Popmama.com/Violin Heldina/AI
Acanthosis nigricans dapat dialami oleh siapa saja, tetapi kondisi ini lebih sering ditemukan pada orang yang memiliki resistensi insulin atau berisiko mengalami diabetes tipe 2.
Orang dengan berat badan berlebih atau obesitas umumnya memiliki risiko lebih tinggi karena penumpukan lemak dapat membuat sel-sel tubuh menjadi kurang sensitif terhadap insulin.
Akibatnya, pankreas harus memproduksi lebih banyak insulin untuk menjaga kadar gula darah tetap normal, yang kemudian dapat memicu munculnya bercak hitam pada kulit.
Selain itu, seseorang yang memiliki riwayat keluarga dengan diabetes tipe 2, sindrom metabolik, atau polycystic ovary syndrome (PCOS) juga lebih rentan mengalami kondisi ini.
Pada sebagian orang, acanthosis nigricans bahkan dapat menjadi salah satu tanda awal bahwa tubuh sedang mengalami gangguan metabolisme, meskipun kadar gula darah belum menunjukkan angka diabetes.
Meski demikian, tidak semua bercak hitam di leher disebabkan oleh resistensi insulin.
Dalam beberapa kasus, kondisi ini juga dapat dipicu oleh penggunaan obat-obatan tertentu, gangguan hormon, atau penyebab lain yang lebih jarang terjadi.
Itulah penjelasan mengenai bercak hitam tebal di belakang leher yang ternyata bisa menjadi salah satu tanda resistensi insulin.
Jadi, jika bercak tersebut tidak kunjung hilang meski sudah dibersihkan, jangan buru-buru menganggapnya sebagai daki, ya, Ma.
Mengenali penyebabnya sejak dini dapat menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.