Saat bayi berusia 5 bulan, bayi masih dalam tahap perkembangan yang pesat, baik secara verbal maupun nonverbal melalui tingkah lakunya. Lalu, apa saja yang dapat Mama lakukan untuk mendukung proses tumbuh kembang tersebut?
Pada usia ini, kemampuan emosional bayi mulai berkembang dan ia semakin responsif terhadap orang di sekitarnya. Mama dapat membantu perkembangannya dengan mengajaknya berbicara.
Mama dapat melakukan komunikasi secara bergantian dengannya, mulai dengarkan saat ia “berbicara” dengan ocehannya, lalu beri respons seolah kalian sedang bercakap-cakap. Cara ini tentu membantu membangun kemampuan komunikasi pada si Kecil serta ikatan emosional.
Saat Mama mengajak si Kecil untuk berbicara, ajak ia untuk melakukan kontak mata. Interaksi sederhana ini dapat membantu bayi untuk belajar menoleh serta memahami ekspresi lawan bicara.
Mama juga dapat melakukan kontak mata sambil berbicara dengan bayi dengan membuat mimik wajah yang ekspresif agar bayi memahami hubungan antara kata-kata dan emosi.
Bermain merupakan salah satu cara efektif untuk mendukung perkembangan emosional dan sosial si Kecil secara aman dan nyaman. Mama dapat mengajak si Kecil bermain dengan bernyanyi atau memberinya mainan lunak yang dapat ia sentuh, genggam, atau rasakan.
Menjadi orangtua bukanlah hal yang mudah, mungkin Mama akan bertanya-tanya ketika menghadapi tingkah laku si Kecil yang cukup berbeda dibandingkan biasanya, terutama terkait perkembangan emosionalnya.
Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter jika Mama memiliki kekhawatiran terkait perubahannya yang tidak biasa. Mama dapat menjelaskan hasil pengamatan Mama terhadap si Kecil agar mendapatkan penjelasan serta arahan yang tepat untuk menangani si Kecil.
Itu tadi penjelasan tentang bayi bisa mengenali suasana hati satu sama lain di usia 5 bulan. Terus dukung perkembangan si Kecil, ya, Ma.