Profil Wahana Visi Indonesia, Berfokus pada Pendampingan Anak

WVI setiap hari memberi dampak ke lebih dari 400 anak yang paling rentan di Indonesia, simak yuk Ma!

18 Januari 2022

Profil Wahana Visi Indonesia, Berfokus Pendampingan Anak
Dok. Wahana Visi Indonesia

Organisasi kemanusiaan muncul sebagai bentuk partisipasi masyarakat umum di luar otoritas pemerintah terhadap urusan sosial-kemanusiaan yang beragam, mulai dari peran aktif nya dalam pemberdayaan lembaga masyarakat. 

Lalu apa itu pemberdayaan lembaga masyarakat sendiri? 

Pemberdayaan lembaga masyarakat termasuk upaya terpadu, menyeluruh dan berkesinambungan untuk meningkatkan wawasan, kepedulian, perhatian, dan kapasitas lembaga masyarakat salah satunya organisasi kemanusiaan yaitu Wahana Visi Indonesia. 

Di mana Wahana Visi Indonesia adalah sebuah organisasi kemanusiaan Kristen yang berperan aktif di bidang pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak melalui pendekatan pengembangan masyarakat, advokasi dan tanggap bencana untuk membawa perubahan yang berkesinambungan tanpa membedakan agama, ras, suku, dan gender.

Ketahui lebih dekat komunitas yang satu ini yuk, Ma. Berikut Popmama.com telah merangkum profil Wahana Visi Indonesia. Yuk simak!

1. Latar belakang dan sejarah didirikannya organisasi Wahana Visi Indonesia

1. Latar belakang sejarah didirikan organisasi Wahana Visi Indonesia
Dok. Wahana Visi Indonesia

Berdirinya Wahana Visi Indonesia diawali dengan pelayanan World Vision International di Indonesia. World Vision International adalah sebuah lembaga international yang didirikan oleh Robert ‘Bob’ Pierce pada tahun 1950 di Amerika Serikat. Cikal bakal lembaga bermula saat Bob Pierce bertemu dengan seorang anak bernama White Jade yang membuat hatinya tergerak untuk membantu anak-anak yang kurang mampu.

Lembaga World Vision International kemudian Ia dirikan untuk membantu meringankan beban dan merespons jutaan anak dan perempuan akibat perang di semenanjung Korea.

Yayasan World Vision International kemudian masuk ke Indonesia pada 5 Mei 1962 dan memiliki kantor pusat di Malang dengan German Edey sebagai Direktur pertamanya. Pada tahun 1972-1973, World Vision Indonesia mulai membuka program pengembangan masyarakat untuk meningkatkan kehidupan masyarakat miskin dan tertinggal.

Proyek pertama dibuka di dusun Loksado di pedalaman Kalimantan Selatan.

Tahun 1998 nama Yayasan World Vision Indonesia diubah menjadi Yayasan Wahana Visi Indonesia dan menjadi mitra World Vision International di Indonesia yang mengimplementasikan program-program pengembangan transformatif untuk pengentasan kemiskinan.

Tahun 2021, World Vision International di Indonesia secara resmi menutup programnya untuk kemudian dilanjutkan oleh Yayasan Wahana Visi Indonesia.

2. Lalu apa tujuan didirikannya organisasi Wahana Visi Indonesia?

2. Lalu apa tujuan didirikan organisasi Wahana Visi Indonesia
Freepik/creativeart

Wahana Visi Indonesia adalah sebuah organisasi kemanusiaan Kristen yang bertujuan untuk melayani dan berkolaborasi dalam pemberdayaan anak, keluarga dan masyarakat yang paling rentan melalui pendekatan pengembangan masyarakat, advokasi dan tanggap bencana untuk membawa perubahan yang berkesinambungan tanpa membedakan agama, ras, suku, dan gender.

Visi WVI: 

Untuk setiap anak, hidup utuh sepenuhnya; Doa kami untuk setiap hati, tekad untuk mewujudkannya.

Misi WVI: 

Meneladani Yesus Kristus dengan bekerja bersama orang miskin dan tertindas dalam mengusahakan transformasi manusia, memperjuangkan keadilan, dan memberikan kesaksian kabar baik dari Tuhan.

Editors' Picks

3. Ada di bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi, perlindungan anak sampai pengurangan risiko tanggap bencana

3. Ada bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi, perlindungan anak sampai pengurangan risiko tanggap bencana
Dok. Wahana Visi Indonesia

Wahana Visi Indonesia setiap hari memberi dampak ke lebih dari 400 anak yang paling rentan di Indonesia. Dengan pengembangan masyarakat ini, setiap 1 anak yang disponsori, 4 anak lainnya akan merasakan manfaatnya.

Prioritas program WVI bagi anak mencakup sektor kesehatan, pendidikan, perlindungan anak, dan ekonomi. Program dalam keempat sektor ini dilakukan melalui 3 pendekatan, yaitu pengembangan transformasional, advokasi, dan tanggap bencana.

