Pernahkah Mama mendapati anak mendadak menangis kencang dan gemetaran setelah tak sengaja hampir terjatuh?
Di momen seperti ini, tidak sedikit Mama yang langsung meminta anak berhenti menangis atau menceritakan apa yang terjadi.
Padahal, tubuh dan otak membutuhkan waktu untuk beralih dari mode siaga menuju kondisi yang lebih tenang Ma.
Alih-alih terburu-buru meminta anak segera pulih, Mama bisa mendampinginya melewati proses tersebut secara bertahap.
Dengan cara ini, anak belajar mengenali emosinya sekaligus memahami bahwa rasa takut adalah respons yang wajar ketika menghadapi situasi yang mengejutkan.
Berikut Popmama.com telah rangkum 7 cara yang bisa Mama ajarkan agar anak lebih mudah menenangkan diri setelah mengalami shock. Disimak ya Ma!
