Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Apa Penyebab Scabies pada Bayi? Ini Cara Mengatasinya!
Pexels/Luis Becerra Fotógrafo
  • Scabies pada bayi disebabkan tungau Sarcoptes scabiei yang membuat terowongan dan bertelur di kulit, memicu ruam merah serta gatal intens, terutama malam hari.

  • Penularan terjadi melalui kontak kulit dekat berkepanjangan dengan penderita, juga penggunaan pakaian, handuk, atau tempat tidur terkontaminasi; risikonya meningkat pada bayi yang tinggal serumah.

  • Cara mengatasi scabies mencakup pemakaian krim permethrin 5% sesuai anjuran dokter, mencuci barang kain, membersihkan kasur dan karpet, serta memeriksa dan menangani seluruh anggota keluarga serumah.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Scabies pada bayi adalah infeksi kulit akibat tungau Sarcoptes scabiei yang dapat memicu bintik atau ruam merah dan rasa gatal intens, terutama pada malam hari.
  • Who?
    Bayi dapat mengalami scabies; orang yang sudah terinfeksi dan anggota keluarga yang tinggal serumah berpotensi terlibat dalam penularan serta perlu diperiksa.
  • Where?
    Tungau masuk ke lapisan terluar kulit bayi dan dapat menyebar melalui lingkungan rumah, termasuk pakaian, handuk, seprai, tempat tidur, kasur, karpet, serta mainan kain.
  • When?
    Rasa gatal dan rewel pada bayi dapat lebih terasa pada malam hari. Penularan terjadi saat kontak kulit dekat berlangsung cukup lama atau ketika memakai barang bekas penderita.
  • Why?
    Tungau betina membuat terowongan pada kulit untuk bertelur. Tungau, telur, kotoran, dan air liurnya memicu reaksi alergi berupa ruam serta gatal.
  • How?
    Penanganan dilakukan dengan krim permethrin 5% sesuai anjuran dokter, mencuci barang yang digunakan bayi, membersihkan kasur dan karpet, serta memeriksa dan menangani anggota keluarga secara bersamaan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Bayi bisa kena kudis karena tungau kecil masuk ke kulit. Kulit jadi ada bintik merah dan sangat gatal, terutama malam. Tungau bisa pindah dari sentuhan dekat, baju, handuk, atau kasur orang yang kena kudis. Dokter bisa memberi krim. Baju, seprai, mainan kain, kasur, dan karpet perlu dibersihkan. Keluarga serumah juga perlu diperiksa.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bintik merah muncul di kulit serta si Kecil yang rewel saat malam hari? Salah satu kemungkinan yang perlu Mama perhatikan adalah scabies atau kudis.

Infeksi kulit akibat tungau ini bisa membuat si Kecil merasa sangat gatal dan rewel, terutama saat malam hari.

Lantas, kenapa bayi bisa terkena scabies dan apa yang harus Mama lakukan? Yuk, jawabannya dalam artikel Popmama.com mengenai apa penyebab scabies pada bayi serta cara mengatasinya.

Apa Penyebab Scabies pada Bayi?

Theasianparent.com

Dilansir dari Baby Centre, scabies pada bayi disebabkan oleh tungau kecil bernama Sarcoptes scabiei yang masuk ke lapisan terluar kulit.

Tungau betina biasanya akan membuat terowongan (burrows) pada lapisan kulit untuk bertelur.

Keberadaan tungau, telur, kotoran, dan air liurnya dapat memicu reaksi alergi pada kulit berupa ruam dan rasa gatal yang cukup intens hingga membuat si Kecil merasa tidak nyaman.

Cara Penularan Scabies

Pexels/Sunvani Hoàng

Berdasarkan Centers for Disease Control and Prevention (CDC), scabies adalah penyakit menular yang umum terjadi.

Penularan scabies terhadap bayi dapat terjadi melalui kontak kulit langsung yang dekat dan berlangsung dalam waktu cukup lama dengan orang yang telah mengalami scabies sebelumnya.

Cara penularan juga bisa terjadi ketika bayi menggunakan pakaian, handuk, atau tempat tidur yang sebelumnya digunakan oleh penderita scabies.

Risiko penularan pun lebih tinggi pada bayi yang tinggal serumah atau sering melakukan kontak dekat dengan orang yang terkena scabies.

Cara Mengatasi Scabies

Magnific/jcomp

Kalau si Kecil sudah mengalami scabies, Mama perlu melakukan dua hal sekaligus, yakni mengobati kulit bayi dan mencegah tungau menyebar atau kembali lagi.

Dilansir dari Raising Children Network, inilah beberapa cara mengatasi scabies.

  • Obati kulit bayi yang terkena scabies menggunakan krim permethrin 5% sesuai dengan anjuran dokter dan petunjuk pemakaian obat.

  • Bersihkan pakaian, seprai, handuk, dan mainan kain yang digunakan bayi untuk membantu membunuh tungau dan telurnya.

  • Jangan lupa bersihkan juga area yang sering digunakan bayi, termasuk kasur dan karpet untuk membantu mengurangi risiko penularan. Mama dapat menggunakan vacuum cleaner.

  • Karena scabies mudah menular melalui kontak dekat, anggota keluarga yang tinggal serumah sebaiknya ikut diperiksa dan ditangani secara bersamaan, meski belum menunjukkan gejala scabies.

Nah, itulah penjelasan tentang apa penyebab scabies pada bayi dan cara mengatasinya. Semoga informasi ini bisa membantu Mama lebih mengenali kondisi kulit si Kecil dan tahu langkah yang tepat untuk dilakukan jika scabies muncul.

Curated For You

Editorial Team

Related Article