Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Penggunaan Imbuhan 'Ke-' beserta Contoh Kalimatnya

Penggunaan Imbuhan 'Ke-' beserta Contoh Kalimatnya
Unsplash/Jerry Wang
Share Article

Imbuhan adalah elemen penting dalam Bahasa Indonesia yang memperkaya kata-kata dengan makna tambahan. Imbuhan berperan dalam pembentukan kata kerja, kata sifat, dan kata benda yang lebih kaya makna. Imbuhan 'ke-' adalah salah satu imbuhan yang sering digunakan, dan melalui penggunaan imbuhan ini, kita dapat menghasilkan kata-kata dengan makna yang lebih spesifik.

Imbuhan 'ke-' menambahkan konsep pengarahan, keadaan, atau orientasi pada kata dasar. Dalam pembentukan kata, 'ke-' dapat memberikan nuansa atau makna tertentu, seperti menunjukkan arah atau tujuan dari suatu tindakan.

Popmama.com akan menjelaskan lebih lanjut tentang penggunaan imbuhan 'ke-' beserta contoh kalimatnya dalam kata-kata sehari-hari. Yuk, mari kita lihat contoh-contoh penggunaannya!.

  1. 1. Mengubah kata sifat menjadi kata benda

    Freepik
    Freepik

    Dengan menambahkan imbuhan 'ke-', kita dapat memberikan benda atau objek nyata pada konsep yang sebelumnya hanya bersifat deskriptif. 

    Contoh kalimat:

    • Keindahan alam di daerah ini sangat memukau.
    • Sifat kepedulian masyarakat terhadap lingkungan semakin meningkat.
    • Keberanian anak-anak muda dalam menyuarakan pendapat mereka sangat menginspirasi.
    • Kebersihan di lingkungan sekolah menjadi tanggung jawab bersama.
    • Kemiskinan adalah masalah yang harus segera diatasi.

    Dalam setiap kalimat di atas, imbuhan 'ke-' dengan tambahan imbuhan '-an' digunakan untuk mengubah kata sifat 'indah', 'peduli', 'berani', 'bersih', 'miskin' menjadi kata benda.

  2. 2. Menunjukkan status, kemauan, dan tanda tujuan

    Freepik/Pch.vector
    Freepik/Pch.vector

    Imbuhan 'ke-' bisa menunjukkan status, kemauan, dan tujuan dalam kata-kata.

    Contoh kalimat:

    • Saya memberikan hadiah kepada teman saya di ulang tahunnya.
    • Kehendak orangtua sering kali bertujuan untuk kebaikan anak-anak.
    • Ketua kelas baru saja meresmikan denah tempat duduk yang baru.
    • Mereka pergi kedepan untuk membeli makanan.
    • Aldi memiliki keinginan yang kuat untuk menjadi juara umum di sekolahnya.

    Dalam setiap kalimat di atas, imbuhan 'ke-' dan tambahan imbuhan '-an' dapat digunakan pada kata dasar 'pada', 'hendak', 'tua', 'depan', 'ingin'.

  3. 3. Mengubah kata benda menjadi kata kerja

    Freepik/pvproductions
    Freepik/pvproductions

    Dengan tambahan 'ke-', kata yang semula mengacu pada objek atau konsep yang lebih pasif dapat diaktifkan dan diarahkan pada tindakan atau kegiatan yang lebih spesifik.

    Contoh kalimat: 

    • Lily kelaparan, sehingga ia segera mencari makanan di dapur.
    • Ketika sedang kehujanan, saya berlindung di bawah atap toko.
    • Anak-anak itu sedang keluar bermain di taman.
    • Suhu siang hari bisa mencapai 35 derajat celsius, dan ini membuat kita kepanasan.
    • Skenario dalam film tersebut sudah ketebak dari awal hingga akhir.

    Dalam setiap kalimat di atas, imbuhan 'ke-' dengan beberapa tambahan imbuhan '-an' digunakan untuk mengubah kata benda 'lapar', 'hujan', 'luar', 'panas', 'tebak' menjadi kata kerja.

  4. 4. Menunjukkan tingkat atau kumpulan

    Freepik/Gpointstudio
    Freepik/Gpointstudio

    Dalam hal ini, imbuhan 'ke-' menunjukkan sejauh mana atau seberapa banyak sesuatu terjadi.

    Contoh kalimat:

    • Dia telah pindah ke kota ini untuk kesekian kalinya dalam lima tahun terakhir.
    • Kekurangan gizi dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius pada anak-anak.
    • Saudara kandung saya adalah yang kedua dalam urutan keluarga, setelah saya.
    • Saya ingin memahami keseluruhan konsep ini sebelum memulai proyek tersebut.
    • Makanan ringan manis dapat mengakibatkan kebanyakan kalori yang tidak sehat.

    Pada setiap kalimat di atas, imbuhan 'ke-' dan beberapa tambahan imbuhan '-an' digunakan pada kata dasar 'sekian', 'kurang', 'dua', 'seluruh', 'banyak'.

    Penggunaan imbuhan 'ke-' dalam Bahasa Indonesia memperkaya makna kata-kata. Dalam contoh-contoh yang telah diberikan, kita melihat bagaimana imbuhan ini mengubah arti dari banyak kata, dengan menunjukkan tindakan yang lebih spesifik. Pemahaman ini meningkatkan kekuatan komunikasi dalam bahasa pada anak-anak.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More