Ketika hujan abu vulkanik terjadi, banyak orangtua mungkin bertanya-tanya apakah anak masih aman bermain di luar rumah. Menurut dr. Lucky Yogasatria, Sp.A., jawabannya adalah tidak.
Abu vulkanik bukan sekadar debu biasa yang mudah dibersihkan, tetapi mengandung partikel yang dapat berdampak pada kesehatan, terutama pada anak-anak yang masih dalam masa tumbuh kembang.
Selain mengganggu pernapasan, paparan abu vulkanik juga dapat menyebabkan iritasi pada mata, kulit, hingga memicu gangguan psikologis akibat situasi bencana yang dialami anak.
Karena itu, penting bagi orangtua untuk memahami cara melindungi si Kecil saat kualitas udara memburuk akibat aktivitas vulkanik.
Berikut Popmama.com telah merangkum 5 hal yang perlu Mama ketahui tentang bahaya paparan abu vulkanik pada anak. Yuk, simak!
