persalinan dapat memberikan dampak buruk untuk kesehatan bayi, sehingga Mama harus berhati-hati sebelum memutuskan untuk mengonsumsi obat ini pada masa kehamilan.

Cara Lain Mengatasi Masalah Tidur saat Hamil

Freepik/senivpetro

Sebelum mengonsumsi obat, ada baiknya Mama mencoba cara lebih aman untuk mengatasi masalah tidur saat hamil, misalnya dengan mengatur posisi tidur agar lebih nyaman atau bisa dengan melakukan relaksasi. 

Mama juga bisa mengikuti yoga untuk mengatasi masalah tidur yang Mama alami. Selain itu, Mama juga bisa minum segelas susu hangat sebelum tidur agar dapat tidur lebih nyenyak.

Itulah penjelasan mengenai obat tidur saat hamil. Meski aman, Mama tetap harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter kandungan mama. Mama juga perlu mendapat izin dari dokter kandungan mama mengenai obat yang aman untuk mama konsumsi.

Sebab kondisi kehamilan setiap orang berbeda-beda dan masalah tidur seteiap ibu hamil juga berbeda-beda, Ma. 

Baca juga:

The Latest