Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

5 Alasan Ruben Onsu Mengadopsi Thayaka, Berawal dari Sebuah Doa

5 min read
5 Alasan Ruben Onsu Mengadopsi Thayaka, Berawal dari Sebuah Doa
YouTube.com/Just Ruben
  • Ruben Onsu mengetahui Thayaka, bayi yang ditemukan dalam kardus dengan kondisi memprihatinkan, saat rapat bersama Melanie dan kemudian tergerak memberi pertolongan.

  • Ikatan emosional tumbuh ketika Thayaka merespons panggilan Ruben melalui video call, sementara pengalaman umrah dan kajian tentang doa anak mendorong perenungannya.

  • Setelah Thayaka membaik, Ruben berdoa meminta petunjuk untuk mengadopsinya, lalu menyambutnya sebagai keluarga dengan nama Thayaka Putra Onsu dan harapan masa depan lebih baik.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Keputusan mengadopsi anak tentu menjadi perjalanan besar yang penuh makna bagi sebuah keluarga. Hal inilah yang turut dirasakan oleh presenter Ruben Onsu ketika memutuskan untuk mengadopsi seorang bayi laki-laki bernama Thayaka Putra Onsu.

Keputusan tersebut berawal dari pertemuan yang tidak terduga hingga pengalaman spiritual yang membuat Ruben merenungkan arti kehadiran seorang anak dalam hidupnya. Dalam penjelasannya, Ruben menceritakan bagaimana kondisi Thayaka saat pertama kali ditemukan membuatnya tersentuh.

Seiring berjalannya waktu, tumbuh ikatan emosional yang semakin kuat antara Ruben dan Thayaka. Ia juga merasa bahwa kehadiran sang anak berkaitan dengan doa dan perenungan yang pernah dipanjatkannya kepada Tuhan.

Lantas, apa yang membuat Ruben Onsu akhirnya mantap mengadopsi Thayaka Putra Onsu? Berikut Popmama.com telah merangkum beberapa alasan Ruben Onsu mengadopsi Thayaka.

Yuk, simak!

  1. Deretan Alasan Ruben Onsu Mengadopsi Thayaka

  2. 1. Pertemuan tidak terduga dengan Thayaka

    5 Alasan Ruben Onsu Mengadopsi Thayaka 4
    YouTube.com/Just Ruben

    Keputusan Ruben Onsu untuk mengadopsi Thayaka bermula dari sebuah pertemuan yang tidak direncanakan. Saat itu, Ruben sedang mengikuti rapat bersama Melanie ketika Melanie menerima laporan darurat mengenai seorang bayi yang membutuhkan pertolongan.

    Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi yang memprihatinkan, bahkan berada di dalam sebuah kardus. Mendengar kabar tersebut, Ruben pun mengetahui bahwa ada seorang bayi yang membutuhkan bantuan segera.

    Ruben menceritakan kondisi Thayaka ketika pertama kali mendapatkan informasi mengenai bayi tersebut.

    "Jadi, dia harus menolong satu bayi. Bayi ini baru masuk dikirim sama timnya dan dia dalam kondisi yang menurutku kurang baik gitu di dalam satu kardus dan itu disemutin gitu," ungkap Ruben di channel YouTube pribadinya Just Ruben pada Sabtu (17/10/2026).

    Pertemuan yang awalnya tidak direncanakan itu kemudian menjadi awal dari perjalanan Ruben bersama Thayaka.

  3. 2. Respons Thayaka menumbuhkan ikatan emosional

    5 Alasan Ruben Onsu Mengadopsi Thayaka 5
    Instagram.com/thayakaputraonsu

    Pada awalnya, Ruben Onsu sempat mengira bahwa bayi tersebut tidak akan mampu bertahan hidup melihat kondisinya yang kurang baik. Namun, pandangannya mulai berubah ketika ia melakukan panggilan video dan mencoba memanggil bayi tersebut.

    Saat Ruben memanggilnya, Thayaka memberikan respons dengan menatap ke arah layar. Respons sederhana itu membuat Ruben terkejut sekaligus merasakan ikatan emosional yang sulit dijelaskan.

    Momen tersebut menjadi salah satu pengalaman yang membekas bagi Ruben selama mengenal Thayaka.

    "Tapi lama-lama ketika video call, saya panggil baby gitu, matanya langsung ngerespons. Dari situ saya langsung kaget," tutur Ruben.

