Meskipun bayi sudah memiliki kemampuan untuk digendong pekeh, Mama tetap perlu memperhatikan respons si Kecil. Lakukan secara perlahan dan pastikan ia terlihat nyaman selama digendong.
Agar kegiatan menggendong tetap aman, perhatikan beberapa hal berikut:
Pastikan wajah dan hidung bayi selalu terlihat dan tidak tertutup kain.
Pastikan kepala, leher, punggung, dan panggul bayi berada dalam posisi yang tepat.
Periksa posisi bayi secara berkala saat sedang digendong.
Gunakan alat gendong sesuai batas usia dan berat badan yang tercantum pada petunjuk produk.
Hindari menggendong bayi saat memasak, mengendarai kendaraan, atau melakukan aktivitas yang berisiko membuat bayi terjatuh.
Jangan memaksakan posisi tertentu jika bayi terlihat tidak nyaman.
Jika bayi tampak tidak nyaman, terus-menerus rewel, atau menunjukkan tanda kesulitan bernapas, segera ubah posisinya. Mama juga dapat menggunakan alat gendong yang sesuai untuk membantu menopang tubuh bayi.
Itu dia penjelasan mengenai kapan bayi boleh digendong pekeh. Pastikan Mama selalu menyesuaikan posisi gendong dengan kemampuan dan kenyamanan si Kecil agar momen menggendong tetap aman dan nyaman.