Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Lucas Shao, Anak 6 Tahun yang Punya Bakat Melukis Profesional
Instagram.com/lucasshaoartist
  • Lucas Shao mulai melukis pada usia 3 tahun dan, di usia 6 tahun, membangun dunia visual khas melalui karakter fiksi, cerita berulang, serta warna cerah.
  • Karyanya mendapat perhatian internasional: diunggah ulang Metropolitan Museum of Art, dikerjakan untuk Beijing Intangible Cultural Heritage Museum, dan cetakan edisi terbatasnya habis terjual di The Print Space.
  • Lucas membuat lukisan bertajuk "Let's go!" sebagai hadiah ulang tahun adiknya, berdasarkan foto sang adik dan dihiasi warna ungu, pink, serta emoji smiley.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Siapa sangka, seorang anak berusia 6 tahun mampu menciptakan karya seni yang memukau dunia. Lucas Shao membuktikan bahwa bakat seni rupa tidak mengenal batas usia.

Dalam sejumlah wawancaranya, Lucas dikenal sudah mulai melukis sejak usia 3 tahun dan kini telah mengukir prestasi membanggakan.

Lukisan-lukisannya yang penuh warna dan imajinasi telah menarik perhatian pencinta seni di seluruh dunia, bahkan karyanya juga diaku oleh institusi seni bergengsi.

Lukisannya pernah diunggah ulang oleh Metropolitan Museum of Art dan dipamerkan di Beijing Intangible Cultural Heritage Museum.

Yang lebih istimewa, Lucas baru saja menyelesaikan lukisan spesial untuk hadiah ulang tahun adik perempuannya. Ia mengabadikan pose khas sang adik dengan tangan terangkat dan ekspresi menggemaskan yang ia beri judul "Let's go!".

Berikut Popmama.com rangkumkan ulasan selengkapnya tentang perjalanan seni Lucas Shao yang menginspirasi.

1. Lelaki kecil dengan imajinasi tanpa batas

Instagram.com/lucasshaoartist

Lucas mulai menunjukkan ketertarikannya pada dunia seni sejak usia dini. Pada umur 3 tahun, ia sudah asyik menggambar dan menuangkan imajinasinya di atas kertas.

Kini di usianya yang menginjak ke-6, bakat magisnya semakin berkembang pesat dengan berbagai karya yang sering ia perlihatkan melalui akun pribadinya.

Karakter-karakter dan cerita berulang selalu muncul dalam setiap karyanya, menciptakan dunia imajinatif yang khas. Ia tidak sekadar menggambar, tapi bercerita melalui sapuan kuas dan warna-warna cerah yang ia pilih.

Setiap goresan tangannya mampu menghidupkan sosok-sosok fiksi yang ia ciptakan sendiri, membuat siapa pun yang melihat ikut terbawa ke dalam dunianya.

Orangtuanya pun aktif membagikan proses kreatif Lucas di akun Instagram @lucasshaoartist.

Dari setiap unggahannya, terlihat betapa Lucas menikmati setiap proses menggambar tanpa merasa terbebani. Baginya, berkarya adalah permainan yang menyenangkan, bukan sekadar tugas atau kewajiban.

2. Pengakuan dunia pada karya anak usia dini

Instagram.com/lucasshaoartist

Meski masih sangat muda, karya Lucas telah mencuri perhatian banyak pihak di industri seni.

Metropolitan Museum of Art pernah mengunggah ulang lukisannya, sebuah pencapaian luar biasa untuk seniman sekecil dia.

Ia juga dipercaya mengerjakan karya komisi di Beijing Intangible Cultural Heritage Museum lho, Ma. Ini tentu menjadi pencapaian berharga baginya.

Tak sampai di situ, ia pun mencatatkan sejarah sebagai seniman termuda yang menjual cetakan seni di The Print Space.

Edisi terbatas cetakan karyanya selalu laris manis dan habis terjual, membuktikan bahwa kolektor seni serius melirik bakat mudanya.

Prestasi ini semakin lengkap dengan pengakuannya dalam kompetisi seni yang diselenggarakan International Art Museum of America. Semua pencapaian itu tentu tidak datang begitu saja ya, Ma.

Di balik setiap lukisan yang dipamerkan, ada kerja keras dan konsistensi yang ia tunjukkan meski usianya masih belia.

Lucas berhasil membuktikan bahwa kualitas karya tidak ditentukan oleh usia, melainkan oleh ketekunan dan cinta terhadap seni. Bisa jadi motivasi untuk anak di rumah nih, Ma.

3. Lukisan spesial untuk hadiah adik tercinta

Yang terbaru, Lucas membagikan momen mengharukan saat ia membuat lukisan untuk ulang tahun adik perempuannya.

Awalnya, ia memotret sang adik yang mengenakan gaun berwarna ungu yang manis, dengan pose "Let's go!" seraya tangan terangkat ke atas dengan ekspresi yang sangat manis.

Foto itulah yang menjadi referensi utama lukisannya. Tanpa menunggu lama, Lucas langsung mengambil kanvas berukuran lebih besar dari tubuhnya dan mulai membuat sketsa wajah sang adik.

Ia dengan teliti menuangkan detail demi detail, lalu bermain dengan berbagai warna untuk menghidupkan lukisan tersebut.

Warna ungu dan pink mendominasi karyanya, yang kemungkinan besar karena itu adalah warna kesukaan adiknya.

Tak lupa, Lucas menambahkan berbagai gambar emoji smiley di sekeliling lukisan. Hal ini ia lakukan agar adiknya selalu tersenyum bahagia seperti ekspresi yang ia lukis.

Setelah beberapa hari mengerjakan, Lucas dengan bangga memerlihatkan hasil karyanya sambil tersenyum lebar seperti gambar yang ia buat untuk sang adik.

Dalam unggahannya, ia menuliskan caption manis yang menyentuh hati, "This was a commission with SmileyWorld, and it also became my little sister's birthday present. We may bicker all the time, but we're still best friends."

Kalimat itu menunjukkan betapa Lucas menyayangi adiknya, meski mereka sering kali bertengkar seperti saudara pada umumnya.

Lucas Shao adalah bukti nyata bahwa usia bukanlah penghalang untuk berkarya dan meraih mimpi. Sejak kecil, ia telah menunjukkan bahwa bakat yang diasah dengan cinta dan dukungan keluarga dapat membawa seseorang melangkah jauh.

Semoga kisahnya bisa menjadi inspirasi untuk mendukung minat anak-anak sejak dini. Siapa tahu, di balik coretan-coretan kecil mereka, tersimpan bakat magis yang kelak bersinar seperti Lucas Shao.

Curated For You

Editorial Team

Related Article