Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Install

Kevin Sigma Boy, Anak 5 Tahun yang Juara Pushbike di Thailand

Kevin Sigma Boy, Anak 5 Tahun yang Juara Pushbike di Thailand
Instagram.com/kevinfurqoni7
  • Muhammad Kevin Furqoni, atau Kevin Sigma Boy, memulai pushbike dari sepeda bekas kakaknya di Sleman dan bergabung klub pada Mei 2024 saat berusia 3 tahun.

  • Keluarga menjadikan olahraga sebagai sarana pembentukan karakter Kevin, dengan menanamkan disiplin, tanggung jawab, rasa hormat, rendah hati saat menang, serta evaluasi ketika kalah.

  • Pada 2026, Kevin meraih juara pertama kategori 4th Boys dan 4th Mix di M8 International Runbike Championship Thailand, lalu bersiap mengikuti World Cup di Thailand pada 12–13 September 2026.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Tak semua prestasi besar berawal dari fasilitas yang lengkap atau perlengkapan yang mahal. Ada kalanya, mimpi seorang anak tumbuh dari hal-hal sederhana yang ditemui dalam kesehariannya.

Seperti yang dialami Muhammad Kevin Furqoni atau yang akrab dikenal sebagai Kevin Sigma Boy, anak asal Sleman, Yogyakarta yang kini berusia 5 tahun.

Sebelum dikenal sebagai atlet pushbike cilik berprestasi, Kevin hanya bermain menggunakan sepeda bekas milik kakaknya di gang kompleks rumah. Dari kebiasaan sederhana itulah orangtuanya melihat keberanian, semangat, dan ketertarikan Kevin terhadap olahraga.

Dukungan keluarga yang konsisten kemudian mengantarkannya mengikuti berbagai kompetisi hingga berhasil meraih juara di tingkat internasional.

Kini, Kevin bahkan tengah mempersiapkan diri untuk kembali membawa nama Indonesia di ajang dunia yang akan digelar di Thailand.

Lantas, bagaimana perjalanan Kevin dari sepeda bekas hingga menjadi juara pushbike internasional?

Berikut Popmama.com telah merangkum kisahnya. Yuk, simak!

  1. 1. Berawal dari sepeda bekas kakaknya

    Awalnya ia belajar pushbike dari sepeda bekas dari kakaknya
    Instagram.com/kevinfurqoni7

    Tak banyak yang menyangka perjalanan Muhammad Kevin Furqoni di dunia pushbike dimulai dari sesuatu yang sangat sederhana. Sebelum mengenal olahraga tersebut, Kevin sering bermain menggunakan sepeda bekas milik kakaknya di sekitar gang kompleks rumahnya di Sleman, Yogyakarta.

    Aktivitas itu dilakukan hampir setiap hari karena Kevin memang menyukai kegiatan fisik sejak kecil. Orangtuanya melihat keberanian, keseimbangan tubuh, serta rasa percaya diri Kevin saat mengendarai sepeda.

    Ketertarikan tersebut kemudian menjadi awal munculnya ide untuk mengenalkan Kevin pada olahraga pushbike.

    Pada Mei 2024, ketika usianya baru 3 tahun, Kevin bergabung dengan klub pushbike untuk pertama kalinya. Dari sana, ia mulai belajar teknik dasar, mengenal aturan balapan, dan berlatih bersama anak-anak lain yang memiliki minat serupa.

    Pengalaman tersebut menjadi langkah awal yang membuka jalan bagi berbagai prestasi yang diraihnya hingga sekarang.

  2. 2. Orangtua menanamkan nilai karakter melalui olahraga

    Orangtua melihat potensi Kevin yang hebat dalam pushbike
    Instagram.com/kevinfurqoni7

    Bagi orangtua Kevin, prestasi bukanlah tujuan utama ketika memasukkan sang Anak ke dunia olahraga. Mereka justru melihat olahraga sebagai sarana untuk membentuk karakter positif sejak dini. Karena itu, setiap latihan dan kompetisi selalu dijadikan momen belajar bagi Kevin.

    Orangtuanya mengajarkan pentingnya disiplin dengan datang tepat waktu saat latihan, bertanggung jawab terhadap perlengkapan yang digunakan, serta menghormati pelatih dan lawan bertanding.

    Selain itu, Kevin juga diajarkan untuk tetap rendah hati saat menang dan tidak mudah menyerah saat kalah.