    Respons Thayaka membuat Ruben semakin memperhatikan kondisi sang bayi dan mulai merasakan kedekatan dengannya.

  4. 3. Pengalaman spiritual setelah menjalani ibadah umrah

    5 Alasan Ruben Onsu Mengadopsi Thayaka 6
    Instagram.com/vannyshaagatha

    Selain pertemuan dengan Thayaka, pengalaman spiritual juga menjadi bagian penting dalam perjalanan Ruben Onsu mengambil keputusan. Sepulang dari ibadah umrah, ia mengingat kembali kajian yang diikutinya di kawasan Nabawi, tepatnya di pintu 19.

    Kajian tersebut membahas tentang anak-anak yang kelak mendoakan orangtuanya ketika sudah meninggal dunia. Hal itu membuat Ruben merenungkan siapa yang akan mendoakannya suatu hari nanti.

    Pengalaman tersebut menjadi salah satu hal yang membekas dalam pikirannya dan memengaruhi cara pandangnya terhadap kehadiran seorang anak dalam kehidupan.

    "Saya mengikuti kajian di pintu 19 di Nabawi di mana tema kajiannya itu adalah tentang kalau kita sudah meninggal nanti yang mendoakan adalah anak-anak kita sendiri," jelas Ruben.

    Perenungan tersebut kemudian menjadi bagian dari perjalanan batin Ruben sebelum akhirnya memutuskan untuk mengadopsi Thayaka.

  5. 4. Merasa kehadiran Thayaka sebagai jawaban atas doa

    5 Alasan Ruben Onsu Mengadopsi Thayaka 3
    Instagram.com/thayakaputraonsu

    Ketika kondisi Thayaka mulai membaik dan sang bayi menunjukkan respons, Ruben Onsu semakin yakin untuk mempertimbangkan adopsi. Ia merasa bahwa pertemuan mereka bukan sekadar kejadian biasa, melainkan sesuatu yang patut direnungkan lebih dalam.

    Ruben pun kembali melaksanakan salat dan memanjatkan doa untuk meminta izin serta petunjuk kepada Tuhan. Dalam momen tersebut, ia mengungkapkan keinginannya untuk mengadopsi Thayaka.

    Keputusan itu tidak diambil hanya berdasarkan rasa iba, tetapi juga melalui proses perenungan yang membuatnya semakin mantap.

    "Setelah Thayaka sehat, sembuh, dia merespons saya, di situlah saya salat lagi gitu. Bolehkah saya izinkan gitu ya Allah untuk mengadopsi anak ini gitu," ungkap Ruben.

    Bagi Ruben, membaiknya kondisi Thayaka menjadi salah satu momen penting yang menguatkan niatnya untuk memberikan kehidupan dan masa depan yang lebih baik bagi sang anak.

  6. 5. Ingin memberikan masa depan dan tempat aman dalam keluarga

    5 Alasan Ruben Onsu Mengadopsi Thayaka 2
    Instagram.com/thayakaputraonsu

    Alasan lainnya berkaitan dengan keinginan Ruben Onsu untuk menerima Thayaka sebagai bagian dari keluarganya. Hal itu juga terlihat dari pemilihan nama Thayaka Putra Onsu yang disesuaikan dengan nama anak-anaknya yang lain.

    Ruben menjelaskan bahwa nama Thayaka tidak memiliki arti khusus. Ia memilih nama tersebut karena ingin memiliki keselarasan dengan nama anak-anaknya, yakni Thalia dan Thania.

    Pemilihan nama itu menjadi bagian dari caranya menyambut Thayaka sebagai anggota keluarga. Melalui keputusan adopsi tersebut, Ruben juga ingin memberikan kesempatan bagi Thayaka untuk tumbuh dan memiliki masa depan yang lebih baik.

    "Nama Thayaka tidak ada artinya. Hanya saya pengin sama kayak Thalia, Thania, Thayaka gitu. Jadi saya kasih namanya Thayaka Putra Onsu," jelas Ruben.

    Kehadiran Thayaka pun menjadi bagian baru dalam perjalanan keluarga Ruben Onsu, yang berawal dari pertemuan tak terduga hingga keputusan besar untuk mengasuh dan membesarkan seorang anak.

    Nah, itulah beberapa alasan Ruben Onsu mengadopsi Thayaka Putra Onsu. Kisah ini memperlihatkan bagaimana sebuah pertemuan yang tidak direncanakan dapat menjadi awal dari ikatan keluarga yang bermakna.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More