Sepanjang tahun 2025 dan awal tahun 2026, terjadi peningkatan kasus serta Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit campak di berbagai provinsi dan kabupaten di Indonesia.
Berdasarkan data Kemenkes, sepanjang tahun 2025 terdapat 63.769 kasus suspek campak dengan 11.094 kasus terkonfirmasi laboratorium dan 69 kematian. Memasuki tahun 2026 hingga minggu ke-7, tercatat 8.224 kasus suspek, 572 kasus terkonfirmasi, dan 4 kematian, serta terjadi 21 KLB suspek campak yang tersebar di 17 kabupaten/kota pada 11 provinsi.
Berdasarkan data WHO yang dirilis Centers for Disease Control and Prevention (CDC) per Februari 2026, secara global, Indonesia menempati urutan kedua kasus campak tertinggi di dunia dengan 10.744 kasus, di bawah Yaman dan di atas India.
Untuk menekan laju peningkatan kasus penyakit campak di Indonesia, Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengeluarkan rekomendasi terbaru tentang kewaspadaan dan tindakan pencegahan penyakit campak.
Informasi terkait rekomendasi IDAI tentang kewaspadaan dan tindakan pencegahan campak sudah Popmama.com rangkum khusus untuk Mama pada ulasan berikut ini.
