Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Tips Pilih Telur yang Bagus, Ketahui Arti Bentuk Cangkang dan Dapatkan Nutrisinya

Tips Pilih Telur yang Bagus, Ketahui Arti Bentuk Cangkang dan Dapatkan Nutrisinya
Pinterest.com/gertrudeness
  • Telur normal bercangkang cokelat pekat, mulus, dan berbentuk bulat sempurna disebut berasal dari ayam sehat; telur kecil, lonjong, dan bersisik disarankan dihindari karena dikaitkan dengan penyakit ayam.
  • Bentuk telur memengaruhi komposisi isinya: telur bulat disebut memiliki kuning telur lebih banyak, sedangkan telur lonjong mengandung putih telur lebih dominan untuk kebutuhan masakan berbeda.
  • Telur besar, berbintik hitam, atau keriput tetap dinyatakan bernutrisi dan layak konsumsi bila dicuci serta dimasak higienis, meski bentuk cangkangnya dikaitkan dengan kondisi ayam.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Mama pernah bingung gak ketika membeli telur curah di pasar, tapi bentuk dan warna cangkangnya bermacam-macam?

Terkadang terdapat Mama yang tidak peduli akan keberagaman tersebut, tetapi juga ada yang bertanya-tanya akan keberagaman tersebut. 

Faktanya, Ma, telur yang memiliki beragam bentuk dan warna pada cangkangnya memiliki makna tersendiri, lho.

Sering kali Mama menemukan telur dengan bentuk terlalu lonjong, bertekstur keriput, hingga memiliki cangkang berpola bintik hitam yang mencurigakan. 

Kondisi cangkang yang tidak normal ini tentu kerap menimbulkan keraguan mengenai kelayakan serta keamanan telur tersebut untuk dikonsumsi.

Terlebih lagi, telur merupakan makanan dengan protein tinggi yang mudah untuk diolah sehari-hari ya, Ma.

Tenang saja, Mama tidak perlu panik karena di Popmama.com ada panduan praktis untuk mengenali kondisi telur berdasarkan bentuk cangkangnya dengan lebih teliti.

Yuk, simak tips pilih telur yang bagus dari bentuk cangkangnya dan dapatkan nutrisinya!

  1. 1. Telur normal

    Telur ayam bentuk normal
    Pinterest.com/Gen Ross

    Telur ayam yang normal harusnya memiliki cangkang berwarna coklat pekat serta tekstur permukaan yang mulus tanpa cacat, Ma. Bentuknya pun terlihat bulat sempurna dan tidak ada keanehan secara fisik. 

    Secara umum, telur normal ini dihasilkan oleh ayam yang sehat dan tidak mengalami stres ketika di kandang. Telur dengan fisik sempurna ini tentu menjadi prioritas bagi Mama saat berbelanja. 

  2. 2. Telur kecil, lonjong, dan bersisik

    Telur ayam ukuran kecil
    Shopee/Family Jaya Telur

    Telur dengan bentuk seperti terlalu kecil, lonjong, dan bersisik biasanya dipicu oleh ayam yang terkena virus atau penyakit saat di peternakan.

    Kondisi kesehatan ayam yang kurang optimal tersebut langsung memengaruhi pembentukan cangkang di dalam tubuhnya. 

    Jadi, ketika Mama sedang memilih telur di pasar dan menemukan telur dengan ciri-ciri tersebut, Mama dapat menghindarinya. Menghindari telur jenis ini tentunya akan membuat Mama merasa lebih aman dalam menyajikan hidangan harian untuk anak dan keluarga.

  3. 3. Telur bulat

    Telur ayam bentuk bulat
    Healthyfood.com

    Telur yang memiliki bentuk fisik lebih bulat ternyata menyimpan komposisi kuning telur yang lebih banyak, Ma! Jenis telur ini sangat cocok untuk Mama yang membutuhkan porsi kuning telur lebih banyak, seperti untuk mengolah makanan atau kue. 

    Perbedaan bentuk ini bisa langsung Mama ketahui saat memilih telur curah langsung di pasar. Pastikan Mama memilih bentuk bulat ini jika sedang membutuhkan nutrisi lebih untuk anak.

  4. 4. Telur lonjong

    Telur ayam bentuk lonjong
    Pinterest.com/Tuga Shi

    Jika telur bulat memiliki komposisi kuning telur yang lebih banyak, telur dengan bentuk lonjong justru memiliki kandungan putih telur yang lebih dominan!

    Telur ini pas banget buat Mama yang sedang membuat menu masakan atau hidangan yang memerlukan lebih banyak putih telur. 

    Ciri dari bentuk telur lonjong ini sangat mudah dibedakan secara visual dari tumpukan telur curah. Memilih telur lonjong secara tepat tentu akan memaksimalkan hasil masakan protein tinggi bagi anak.

  5. 5. Telur berukuran besar

    Telur ayam ukuran besar
    Shopee/Bedak Rayy

    Telur yang berukuran besar biasanya dihasilkan dari ayam yang sudah memasuki usia tua. Selain ukurannya yang lebih besar, warna cangkang telurnya juga pucat. 

    Meski begitu Ma, tampilannya yang berbeda tidak mengurangi kualitas nutrisi yang ada di dalam telurnya. Jadi, sama saja dengan telur normal pada umumnya. 

    Mama tidak perlu ragu untuk memilih jenis telur ini karena kandungannya tetap aman dan bernutrisi. Ukurannya yang ekstra besar juga memberikan kepuasan tersendiri dalam hal porsi makanan, kan?

  6. 6. Telur berbintik hitam

    Telur ayam berbintik hitam
    Pinterest.com/6 Pack Fitness

    Telur dengan cangkang yang dipenuhi bintik-bintik hitam dihasilkan oleh ayam yang terkena cacingan, Ma. Meskipun cangkangnya tampak bernoda, secara nutrisi isi telur ini masih dikategorikan baik dan layak konsumsi. 

    Perbedaan utamanya hanya terletak pada kebersihan cangkang luar akibat kondisi kesehatan ayam. Mama tidak perlu merasa jijik berlebihan apabila selama proses pencucian dan pemasakan dilakukan secara higienis.

  7. 7. Telur keriput

    Telur ayam keriput
    Instagram.com/thea_wiras

    Telur yang memiliki tekstur cangkang keriput biasanya berasal dari ayam yang mengalami gangguan pernapasan atau stres berat saat di kandang.

    Namun ternyata, meski cangkangnya tampak rusak dan mengerut, nilai nutrisi di dalam telur tersebut secara umum tetap sama. 

    Cangkang yang tidak beraturan ini hanyalah indikator dari kondisi pemeliharaan ayam di kandang. Dengan pemahaman ini, Mama bisa lebih bijak menilai bahwa kualitas isi telur jauh lebih penting daripada sekadar rupa cangkangnya. 

    Meskipun cangkang telur curah memiliki perbedaan bentuk, tekstur, dan warna, Mama tidak perlu terlalu bingung atau khawatir saat harus memilihnya. 

    Jadi itu dia tips pilih telur curah: arti bentuk cangkang & nutrisinya!

    Pada dasarnya, kandungan nutrisi di dalam semua telur tersebut tetap sama baiknya dan tidak ada perbedaan yang signifikan. Semoga tips interaktif ini bisa membantu Mama menjadi lebih cermat dan pintar dalam memilih bahan makanan keluarga!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More