7 Pilihan Makanan untuk Menambah Berat Badan Bayi 7 Bulan Ke Atas

Berikan Si Kecil makanan yang tepat untuk menambah berat badannya

16 Maret 2019

7 Pilihan Makanan Menambah Berat Badan Bayi 7 Bulan Ke Atas
Livestrong/JupiterImages

Tentunya Mama jadi khawatir ketika mendapati berat badan si Kecil di bawah rata-rata. Sehingga berbagai cara Mama lakukan untuk dapat menambah berat badannya.

Walau begitu, meningkatkan berat badan si Kecil tak hanya sekedar meningkatkan porsi makanannya saja, karena organ pencernaannya belum sempurna, maka Mama tetap perlu mencari cara bagaimana menaikkan berat badan si Kecil secara efektif namun tetap aman.

Beragam hal bisa menjadi penyebab si Kecil memiliki berat badan rendah, seperti kurang asupan, bayi lebih aktif, terserang penyakit.

Untuk mengatasi masalah ini, tentunya Mama perlu mencari tahu apa yang jadi penyebab si Kecil memiliki berat badan rendah. Baik dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas ASI bila memang asupan ASI bayi Anda di bawah standar yang dianjurkan, memenuhi kebutuhan nutrisi yang dibutuhkan oleh bayi, serta menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh dan lingkungan di sekitar sekelilingnya.  

Apa hal-hal mengenai berat badan si Kecil yang perlu Mama perhatikan?

Makanan Penambah Berat Badan Bayi

Makanan Penambah Berat Badan Bayi
Hellomagazine

Selain ASI, penuhi pula kebutuhan nutrisi si Kecil dengan memberinya makanan dengan gizi yang seimbang. Sajikan menu MPASI secara bervariasi, namun tentunya Mama juga tetap harus memerhatikan komposisi makanannya.

Pastikan setiap makanan yang dimakan si Kecil terdiri akan karbohidrat dan lauk yang mengandung protein serta sayuran yang kaya akan serat dan vitamin. Perbandingan yang direkomendasikan antara karbohirat : protein dan sayur  adalah 50:50. Sebagai contoh, sajikan 4 sendok makan bubur nasi  bersama dengan 2 sendok makan lauk dan 2 sendok makan sayuran.

Berikut ini merupakan beberapa pilihan makanan yang dapat membantu Mama meningkatkan berat badan si Kecil, seperti dilansir dari Momjunction.com:

1. Margarin dan mentega

1. Margarin mentega
Flickr/Torbakhopper

Memberi Si Kecil margarin maupun mentega tidak selalu buruk.  Karena keduanya merupakan sumber lemak terkaya yang sangat baik untuk anak-anak dengan berat badan rendah.

Margarin dan mentega merupakan lemak yang mengandung vitamin A, B1, D, dan protein yang berguna untuk pertumbuhan bayi. Namun jangan dipanaskan ya Ma, karena vitaminnya bisa hilang. Cukup tambahkan satu sendok teh margarin/mentega pada makanan si Kecil setelah selesai dimasak.

2. Telur

2. Telur
Pexels/Tookapic

Sebagai sumber protein tinggi, telur juga kaya akan vitamin A dan vitamin B12, yang penting untuk pertumbuhan anak.

Editors' Picks

3. Pisang

3. Pisang
Freepik/Jannoon028

Selain terbukti menjadi sumber energi alami yang baik, pisang yang kaya akan kalori juga menjadi penyumbang karbohidrat yang penting untuk menambah lemak sehat di tubuh si Kecil.

4. Alpukat

4. Alpukat
Pxhere

Buah alpukat  juga kaya akan lemak dan kalori yang keduanya dibutuhkan oleh anak yang sedang tumbuh.

5. Daging ayam

5. Daging ayam
Freepik/Mrsiraphol

Protein cukup penting peranannya dalam membangun otot, dan itulah mengapa ayam adalah pilihan makanan terbaik bagi anak yang kurang gizi. Selain itu, ayam mudah didapat dan harganya juga lebih terjangkau dibanding jenis daging lainnya.

6. Kentang

6. Kentang
Publicdomainpictures/PetrKratochvil

Jika Mama ingin menambah berat badan si Kecil, setidaknya Mama harus mengatur 40 persen asupannya adalah karbohidrat.

Bila begitu, maka kentang adalah pilihan yang paling tepat. Kentang mengandung asam amino seperti arginine dan glutamine yang dapat membantu meningkatkan berat badan anak.

7. Daging sapi

7. Daging sapi
Freepik/Jannoon028

Daging sapi adalah sumber alami zat besi dan lemak yang baik, yang dibutuhkan anak untuk tumbuh kembangnya.

Jika Mama belum mencobanya, sekaranglah waktu untuk melakukannya.

Cek selalu berat badan si Kecil ya, Ma! Agar tumbuh kembangnya maksimal. 

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.