- sakit kepala,
- lemah dan lesu,
- berkeringat,
- wajah memerah,
- detak jantung cepat dan berdebar-debar,
- mual,
- nyeri dada.
Benarkah MSG pada MPASI Bisa Memengaruhi Kecerdasan Bayi?

- MSG adalah penguat rasa berbasis glutamat yang juga alami terdapat pada makanan dan ASI; FDA menggolongkannya aman dikonsumsi dalam jumlah normal.
- Belum ada bukti ilmiah bahwa MSG merusak otak, memicu kanker, atau membuat bayi bodoh. WHO mencantumkan asupan harian hingga 0–120 mg/kg berat badan.
- Penggunaan MSG untuk bayi perlu tidak berlebihan karena dapat mengiritasi saluran cerna; rasa gurih MPASI juga bisa diperoleh dari kaldu, tomat, jamur, daging, kedelai, dan keju.
Saat memasak untuk keluarga, Mama mungkin menggunakan MSG untuk menambah cita rasa pada masakan.
MSG atau monosodium glutamat kerap digunakan untuk menambahkan rasa makanan. Karena itu, agar MPASI si Kecil terasa lebih lezat, Mama menambahkan sedikit MSG.
Tapi, apakah bayi boleh mengonsumsi MSG? Selain itu, benarkah MSG dalam MPASI bisa bikin bayi jadi bodoh?
Nah, bila Mama ragu, yuk, simak dulu penjelasan tentang penggunaan MSG untuk MPASI pada ulasan Popmama.com berikut ini.
Apa Itu MSG?

Pexels/Marek Kupiec Monosodium glutamat, juga disebut MSG, digunakan untuk meningkatkan rasa makanan. Glutamat adalah bentuk dari asam amino asam glutamat. Keduanya secara alami terdapat dalam makanan seperti keju, tomat, jamur, dan daging. Glutamat tidak terkait dengan gluten.
Badan Pengawas Obat dan Makanan AS, juga disebut FDA, mencantumkan MSG sebagai bahan makanan yang aman dikonsumsi dalam jumlah normal. Namun, beberapa orang mungkin bereaksi terhadap MSG. Karena alasan itu, ketika MSG ditambahkan ke makanan, FDA menyatakan bahwa MSG harus dicantumkan pada label.
Benarkah MSG pada MPASI Bisa Memengaruhi Kecerdasan Bayi?

(Popmama.com/SysiliaTanhati/AI) MSG merupakan garam natrium dari asam amino yang disebut asam glutamat. Asam glutamat secara alami terkandung di dalam tubuh manusia dan juga ditemukan pada berbagai makanan, seperti ayam, tomat, telur, keju, hingga ASI.
Dr. dr. Meta Herdiana Hanindita, Sp.A(K) dalam buku 600 Mitos & Fakta tentang Bayi, Anak, dan Remaja menjelaskan bahwa Food and Drug Administration (FDA) menggolongkan MSG sebagai “Generally Recognized as Safe” (GRAS) atau pada umumnya aman untuk dikonsumsi.
Hingga saat ini, belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa penggunaan MSG dapat membahayakan, merusak otak, memicu kanker, atau membuat bayi bodoh.
Berapa Banyak MSG yang Boleh Dikonsumsi?
Pinterest.com/eatthisnotthat/ Tapi apakah bayi boleh mengonsumsi makanan yang mengandung MSG? MSG aman dikonsumsi, bahkan oleh bayi sekalipun, namun dengan takaran yang tepat atau tidak berlebihan.
WHO juga menetapkan bahwa asupan MSG harian yang dapat diterima oleh tubuh manusia adalah 0-120 mg/kgBB. Tapi meski aman, keamanannya bagi bayi dan anak masih sering diperdebatkan, Ma.
Penting juga untuk memperhatikan makanan apa saja yang dikonsumsi bayi. Penggunaan MSG yang berlebihan bisa mengiritasi saluran cerna si Kecil.
Meski MSG aman untuk dikonsumsi, asupan MSG berlebihan pun bisa menimbulkan efek samping bagi tubuh, seperti:
Namun hingga saat ini, studi belum menemukan kaitan antara konsumsi MSG dengan efek samping yang disebutkan di atas.
Cara Alami Menambahkan Rasa Gurih pada Makanan Bayi

Pexels/jenvit keiwalinsarid Selain dari MSG, Mama bisa menggunakan bahan alami untuk menambah rasa pada makanan bayi. Misalnya dengan menggunakan kaldu daging. Selain rasanya enak, kaldu daging lebih bernutrisi yang baik untuk kesehatan bayi.
Berikut beberapa cara alami untuk menambah rasa pada makanan bayi:
- Tomat biasa diolah menjadi saus untuk menjadi bumbu berbagai masakan,
- Jamur yang terkaramelisasi akan memberikan rasa gurih pada makanan,
- Rumput laut,
- Makanan laut menjadi olahan bumbu penyedap rasa,
- Daging merah atau unggas memiliki kandungan asam amino yang membuat masakan menjadi lezat,
- Kedelai akan semakin tinggi kandungan glutamatnya saat proses fermentasi kedelai semakin lama,
- Keju.
Itu penjelasan tentang penggunaan MSG dalam MPASI. MSG aman untuk bayi dan tidak membuat bodoh bila dikonsumsi dalam batas aman, ya, Ma!
Apakah Mama suka menggunakan MSG dalam MPASI si Kecil?


-884226657de2821525762a9b21b71781.png)



