KESEHATAN

WVI ingin melihat setiap anak-anak Indonesia berkembang optimal, bebas dari permasalahan gizi buruk, dan tumbuh di lingkungan yang bersih dan sehat. Untuk mencapai visi tersebut, WVI memfokuskan programnya pada:

  • Pelatihan Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA)
  • Pemantauan tumbuh kembang anak
  • Pelatihan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat
  • Penyediaan Air Bersih Berbasis Masyarakat
  • Kebun Gizi
  • Pelatihan Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS) Berbasis Masyarakat
  • Dan lain-lain

PENDIDIKAN

Mendapatkan pendidikan berkualitas adalah salah satu kunci setiap anak bisa menggapai mimpinya. WVI berjuang agar setiap anak mendapatkan akses terhadap pendidikan dan memiliki kemampuan serta keterampilan untuk bekal meraih masa depan terbaiknya. Untuk mencapai visi tersebut, WVI memfokuskan programnya pada:

  • Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)
  • Pendidikan Karakter Kontekstual
  • Pendidikan non-formal (kelompok anak usia 6-11 tahun)
  • Dan lain-lain

EKONOMI

Untuk mendukung kesejahteraan anak, WVI berupaya memperbaiki literasi keuangan dan membuka akses peluang ekonomi bagi kaum muda melalui beberapa program antara lain:

  • Market Working for the Poor (M4P) Pendekatan LVCD adalah upaya peningkatan kapasitas petani terkait budi daya dan adaptasi
  • Proyek Livelihood (PRISMA & SOBIPOOR)
  • Program Literasi Keuangan (ASKA)
  • Program Remaja (YOUNG & YEAH Project)

PERLINDUNGAN ANAK

WVI ingin agar setiap anak tumbuh dan berkembang dalam rasa aman dan penuh cinta. Tingginya angka kasus kekerasan terhadap anak serta rendahnya kesadaran akan hak-hak dasar anak mendorong WVI untuk melakukan berbagai intervensi untuk mencapai visi tersebut.

  • Forum Anak
  • Akta Lahir dan Komite Perlindungan Anak Desa
  • Advokasi dan Sistem Perlindungan Anak
  • Kampanye Penghapusan Kekerasan Terhadap Anak

PENGURANGAN RISIKO DAN TANGGAP BENCANA

Pengurangan Risiko Bencana (PRB) dan adaptasi perubahan iklim menjadi tiga sektor utama dalam program penanggulangan bencana WVI.Pengurangan Risiko Bencana Berbasis Komunitas

  • Farmer Managed Natural Regenration (FMNR) atau Regenerasi Alam yang dikelola petani 
  • Edukasi dalam Kebencanaan
  • Sekolah Aman
  • Kesehatan dalam Kebencanaan
  • Perlindungan anak dalam Kebencanaan
  • Bantuan Langsung Tunai

4. . Lebih dari 80.000 anak mendapatkan pendampingan dari Wahana Visi Indonesia

4. . Lebih dari 80.000 anak mendapatkan pendampingan dari Wahana Visi Indonesia
Freepik/A3pfamily

Hingga saat ini, lebih dari 80.000 anak mendapatkan pendampingan dari WVI. Jangkauan kami pun bertambah luas tiap tahunnya. Tahun ini kami telah memiliki 65 Area program yang tersebar di 15 provinsi di Indonesia.

Wilayah tersebut tersebar di beberapa zona, yaitu: 

Zona Sambawa 

  • Nias Selatan
  • Bengkulu Selatan
  • Jakarta Pusat
  • Jakarta Utara
  • Jakarta Timur
  • Tangerang
  • Tangerang Selatan
  • Simokerto
  • Lombok Utara
  • Mataram 
  • Lombok Timur

Zona Kalbar 

  • Kubu Raya 
  • Pontianak
  • Bengkayang 
  • Sambas
  • Landak
  • Sekadau
  • Sintang
  • Melawi 

Zona NTT 

  • Manggarai 
  • Manggarai Barat
  • Manggarai Timur
  • Nagekeo
  • Ngada
  • Ende
  • Flores Timur
  • Lembata
  • Alor 
  • Sumba Timur
  • Sumba Barat Daya 
  • Rote Ndao 
  • Kupang
  • Kota Kupang 
  • Timor Tengah Selatan 
  • Timor Tengah Utara
  • Malaka
  • Belu 

Zona Sulmal 

  • Bual 
  • Tali-tali
  • Parigi Mautong
  • Donggala
  • Palu 
  • Poso
  • Sigi
  • Pasangkayu 
  • Mamuju
  • Mamuju Tengah 
  • Parigi
  • Ennekang
  • Kolaka dan lainnya 

Zona Papua 

  • Sorong
  • Biak Numfor
  • Sarmi
  • Sentani
  • Kota Jayapura
  • Jayawijaya
  • Asmat 

5. Prestasi yang sudah dicapai oleh Wahana Visi Indonesia: Mulai dari bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi, perlindungan anak dan tanggap bencana

5. Prestasi sudah dicapai oleh Wahana Visi Indonesia Mulai dari bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi, perlindungan anak tanggap bencana
Freepi/jcomp

Wahana Visi Indonesia setiap hari memberi dampak ke lebih dari 400 anak yang paling rentan di Indonesia. Dengan pengembangan masyarakat ini, setiap 1 anak yang disponsori, 4 anak lainnya akan merasakan manfaatnya. 

