Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Waspada! Narkoba THC Diselundupkan dalam Bentuk Permen di Malang

3 min read
Waspada! Narkoba THC Diselundupkan dalam Bentuk Permen di Malang
pusiknas.polri.go.id
  • Bea Cukai mencurigai paket dari Inggris menuju Malang yang menyamar sebagai makanan; uji laboratorium kemudian memastikan paket tersebut mengandung narkotika jenis THC.

  • Polisi menjalankan controlled delivery hingga paket diterima Abram Jetro Endiera di Jatimulyo, Lowokwaru, Malang, pada Agustus 2026, untuk mengungkap penerima dan alur peredarannya.

  • Hasil pengembangan menyebut Abram telah empat kali memesan narkotika berkedok makanan; polisi menyita 231 gram bruto THC, termasuk permen dan cokelat.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kasus narkoba dengan modus yang tidak biasa kembali terungkap. Kali ini, narkotika jenis THC disamarkan menyerupai permen dan dikirim dari Inggris menuju Kota Malang, Jawa Timur.

Bentuknya yang menyerupai makanan tentu menjadi perhatian, terlebih jika produk semacam ini berada di lingkungan anak-anak. Orangtua pun perlu mengajarkan anak agar tidak sembarangan menerima atau mengonsumsi makanan yang asal-usulnya tidak jelas.

Lantas, seperti apa kronologi kasus narkoba THC yang diselundupkan dalam bentuk permen di Malang?

Berikut Popmama.com telah merangkum informasinya. Yuk, simak!

  1. 1. Bea Cukai curiga dengan paket kiriman dari Inggris

    Bea cukai mencurigai paket yang berasal dari Inggris
    Dok. Bareskrim

    Kasus ini bermula ketika Bea Cukai mencurigai sebuah paket kiriman dari Inggris yang ditujukan ke wilayah Kota Malang. Kecurigaan tersebut muncul karena isi paket diduga bukan merupakan makanan biasa seperti yang terlihat dari bentuk luarnya.

    Paket kemudian diperiksa lebih lanjut dan dilakukan uji laboratorium untuk memastikan kandungan di dalamnya. Hasil pemeriksaan laboratorium memastikan adanya kandungan narkotika jenis tetrahydrocannabinol atau THC.

    Temuan tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum untuk mengungkap siapa penerima dan bagaimana narkotika tersebut akan diedarkan. Pengungkapan ini sekaligus memperlihatkan adanya modus penyamaran narkotika dalam bentuk yang menyerupai produk makanan.

  2. 2. Polisi lakukan controlled delivery hingga ke Malang

    Polisi lakukan controlled delivery hingga ke Malang
    Popmama.com/Violin Heldina/AI

    Setelah mengetahui paket tersebut mengandung narkotika, polisi tidak langsung menghentikan proses pengirimannya. Aparat melakukan controlled delivery, yakni pengiriman yang tetap dilakukan dalam pengawasan petugas untuk mengungkap pihak yang berada di balik penerimaan paket tersebut.

    Proses tersebut kemudian membawa polisi hingga paket diterima oleh Abram Jetro Endiera di kawasan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, pada Agustus 2026.

    Penangkapan terhadap penerima paket menjadi bagian dari pengembangan kasus. Polisi selanjutnya melakukan pemeriksaan untuk mengetahui lebih jauh asal-usul pemesanan dan apakah terdapat transaksi narkotika lain dengan modus serupa.

  3. 3. Pelaku disebut sudah empat kali memesan narkotika

    AJE disebut sudah beberapa kali memesan narkotika tersebut
    Popmama.com/Violin Heldina/AI

    Dari hasil pengembangan, polisi menemukan bahwa Abram diketahui sudah empat kali memesan narkotika dengan modus penyamaran sebagai makanan. Barang bukti yang diamankan dalam kasus tersebut tidak hanya berupa permen, tetapi juga terdapat cokelat serta sejumlah barang elektronik.

    Total barang bukti THC yang disita polisi disebut mencapai 231 gram bruto. Temuan tersebut membuat modus narkotika yang dikemas menyerupai makanan kembali menjadi perhatian.

    Kasus ini menjadi pengingat bahwa narkotika dapat dikemas dalam bentuk yang tidak selalu terlihat seperti narkoba. Produk yang sekilas tampak seperti makanan atau camilan tetap perlu diperhatikan, terutama ketika asal-usul dan pihak yang memberikannya tidak diketahui dengan jelas.

  4. 4. Waspadai anak menerima makanan dari orang yang tidak dikenal

    Ajarkan anak untuk waspada dengan pemberian orang yang tidak dikenal
    Pexels/Mikhail Nilov

    Kasus tersebut juga dapat menjadi pengingat bagi Mama dan Papa untuk mengajarkan keamanan diri kepada anak sejak dini. Salah satunya adalah dengan membiasakan anak tidak langsung menerima atau mengonsumsi makanan yang diberikan oleh orang yang tidak dikenal.

    Anak mungkin belum memahami bahwa makanan yang terlihat menarik belum tentu aman untuk dikonsumsi. Karena itu, Mama dapat membuat aturan sederhana, seperti meminta anak untuk selalu bertanya kepada orangtua atau orang dewasa yang dipercaya sebelum menerima makanan dari orang lain.

    Aturan ini tidak perlu disampaikan dengan cara menakut-nakuti. Jelaskan bahwa kebiasaan tersebut merupakan salah satu cara menjaga diri agar anak mengetahui apa yang masuk ke tubuhnya.

    Itulah kronologi kasus narkoba THC yang diselundupkan dalam bentuk permen di Malang.

    Ajarkan anak untuk tidak sembarangan menerima makanan dari orang lain, selalu bertanya kepada orang dewasa yang dipercaya, dan tidak langsung mengonsumsi sesuatu yang tidak dikenalnya.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More