Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Bibir Bayi Biru, Apakah Berbahaya? Ini Penjelasannya
Magnific/onlyyouqj
  • Bibir bayi membiru setelah mandi atau terpapar dingin umumnya tidak berbahaya bila bayi tetap bernapas dan berperilaku normal; warna biasanya pulih saat tubuh hangat.

  • Warna biru pada bibir, lidah, wajah, atau bagian dalam mulut dapat menandakan sianosis akibat kekurangan oksigen, terkait kelainan jantung bawaan atau gangguan pernapasan.

  • Saat bibir membiru, pastikan jalan napas tidak terhalang dan hangatkan bila kedinginan; segera cari bantuan medis jika warna tak membaik atau disertai sesak dan napas cepat.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Bibir bayi bisa jadi biru saat ia kedinginan, misalnya habis mandi. Kalau bayi tetap bernapas baik, biasanya tidak berbahaya dan bisa dihangatkan dengan pelukan atau selimut. Tapi kalau bibir atau lidah biru tanpa sebab, apalagi bayi susah bernapas, Mama harus cepat mencari dokter. Itu bisa berarti bayi kurang oksigen.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Mama pernah melihat bibir bayi tiba-tiba berubah kebiruan? Jangan panik dulu, Ma.

Ada beberapa penyebab yang perlu diketahui, mulai dari bayi kedinginan hingga kondisi yang membutuhkan pertolongan medis segera.

Lantas, apakah sebenarnya kondisi ini berbahaya? Simak penjelasan mengenai bibir bayi biru apakah berbahaya dari Popmama.com berikut ini.

Bibir Bayi Biru Apakah Berbahaya?

Popmama.com/Nafia Mahesa/AI

Bibir bayi biru apakah berbahaya? Jawabannya tergantung pada situasi saat bibir si Kecil berubah biru.

Jika bibir biru muncul ketika si Kecil selesai mandi atau baru saja terpapar udara dingin, kondisi bibir biru tersebut tidaklah berbahaya. Terlebih ketika bayi masih bernapas dan bersikap seperti biasanya, maka kondisi bibir biru bukanlah menunjukkan hal yang berbahaya.

Sebaliknya, ketika bibir bayi tiba-tiba membiru tanpa sebab yang pasti, seperti bayi tidak terpapar udara dingin, Mama bisa mewaspadai bibir bayi biru sebagai suatu tanda masalah pada si Kecil.

Melansir dari WebMD, jika bibir, lidah, atau bagian dalam mulut bayi berubah menjadi biru, kondisi ini bisa menjadi tanda bahwa tubuhnya tidak mendapatkan cukup oksigen atau kondisi tersebut dikenal sebagai sianosis (cyanosis).

Penyebab Bibir Bayi Biru

Popmama.com/Nafia Mahesa/AI

Melansir dari Medical News Today, bibir bayi yang tampak kebiruan umumnya disebabkan oleh dua kondisi, yaitu acrocyanosis dan central cyanosis.

Acrocyanosis biasanya tidak berbahaya dan cukup umum pada bayi baru lahir. Kondisi ini dapat membuat tangan, kaki, atau area sekitar mulut terlihat biru keunguan, terutama saat bayi kedinginan.

Ketika suhu tubuhnya kembali normal, warna kulit biasanya akan kembali seperti semula.

Sementara itu, central cyanosis perlu lebih diwaspadai karena bisa menjadi tanda bayi kekurangan oksigen.

Kondisi ini dapat membuat bibir, lidah, wajah, atau bagian dalam mulut tampak biru. Penyebabnya bisa berupa kelainan jantung bawaan, seperti tetralogi Fallot, maupun gangguan pernapasan seperti asma, pneumonia, dan bronkiolitis.

Jika bibir atau lidah bayi tampak biru, terutama disertai kesulitan bernapas, segera bawa si Kecil untuk mendapatkan pertolongan medis, ya, Ma.

Cara Mengatasi Bibir Biru pada Bayi

Magnific/jcomp

Jika bibir bayi tiba-tiba membiru, Mama perlu tetap tenang sambil mencari pertolongan medis. Pastikan bayi berada dalam posisi yang nyaman dan jalan napasnya tidak tertekan.

Jika bibir biru disebabkan oleh kedinginan, hangatkan tubuhnya dengan memeluk atau menyelimuti si Kecil menggunakan selimut yang hangat.

Mama juga perlu memeriksa area mulut dan hidung untuk memastikan tidak ada sisa ASI, muntahan, atau benda lain yang menghalangi jalan napas. Hindari memasukkan benda apa pun ke dalam mulut bayi, terutama jika si Kecil sedang kejang atau menahan napas.

Selanjutnya, perhatikan kesadaran dan pola napas bayi. Pastikan si Kecil masih merespons dan bernapas dengan baik.

Segera cari pertolongan medis jika warna biru pada bibir bayi tidak kunjung membaik, terlebih disertai dengan sesak, napas cepat, cuping hidung yang kembang-kempis, atau bagian lain seperti lidah, gusi, dan kuku ikut membiru.

Itulah penjelasan tentang bibir bayi biru apakah berbahaya. Meski bibir bayi yang tampak biru memang tidak selalu berarti kondisi serius, Mama tetap harus waspada terhadap setiap perubahan yang terjadi pada si Kecil.

Curated For You

Editorial Team

Related Article