MBG Langsung Siswa Ini Kumpulkan karena Bau, demi Keselamatan Teman-temannya

- Siswa MAN 3 Garut mengumpulkan makanan Makan Bergizi Gratis ke kantong plastik setelah mencium bau tak sedap dan menduga hidangan sudah basi.
- Aksi siswa berseragam pramuka yang mengosongkan ompreng direkam lalu viral di media sosial, memicu keprihatinan atas kualitas makanan bagi pelajar.
- Publik mendesak sekolah, SPPG, dan BGN mengevaluasi pengolahan serta distribusi MBG agar kelayakan dan keamanan makanan terjaga sebelum dibagikan.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, sebuah video viral memperlihatkan aksi sejumlah siswa di MAN 3 Garut, Jawa Barat, yang kompak mengumpulkan ompreng MBG mereka ke dalam kantong plastik.
Hal ini dilakukan bukan tanpa alasan, sebab hidangan yang dibagikan diduga sudah basi dan mengeluarkan bau tidak sedap. Sontak, peristiwa tersebut memicu keprihatinan luas publik terkait pengawasan kualitas makanan yang dikonsumsi para siswa di sekolah.
​Mengenai hal itu, berikut telah Popmama.com rangkum informasi selengkapnya.
Table of Content
Siswa Mengumpulkan Makanan MBG yang Bau

Instagram.com/media_rakyat Peristiwa ini bermula saat pembagian program Makan Bergizi Gratis (MBG) berlangsung di MAN 3 Garut, Jawa Barat. Saat hendak menyantap hidangan di kelas, para siswa mencium bau tak sedap dan menyadari bahwa makanan yang dibagikan sudah tidak layak konsumsi karena diduga basi.
Kondisi tersebut membuat para siswa yang masih mengenakan seragam pramuka kompak membawa ompreng MBG dan menuang seluruh porsi makanan ke dalam kantong plastik bening berukuran besar.
Aksi yang terekam kamera itu kemudian diunggah ke media sosial hingga mendadak viral dan memicu keprihatinan publik.
Kekecewaan para Siswa terhadap Kualitas MBG

Popmama.com/Syiva Amalia/AI Aksi kompak siswa mengosongkan ompreng bukan tanpa alasan. Hidangan yang dibagikan dari program MBG tersebut mengeluarkan bau yang sangat menyengat dan tidak sedap saat dibuka.
Khawatir membahayakan kesehatan jika dikonsumsi, mereka memilih untuk mengumpulkan sisa makanan tersebut ke kantong plastik daripada memakannya.
Kekecewaan ini juga tertuang dalam takarir video yang ditulis dengan ungkapan rasa sedih dan pilu,
"embege na te ngenah matak nyesa"
(MBG tidak enak, malah bikin sakit)
Momen ketika para siswa bergantian mencium bau makanan dan mengosongkan wadahnya pun, kian menegaskan kekecewaan terhadap kualitas hidangan yang diterima.
Publik Desak Evaluasi Total Pengawasan MBG

Popmama.com/Syiva Amalia/AI Sontak, rekaman viral aksi para siswa MAN 3 Garut memicu gelombang tanggapan dari netizen dan masyarakat luas.
Banyak pihak yang prihatin dan menyayangkan kejadian ini karena dinilai tidak hanya membuang-buang uang pajak negara, tetapi juga berpotensi mengancam keselamatan.
Tak sedikit warganet yang juga mengkritik proses pengolahan hingga rentang waktu distribusi makanan. Program MBG yang seharusnya menjamin asupan nutrisi aman bagi pelajar justru berpotensi membahayakan kesehatan.
Kejadian ini pun mendorong desakan besar dari publik agar pihak sekolah, SPPG, dan BGN melakukan evaluasi total. Pengawasan ketat pada setiap tahap dinilai sangat krusial agar kualitas dan kelayakan makanan benar-benar terjaga sebelum sampai ke tangan para siswa.
Itulah informasi mengenai MBG yang dikumpulkan karena bau demi keselamatan pelajar di sekolah. Diharapkan pengawasan kelayakan MBG dapat terus diperketat agar kejadian serupa tidak kembali terulang di sekolah mana pun.





