Wahana Visi Indonesia bekerja melalui program kesehatan, pendidikan, perlindungan anak, dan pengembangan ekonomi di lebih dari 500 desa di seluruh Indonesia. 

Beberapa pencapaiannya dari berbagai bidang: 

  • Bidang Kesehatan: WVI telah melaksanakan berbagai program kesehatan untuk kesehatan anak dan kesehatan keluarga, seperti: Pelatihan pemberian makan bayi dan anak, PMBA, pemantauan tumbuh kembang anak, pelatihan sanitasi total berbasis masyarakat, penyediaan air bersih berbasis masyarakat. 
  • Bidang Pendidikan: WVI menjalankan program pendidikan untuk terwujudnya peningkatan kualitas pendidikan anak, seperti: Pendidikan anak usia dini, Pendidikan karakter kontekstual, Pendidikan non-formal (kelompok anak usia 6-11 tahun)
  • Bidang Ekonomi: Untuk mendukung kesejahteraan anak, WVI telah beruapaya memperbaiki literasi keuangan dan membuka akses peluang ekonomi bagi kaum muda. 
  • Perlindungan Anak: WVI berkomitmen untuk berupaya dalam mengakhiri kekerasan terhadap anak
  • Pengurangan Risiko dan Tanggap Bencana: WVI juga sudah berperan andil dalam upaya penanganan bencana. 

Adapun prestasi yang sudah dicapai oleh Wahana Visi Indonesia lainnya: 

  • Wahana Visi Indonesia telah mendorong perubahan dengan mendukung pembuatan 14 Kebijakan tingkat nasional & 39 kebijakan tingkat daerah yang berdampak pada 49 juta anak rentan di Indonesia. WVI juga mendukung pemerintah dalam merancang 29 kebijakan terkait penanganan COVID-19.
  • Wahana Visi Indonesia juga telah mendukung terciptanya pelibatan anak dan komunitas dalam proses penyusunan kebijakan melalui Forum Anak bersama KPPPA. WVI juga berhasil memberikan bantuan advokasi oleh anak ke tingkat nasional dan global.

Salah satunya adalah Roslinda, siswi kelas 3 SMP asal Desa Kombapari, Sumba Timur, yang menjadi wakil anak dari Indonesia untuk berbicara di rangkaian kegiatan side-event High Level Political Forum (HLPF) on Sustainable Development di New York, 9-18 Juli 2019.

Oslin kembali terpilih untuk menyampaikan suara anak rentan yang terdampak Covid-19 di Indonesia kepada para perwakilan negara-negara di PBB (UN Member States) secara virtual pada 8 Oktober 2020.

6. Bagaimana caranya jika ingin bergabung dalam Wahana Visi Indonesia?

6. Bagaimana cara jika ingin bergabung dalam Wahana Visi Indonesia
Freepik/jcomp
  • Jadi Relawan

Untuk menjadi relawan atau volunteer, dapat mendaftarkan diri melalui website WVI di https://wahanavisi.org/id/ayo-terlibat/relawan

  • Jadi Sponsor Anak

Dengan menjadi sponsor, Anda turut mendukung upaya perlindungan anak lewat pemberdayaan masyarakat di sebuah komunitas masyarakat di wilayah Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat dan Papua. Kontribusi Anda sebagai sponsor sebesar Rp. 200.000 / anak / bulan akan disalurkan dalam bentuk program pemberdayaan masyarakat jangka panjang.

Untuk menjadi sponsor anak, Anda dapat mendaftarkan diri melalui website WVI di https://wahanavisi.org/id/sponsor-anak/anak

  • Berkarir di Wahana Visi Indonesia

Wahana Visi Indonesia selalu mencari orang-orang yang rindu untuk membuat perubahan. Dengan bergabung bersama Wahana Visi Indonesia, Anda menjadi bagian dari 700 staf kami untuk melayani anak-anak dan masyarakat di seluruh Indonesia.

Mari berkarya bersama setiap orang yang bermimpi untuk memberikan kehidupan yang lebih baik bagi anak Indonesia – hidup anak utuh sepenuhnya dengan mengunjungi tautan berikut ini https://wahanavisi.org/id/tentang/karir

Itulah profil lengkap Wahana Visi Indonesia yang memiliki manfaat besar untuk anak-anak Indonesia.

Baca Juga: 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk