Lalu kapan Mama perlu waspada pada kebiasaan anak yang menggoyangkan kaki ini?
Mama, ada batas tegas kapan kebiasaan ini bergeser dari fidgeting biasa menjadi hal yang harus diwaspadai serta membutuhkan penanganan medis secara profesional.
Melansir dari Mayo Clinic, orangtua patut waspada jika anak sering mengeluhkan rasa pegal, atau timbulnya sensasi merayap yang tidak nyaman di sekitar kaki. Bila kebiasaan menggoyang kaki ini terjadi secara intens di malam hari bahkan sampai membangunkan tidurnya, juga patut diwaspadai ya, Ma.
Bila tanda-tanda tersebut terjadi, Mama bisa segera melakukan konsultasi medis bersama dokter mengenai kebiasaan ini, ya.
Supaya dokter dapat melakukan evaluasi secara menyeluruh mulai dari analisis pola tidur sampai pemeriksaan kadar zat besi pada anak, sehingga dapat memberikan penangan yang tepat bagi tumbuh kembang anak remaja mama.
Pada akhirnya, kebiasaan menggoyangkan kaki pada anak remaja tidak bisa langsung dicap sebagai hal yang sepenuhnya baik atau buruk, ya, Ma. Semua tergantung pada frekuensi, intensitas, serta kondisi emosional dan fisik yang menyertainya.
Selama gerakan tersebut hanya dilakukan sesekali untuk membantu konsentrasi belajar atau melepaskan lelah, Mama tidak perlu panik secara berlebihan.
Namun, jika kebiasaan ini mulai disertai keluhan nyeri, mengganggu tidur, atau membuat anak tampak sangat gelisah, jangan ragu untuk segera berkonsultasi dengan dokter spesialis anak demi mendapatkan evaluasi dan penanganan yang tepat.
Apakah anak remaja Mama di rumah juga punya kebiasaan unik suka menggoyangkan kakinya saat belajar? Bagaimana cara Mama menyikapinya?
Sering menggoyangkan kaki tanda apa? | Menggoyangkan kaki secara terus- menerus umumnya merupakan respons psikologis terhadap rasa bosan, cemas, stres, atau sekadar pelepasan energi berlebih. Meski begitu, jika timbul dorongan kuat yang sulit ditahan serta diiringi sensasi kesemutan atau tidak nyaman, kondisi ini berpotensi pada gangguan saraf Restless Legs Syndrome (RLS). |
Apa manfaat menggoyangkan kaki? | Aktivitas menggoyangkan kaki saat posisi duduk berpotensi meningkatkan aliran darah di area ekstremitas bawah, menstimulasi pembakaran kalori ringan, dan menurunkan tingkat stres. Kebiasaan ini membantu mengalirkan darah ke jantung, yang efektif mencegah terjadinya kekakuan serta edema (pembengkakan) jaringan akibat retensi cairan |
Apakah sindrom kaki gelisah berbahaya? | Sindrom Kaki Gelisah (Restless Legs Syndrome) tidak berbahaya, namun dapat merusak pola tidur dan berkurangnya waktu istirahat yang berdampak pada jangka panjang kesehatan. |