Sekitar 1 dari 100 orang mengalami sawan setiap tahun. Kondisi ini terjadi ketika aktivitas listrik di sel-sel otak menjadi tidak normal sehingga mengganggu kerja otak untuk sementara. Sawan pada bayi perlu dikenali sejak dini karena bayi baru lahir termasuk kelompok yang paling berisiko mengalaminya.
Sawan dapat muncul secara tiba-tiba dan membuat Mama panik ketika melihat si Kecil mendadak kaku, berkedut, atau tidak merespons. Penyebabnya pun beragam, mulai dari demam tinggi, hingga gangguan metabolisme.
Lantas, seperti apa gejalanya dan apa yang perlu dilakukan saat kondisi tersebut terjadi? Berikut Popmama.com telah merangkum informasi mengenai sawan pada bayi, seperti dikutip dari laman Parents.