    Menurut keluarganya, kemenangan adalah kesempatan untuk bersyukur, sedangkan kekalahan menjadi bahan evaluasi agar bisa berkembang lebih baik. Nilai-nilai tersebut terus ditanamkan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.

    Dengan cara ini, Kevin tidak hanya tumbuh sebagai atlet cilik yang berprestasi, tetapi juga sebagai anak yang memiliki sikap positif dan mental yang kuat.

  3. 3. Menorehkan prestasi hingga tingkat internasional

    Kevin sudah banyak meraih prestasi di tingkat lokal
    Popmama.com/Violin Heldina/AI

    Setelah aktif mengikuti latihan dan kompetisi, kemampuan Kevin berkembang dengan sangat pesat. Ia mulai mengikuti berbagai kejuaraan pushbike yang diselenggarakan di Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jakarta, hingga beberapa daerah lainnya.

    Dari satu kompetisi ke kompetisi berikutnya, Kevin memperoleh banyak pengalaman berharga yang membantunya semakin percaya diri saat bertanding. Selain berusaha meraih hasil terbaik, Kevin juga menikmati kesempatan untuk bertemu teman-teman baru yang memiliki hobi serupa.

    Konsistensinya dalam berlatih akhirnya membuahkan hasil yang membanggakan. Pada November 2025, Kevin berhasil meraih juara 3 dalam sebuah kompetisi internasional yang berlangsung di Jakarta.

    Prestasi tersebut menjadi salah satu pencapaian penting dalam perjalanan kariernya sebagai atlet pushbike cilik. Keberhasilan itu juga menunjukkan bahwa kerja keras dan proses yang dijalani sejak usia dini dapat membawa anak melangkah ke level yang lebih tinggi.

  4. 4. Juara 1 di Thailand pada usia 5 tahun

    Kevin meraih juara di tingkat internasional pada saat di Thailand
    Instagram.com/kevinfurqoni7

    Tahun 2026 menjadi salah satu momen paling berkesan dalam perjalanan Kevin di dunia pushbike.

    Pada ajang M8 International Runbike Championship yang digelar di Hat Yai, Thailand, Kevin berhasil menunjukkan kemampuan terbaiknya saat bersaing dengan peserta dari berbagai negara.

    Dalam kompetisi tersebut, ia meraih Juara 1 kategori 4th Boys dan Juara 1 kategori 4th Mix. Pencapaian ini tentu menjadi kebanggaan besar bagi keluarga sekaligus membuktikan bahwa anak Indonesia mampu bersaing di tingkat internasional.

    Di usianya yang baru 5 tahun, Kevin berhasil menunjukkan keberanian, fokus, dan semangat juang yang luar biasa saat berada di lintasan. Prestasi ini tidak diraih secara instan, melainkan melalui latihan rutin, dukungan keluarga, serta pengalaman mengikuti berbagai kompetisi sebelumnya.

    Keberhasilan di Thailand menjadi salah satu pencapaian terbesar yang pernah diraih Kevin sejauh ini.

  5. 5. Bersiap membawa nama Indonesia di kejuaraan dunia

    Kevin sedang mempersiapkan kejuaraannya untuk bulan september ini
    Instagram.com/kevinfurqoni7

    Meski telah meraih berbagai prestasi membanggakan, Kevin dan keluarganya tidak ingin cepat merasa puas. Saat ini, Kevin tengah mempersiapkan diri untuk mengikuti World Cup International Pushbike Championship yang akan berlangsung di Thailand pada 12–13 September 2026.

    Persiapan dilakukan melalui latihan yang konsisten sambil tetap menjaga suasana agar menyenangkan bagi Kevin. Orangtuanya menegaskan bahwa hal terpenting bukanlah tekanan untuk menjadi juara, melainkan memastikan Kevin tetap bahagia menjalani hobinya.

    Bagi Kevin, balapan bukan sekadar tentang piala atau medali. Ia menikmati setiap proses yang dijalani, mulai dari berlatih, bertemu teman-teman baru, hingga merasakan pengalaman berbeda saat mengikuti kompetisi di berbagai daerah maupun negara.

    Dukungan yang diberikan keluarga menjadi kekuatan utama bagi Kevin untuk terus berkembang. Dengan semangat tersebut, ia berharap dapat kembali membawa nama Indonesia bersinar di ajang dunia.

    Kisah ini menjadi pengingat bahwa setiap anak memiliki jalannya masing-masing untuk bertumbuh dan berprestasi.

    Semangat terus mengejar mimpi dan mengharumkan nama Indonesia ya, Kevin!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More