Walau anak sudah istirahat seharian, namun ketika waktu tidur malam tiba, tetap saja kakinya merasa lelah. “Setiap mau tidur, rasanya seperti ada monster yang merangkak di seluruh kakiku!” mungkin keluhan sejenis itu yang diucapkan anak.
Jika anak Mama salah satunya, maka Mama mungkin perlu mencurigai ia mengalami restless leg syndrome atau yang biasa disingkat menjadi RLS.
Menurut Paediatric Society of New Zealand (PSNZ), anak yang mengalami RLS akan merasa sangat tidak nyaman ketika mau tidur. Biasanya keluhan ini mulai terjadi di malam hari, di mana ‘growing pains’ biasanya terjadi di malam hari.
Biasanya keluhan RLS ini banyak terjadi pada orang dewasa, namun ternyata anak remaja juga bisa mengalaminya lho, Ma.
Menurut RLS Foundation, setidak 1,5 juta anak dan remaja Amerika Serikat mengalami RLS. Sekitar 35 persen dari seluruh penderita RLS mulai mengalaminya sejak umur 20-an, namun 1 dari 10 penderita tersebut mengalami RLS dalam dekade pertama kehidupannya.
Untuk mewaspadai keluhan ini, yuk ketahui informasi-informasi penting yang perlu Mama ketahui.
