Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Ciri-Ciri Scabies pada Bayi yang Perlu Diperhatikan
Pexels/Luis Becerra Fotógrafo
  • Scabies pada bayi akibat infeksi tungau dapat memunculkan bintik merah mirip jerawat, lepuhan gatal, serta garis putih keabu-abuan berupa terowongan tungau.

  • Ruam pada bayi kerap muncul di telapak tangan dan kaki, juga bisa terlihat di pipi, leher, serta kulit kepala; kulit dapat menjadi kering, bersisik, atau menebal.

  • Gatal yang memburuk pada malam hari dapat membuat bayi rewel, sulit tidur, atau sering terbangun karena belum mampu mengungkapkan ketidaknyamanan selain melalui tangisan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kudis pada bayi bisa membuat kulitnya ada bintik merah seperti jerawat. Bisa juga ada garis kecil putih, kulit kering, bersisik, atau menebal. Bintik sering ada di telapak tangan, kaki, pipi, leher, dan kepala. Bayi jadi sangat gatal saat malam, rewel, menangis, dan susah tidur.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Mama lihat kulit si Kecil tiba-tiba dipenuhi bintik merah dan rewel di malam hari? Mama harus waspada karena si Kecil bisa saja mengalami scabies atau kudis.

Scabies terjadi akibat infeksi tungau yang menyebabkan rasa gatal dan ruam pada kulit.

Lantas, seperti apa ciri-ciri scabies? Yuk, kenali 5 ciri-ciri scabies pada bayi yang telah dirangkum Popmama.com berikut ini.

1. Muncul ruam seperti jerawat

HealthyChildren.org

Scabies pada bayi bisa membuat kulit si Kecil muncul bintik merah kecil yang sekilas mirip jerawat. Ruam ini merupakan ciri-ciri umum dari scabies.

Beberapa ruam yang muncul dapat terlihat seperti lepuhan kecil berisi cairan yang gatal.

Selain bintik, Mama mungkin menemukan garis tipis, pendek, dan berwarna putih keabu-abuan di permukaan kulit. Garis ini disebut burrow atau terowongan kecil yang dibuat tungau.

2. Ruam di bagian tertentu

Theasianparent.com

Scabies pada orang dewasa dan bayi ternyata memiliki perbedaan, terutama soal bagian kulit yang terkena.

Melansir Raising Children Network, ruam scabies pada bayi lebih sering muncul bagian di telapak tangan dan kaki. Ruam juga memungkinkan muncul di bagian lainnya, seperti pipi, leher, dan kulit kepala.

3. Rasa gatal di malam hari

Magnific/onlyyouqj

Melansir dari Baby Centre, tungau penyebab scabies lebih aktif pada malam hari.

Hal ini berakibat pada rasa gatal yang memburuk terutama pada malam hari. Karena rasa gatal tersebut, bayi akan lebih rewel dan mungkin akan sulit tidur atau terus terbangun.

4. Kulit bersisik atau menebal

Pexels/Luis Becerra Fotógrafo

Selain bintik dan rasa gatal, Mama mungkin juga akan menemukan kulit si Kecil berubah menjadi kering, bersisik, atau tampak menebal.

Kondisi ini terjadi karena reaksi tubuh si Kecil terhadap tungau, telur, dan kotorannya dapat memicu peradangan pada kulit.

Rasa gatal juga membuat bayi sering menggaruk atau menggosok kulit. Kulit bayi yang masih tipis dan sensitif memang lebih mudah mengalami iritasi, lecet, lalu mengering dan membentuk sisik atau koreng.

5. Rewel dan sulit tidur

Magnific/magnific

Mama merasa si Kecil ini lebih rewel, terutama menjelang malam dan sulit tidur? Bisa jadi si Kecil memiliki scabies, Ma.

Rasa gatal memburuk pada malam hari merupakan ciri-ciri umum dari scabies. Dilansir Cleveland Clinic, scabies pada bayi membuat si Kecil lebih sulit tidur karena rasa gatal yang membuatnya tak nyaman.

Selain itu, karena bayi belum bisa menggaruk, si Kecil hanya dapat mengekspresikan rasa gatal dan tidak nyamannya melalui tingkah rewel dan mungkin menangis.

Itulah 5 ciri-ciri scabies pada bayi. Meski scabies tidak berbahaya secara langsung bagi bayi, Mama tetap perlu memerhatikan tanda-tandanya demi kenyamanan dan kesehatan kulit si Kecil.

Curated For You

Editorial Team

Related Article