Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

5 Ciri-Ciri Pup Bayi yang Tidak Cocok Sufor, Mama Harus Tahu!

5 Ciri-Ciri Pup Bayi yang Tidak Cocok Sufor, Mama Harus Tahu!
Pexels/Towfiqu barbhuiya
  • Perubahan pup dapat membantu mengenali ketidakcocokan susu formula, yang bisa terkait sensitivitas terhadap protein susu sapi atau laktosa.

  • Tanda yang perlu diperhatikan meliputi pup cair, bercak darah akibat sembelit, atau hijau terang berlendir dan encer disertai gejala lain.

  • Pup berbau sangat menyengat atau berlendir dapat terkait gangguan pencernaan; konsultasikan ke dokter bila lendir berlangsung dua hari, disertai diare atau demam.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Setiap bayi punya kondisi pencernaan yang berbeda, sehingga susu formula yang cocok untuk satu bayi belum tentu cocok untuk bayi lainnya.

Ketidakcocokan ini bisa terjadi karena tubuh bayi sensitif terhadap kandungan tertentu dalam susu, misalnya protein susu sapi atau laktosa. Salah satu cara untuk mengenali reaksi tersebut adalah dengan memperhatikan perubahan pada pup si Kecil.

Lantas, seperti apa ciri pup bayi yang tidak cocok dengan sufor? Cari tahu jawabannya dalam artikel Popmama.com tentang 5 ciri-ciri pup bayi yang tidak cocok sufor berikut ini.

  1. 1. Pup cair

    Pup cair
    Pexels/Alena Evseenko

    Melansir dari WebMD, ciri pup ini biasanya muncul ketika bayi tidak cocok dengan susu formula (sufor), terutama ketika si Kecil ternyata memiliki alergi susu sapi atau intoleransi laktosa.

    Laktosa yang tidak tercerna dapat menarik lebih banyak air ke saluran pencernaan, sementara alergi protein susu sapi dapat memicu peradangan di usus. Akibatnya, pup bayi bisa menjadi lebih cair.

  2. 2. Muncul bercak darah

    Muncul bercak darah
    Popmama.com/Nafia Mahesa/AI

    Ketika Mama mengganti popok bayi dan menemukan bercak darah diantara feses si Kecil, Mama perlu waspadai sebagai salah satu tanda bayi tidak cocok sufor.

    Melansir dari Healthline, pup berdarah terjadi karena pup yang terlalu keras hingga melukai anus si Kecil.

    Pup yang keras sendiri dapat terjadi ketika si Kecil tidak cocok dengan sufor sehingga memicu sembelit. Healthline juga menyebutkan bahwa kandungan protein dalam sufor lebih banyak dibandingkan ASI biasa.

  3. 3. Berwarna hijau terang

    Berwarna hijau terang
    Popmama.com/Nafia Mahesa/AI

    Jika si Kecil mulai mengonsumsi susu formula, warna punya bisa berbeda lho, Ma.

    Dilansir dari Cleveland Clinic, pup bayi yang minum susu formula umumnya lebih kental. Warnanya bisa cokelat muda, kuning, hingga kehijauan, dengan tekstur yang menyerupai selai kacang.

    Meski sebenarnya warna pup kehijauan ini normal pada bayi, Mama perlu perhatian kembali apabila ada tanda lain pada pup si Kecil, misal pup warna hijau terang disertai lendir dan bertekstur encer.

    Jika itu terjadi, Mama perlu waspada kondisi tersebut sebagai ciri-ciri si Kecil tidak cocok sufor yang diberikan.

  4. 4. Bau lebih menyengat dari biasanya

    Bau lebih menyengat dari biasanya
    Pexels/Emma Bauso

    Aroma pup bayi mendadak lebih kuat atau busuk dari biasanya? Kondisi ini bisa terjadi ketika tubuh si Kecil kesulitan mencerna kandungan tertentu dalam susu formula.

    Sisa nutrisi yang tidak terserap kemudian difermentasi oleh bakteri di usus dan menghasilkan senyawa yang membuat aroma pup semakin menyengat.

    Pada bayi yang intoleran laktosa, pup bisa berbau asam, berbusa, dan disertai perut kembung. Sementara itu, pada bayi yang alergi protein susu sapi, pup dapat berbau sangat kuat dan terkadang disertai lendir atau darah.

  5. 5. Adanya lendir

    Adanya lendir
    Popmama.com/Nafia Mahesa/AI

    Pup bayi yang terlihat berlendir, licin, atau seperti ada benang mengilap bisa menjadi tanda adanya lendir dalam feses.

    Dilansir dari Baby Center, kondisi ini dapat terjadi ketika tubuh bayi mengalami reaksi terhadap kandungan tertentu dalam susu formula, termasuk pada kasus alergi makanan.

    Selain itu, pup berlendir juga bisa disebabkan oleh infeksi atau gangguan penyerapan nutrisi.

    Jika lendir muncul selama dua hari atau lebih, terutama disertai diare atau demam, sebaiknya Mama langsung berkonsultasi dengan dokter untuk memastikan penyebabnya.

    Itulah 5 ciri-ciri pup bayi yang tidak cocok sufor yang perlu Mama ketahui. Meski tidak semua ciri di atas otomatis berarti bayi tidak cocok dengan sufor, Mama tetap perlu waspada jika perubahan tersebut muncul bersamaan dengan gejala lain, seperti muntah, diare, ruam, atau perut kembung.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More